TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Mitsubishi Pajero Sport Dakar dan Jetour T2 memiliki karakter yang berbeda meski sama-sama berada di kelas SUV. Pajero Sport Dakar mengandalkan konstruksi ladder frame dengan mesin diesel, sedangkan Jetour T2 memakai sasis monokok dan mesin bensin turbo 2.000 cc.
Perbandingan keduanya menunjukkan keunggulan yang berbeda di sejumlah aspek. Dalam pengujian yang dibahas, Jetour T2 unggul dalam fitur, kenyamanan, dan handling di jalan raya. Sementara Pajero Sport Dakar menawarkan kapasitas tujuh penumpang, konstruksi yang lebih konvensional, serta kemampuan yang lebih diarahkan untuk medan berat.
Pajero Sport Dakar yang dibahas memiliki harga sekitar Rp670 juta. Varian Ultimate disebut lebih mahal karena mendapatkan sejumlah tambahan fitur, seperti kamera 360 derajat, adaptive cruise control, perbedaan warna interior, dan sunroof.
Namun, desain Pajero Sport sendiri dinilai sudah cukup lama. Model tersebut disebut pertama kali hadir sekitar 2016 dan kemudian mendapatkan facelift. Sementara itu, model baru Pajero yang disebut tidak lagi menggunakan nama Sport juga dikabarkan akan hadir dengan kelas yang lebih tinggi.
Baca Juga: Beli Honda HRV 2027 Hybrid Bebas Khawatir: Jasa Servis Gratis 4 Tahun dan Garansi Baterai 8 Tahun
Jetour T2 Unggul di Interior dan Fitur
Perbedaan paling terasa terlihat ketika masuk ke kabin. Interior Jetour T2 dinilai jauh lebih modern dibandingkan Pajero Sport Dakar.
Material, desain, serta kualitas perakitan Jetour T2 mendapat penilaian tinggi. Berbagai ruang penyimpanan juga tersedia, termasuk wireless charging dengan kipas, cup holder dengan lapisan karet, serta sejumlah kompartemen tambahan.
Jetour T2 juga menawarkan panoramic sunroof berukuran besar, kamera 540 derajat, ADAS Level 2, audio Sony 12 speaker, ventilated seat, ambient light, dan X-Mode untuk mengatur mode berkendara.
Sementara itu, Pajero Sport Dakar lebih sederhana. Fitur yang dianggap masih menjadi keunggulannya adalah kapasitas tujuh penumpang, kursi baris ketiga yang dapat dilipat rata lantai, double blower hingga baris ketiga, serta inverter 150 watt di bagian belakang.
Untuk kenyamanan, Jetour T2 mendapatkan nilai 9, sedangkan Pajero Sport Dakar memperoleh nilai 7. Suspensi Jetour disebut terasa kaku tetapi tetap nyaman ketika melewati jalan rusak maupun permukaan bergelombang.
Baca Juga: Mengintip Interior Mewah Honda Accord Hybrid 2027: Kabin Serba Digital, Luas, dan Berkelas Tinggi
Mesin Diesel vs Bensin Turbo
Dari sisi mesin, kedua SUV mempunyai karakter berbeda. Pajero Sport Dakar menggunakan mesin diesel 4N15 yang disebut telah digunakan selama lebih dari 10 tahun.
Mesin tersebut dinilai halus untuk ukuran diesel, baik dari suara maupun getaran. Performa dan transmisinya juga disebut cukup sigap. Dalam penilaian pembicara, mesin Pajero Sport mendapatkan nilai 8.
Jetour T2 menggunakan mesin bensin turbo 2.000 cc yang disebut sama dengan mesin pada Chery 8 Pro Max. Dalam pengujian, Jetour T2 mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam sekitar 9 detik.
Namun, konsumsi bahan bakarnya tidak sehemat Pajero Sport diesel. Jetour T2 mencatat sekitar 1:7 hingga 1:8 di dalam kota dan sekitar 11,3-11,4 km/liter dalam perjalanan Jakarta-Klaten. Keuntungannya, mesin tersebut masih dapat menggunakan bahan bakar RON 92.
Untuk konsumsi bahan bakar, Pajero Sport mendapat nilai 8, sedangkan Jetour T2 memperoleh nilai 6.
Pada aspek handling, perbedaan konstruksi menjadi sangat terasa. Jetour T2 dengan sasis monokok dinilai lebih stabil ketika digunakan di jalan raya. SUV tersebut mendapat nilai 8, sedangkan Pajero Sport hanya 6 untuk pengujian on-road.
Pajero Sport justru memiliki keunggulan dari sisi rancangan untuk medan berat. Sistem penggeraknya pada varian tertentu dapat dilengkapi pengaturan four-wheel drive dan low gear. Posisi intake juga dirancang untuk mendukung penggunaan offroad, sementara kemampuan water wading disebut dapat mencapai 800 mm.
Karena pengujian dalam perbandingan tersebut dilakukan di jalan raya, kemampuan offroad Pajero Sport tidak menjadi dasar penilaian utama.
Secara keseluruhan, Jetour T2 dinilai lebih unggul di sebagian besar aspek on-road, terutama fitur, kenyamanan, interior, dan handling. Namun, Pajero Sport Dakar tetap memiliki alasan kuat untuk dipilih, terutama bagi konsumen yang membutuhkan SUV tujuh penumpang, konstruksi ladder frame, serta jaringan dealer yang lebih luas.
Baca Juga: Rahasia Mesin Honda Accord Hybrid 2027: Kombinasi Performa Tangguh dan Konsumsi BBM Super Irit
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest