Nissan X-Trail e-Power, SUV 7 Penumpang AWD yang Irit dan Bertenaga

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB
Nissan X-Trail e-Power hadir sebagai SUV 7 penumpang AWD dengan dua motor listrik, tenaga besar, dan konsumsi 15,8 km/l (Pinterest).
Nissan X-Trail e-Power hadir sebagai SUV 7 penumpang AWD dengan dua motor listrik, tenaga besar, dan konsumsi 15,8 km/l (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM- Nissan X-Trail e-Power hadir di Indonesia membawa kombinasi yang cukup lengkap untuk sebuah SUV. Mobil ini mengusung sistem penggerak full elektrik, teknologi e-Force dengan dua motor listrik, penggerak all wheel drive (AWD), kapasitas tujuh penumpang, serta mesin bensin 1.500 cc turbo yang bertugas mengisi baterai.

Kehadiran generasi terbaru ini melanjutkan perjalanan X-Trail di Indonesia. Dalam transkrip disebutkan, X-Trail pertama kali hadir di Tanah Air pada awal 2000-an, sekitar 2003. Sejak saat itu, X-Trail dikenal dengan desain, kenyamanan berkendara, dan tenaga yang menjadi salah satu daya tariknya.

Namun, generasi terbaru membawa pendekatan berbeda. Nissan X-Trail e-Power menggunakan sistem e-Force yang membuat penggeraknya sepenuhnya berasal dari motor listrik. Satu motor berada di depan dan satu lagi di belakang sehingga mobil memiliki sistem AWD.

Yang menarik, pengendara tidak perlu mengisi baterai menggunakan charger eksternal. Mesin bensin 1.500 cc turbo pada mobil ini berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai ketika level dayanya menurun.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Finis Kelima di FP2 Moto3 San Marino, Naik Signifikan

Dua Motor Listrik, Tenaga Besar

Motor listrik bagian depan menghasilkan tenaga 203 PS dengan torsi 330 Nm. Sementara motor listrik belakang menyumbang 135 PS dan torsi 195 Nm.

Nissan mengklaim akselerasi 0-100 km per jam dapat ditempuh dalam 7,2 detik berdasarkan pengujian internal. Karakter tersebut didukung respons khas motor listrik yang mampu memberikan tenaga secara instan sejak pedal gas diinjak.

Sistem penggeraknya juga tidak menggunakan transmisi konvensional. Hasilnya, sensasi berkendara terasa halus seperti mobil listrik.

Meski menggunakan mesin bensin, mesin tersebut tidak memiliki hubungan mekanis langsung dengan roda. Perannya lebih seperti genset untuk memasok listrik ke sistem penggerak.

Efisiensi menjadi salah satu perubahan penting dibandingkan karakter X-Trail sebelumnya. Berdasarkan data Nissan dengan standar WLTP yang disebut dalam transkrip, konsumsi bahan bakar kombinasi mencapai 15,8 km per liter.

Angka tersebut disebut tergolong hemat untuk SUV besar tujuh penumpang dengan sistem AWD dan tenaga motor listrik yang besar. Efisiensi juga dipengaruhi kemampuan mobil melakukan regenerative braking, yakni mengubah energi kinetik ketika deselerasi menjadi listrik yang disimpan kembali ke baterai.

X-Trail e-Power turut memiliki fitur e-Pedal yang memberikan efek regenerative braking lebih kuat. Dengan fitur tersebut, pengemudi dapat menggunakan satu pedal dalam sebagian besar perjalanan dan hanya menginjak rem ketika benar-benar membutuhkan penghentian kendaraan.

Baca Juga: Rilis Akhir 2026, Intip Bocoran Spesifikasi dan Estimasi Harga Nissan X-Trail 2027

SUV 7 Penumpang dengan Kabin Fleksibel

Keunggulan lain Nissan X-Trail e-Power adalah konfigurasi tujuh penumpang. Baris ketiga dilengkapi headrest dan seat belt, meski ruangnya dinilai lebih cocok untuk anak-anak jika digunakan dalam perjalanan jauh.

Ketika bangku baris ketiga ditegakkan, masih tersedia ruang di belakang untuk barang kecil seperti backpack. Namun, jika kursi baris ketiga dilipat rata, ruang bagasi menjadi jauh lebih luas.

Kapasitas bagasi disebut mencapai 485 liter ketika baris ketiga dilipat. Jika baris kedua dan ketiga ikut dilipat, kapasitas angkutnya meningkat hingga hampir 1.300 liter.

Kabin baris kedua juga menawarkan fleksibilitas. Bangku dapat digeser maju-mundur dan direbahkan. Tersedia pula tirai untuk membantu menahan panas dan memberikan privasi, panoramic sunroof, serta AC triple zone.

Salah satu keunikan sistem AWD pada X-Trail e-Power adalah tonjolan lantai tengah yang tidak terlalu besar. Motor listrik berada di area roda dan tidak membutuhkan shaft seperti sistem penggerak mekanis, sehingga ruang di bagian tengah kabin dapat dibuat lebih lapang.

Dari sisi tampilan, desain X-Trail terbaru kembali membawa bentuk yang lebih kotak dan maskulin. Lampu depan menggunakan desain split, dengan DRL dan lampu sein di bagian atas serta lampu utama di bawah.

Bagian depan juga memiliki lubang udara yang benar-benar berfungsi untuk membantu aerodinamika. Nissan turut memasang active grille dengan flap yang dapat membuka dan menutup sesuai kebutuhan pendinginan.

Saat pendinginan mesin diperlukan, flap membuka untuk menangkap aliran udara. Ketika tidak diperlukan, flap menutup sehingga profil kendaraan lebih aerodinamis dan konsumsi energi dapat diminimalkan.

Untuk fitur keselamatan, X-Trail e-Power dibekali sejumlah sistem ADAS seperti blind spot warning, lane departure warning, intelligent forward collision warning, intelligent emergency braking, high beam assist, hill descent control, serta kamera 360 derajat.

Mobil ini juga memiliki intelligent cruise control untuk menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Namun, transkrip menyebut line keeping assist belum tersedia, sehingga pengemudi tetap harus mengendalikan arah kendaraan.

Dengan perpaduan teknologi e-Power, AWD, kapasitas tujuh penumpang, ruang kabin fleksibel, serta efisiensi yang diklaim mencapai 15,8 km per liter, Nissan X-Trail e-Power menawarkan kombinasi SUV dan kepraktisan MPV dalam satu kendaraan.

Baca Juga: Siap Tantang Wuling Almas hingga BYD Atto 3, Ini Estimasi Harga Nissan X-Trail 2027 di Pasar Otomoti

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
SUV 7 Penumpang Nissan X-Trail Nissan X-Trail e-Power X-Trail e-Power Indonesia SUV AWD