JAKARTA - Honda CR-V generasi terbaru atau generasi ketujuh hadir di Indonesia dengan dua pilihan mesin, yakni hybrid dan 1.500 cc turbo untuk varian RS. Dalam ulasan video, varian RS 1.500 cc turbo disebut memiliki harga sekitar Rp800 juta, sekaligus menjadi CR-V dengan harga paling tinggi yang pernah ada di Indonesia.
Honda CR-V generasi terbaru membawa perubahan cukup besar dibanding model sebelumnya. Dari sisi desain, bodinya kini terlihat lebih kotak dengan garis yang lebih tajam dan berotot. Bagian depan memiliki grille besar yang posisinya lebih maju dibanding lampu. Logo Honda juga berukuran besar karena di baliknya terdapat radar untuk mendukung sistem Honda Sensing.
Pada bagian eksterior, CR-V RS menggunakan pelek 19 inci yang dipadukan dengan ban Michelin. Desain belakang masih memiliki kemiripan dengan generasi sebelumnya, termasuk logo Honda dengan aksen biru. Sementara itu, versi hybrid memiliki konfigurasi lima penumpang karena ruang di belakang digunakan untuk baterai. Transkrip juga menyebut CR-V generasi ketujuh tidak lagi dirakit di Indonesia dan didatangkan dari Thailand atau Malaysia.
Baca Juga: Honda Winner R Tampil Mirip CBR1000RR Fireblade, Calon Penerus Supra GTR 150?
Perubahan juga terasa pada bagian interior. Kabinnya disebut sangat mirip dengan Honda Civic generasi terbaru, mulai desain kisi-kisi AC, tombol, setir, panel instrumen, hingga head unit. Menurut pengulas, kesamaan tersebut justru menjadi nilai positif karena desain dashboard dinilai memiliki kualitas material yang baik dan banyak bagian empuk.
Meski demikian, ada sejumlah catatan. Kamera yang digunakan masih berupa kamera mundur biasa, bukan kamera 360 derajat. Kualitas tampilan kamera dan Honda LaneWatch juga dinilai belum terlalu memuaskan untuk mobil dengan harga sekitar Rp800 juta. Bagian panoramic sunroof juga dianggap masih relatif kecil dibandingkan ukuran mobil.
Untuk penumpang belakang, CR-V menyediakan ruang kaki dan ruang kepala yang lega. Kursinya cukup lebar untuk digunakan bertiga. Penumpang belakang juga mendapatkan AC serta dua port USB Type-C. Sementara di bagian depan, posisi duduk dan desain kursi dinilai nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Baca Juga: Honda HR-V e:HEV Tunjukkan Interior Praktis untuk Wujudkan Mimpi Punya Toko
Driving quality Jadi Sorotan
Bagian yang paling mendapat pujian dalam ulasan adalah rasa berkendara. Honda CR-V generasi terbaru disebut memiliki kualitas suspensi yang nyaman sekaligus handling yang baik. Sasisnya dinilai lebih kaku dibanding generasi sebelumnya sehingga mobil terasa lebih menyenangkan ketika dikendarai.
Pengulas menilai penyetelan setir, rem, dan transmisi terasa natural. Penggunaan paddle shift juga disebut memberikan sensasi berkendara yang menyenangkan meski mobil menggunakan sistem hybrid. Respons tenaga dinilai baik dan perpindahan tenaga terasa halus.
Honda Sensing juga menjadi salah satu fitur yang mendapat sorotan. Sistem tersebut dinilai bekerja lebih halus ketika mendeteksi kendaraan di depan maupun saat membutuhkan pengereman. Pengulas bahkan menilai kemampuan Honda Sensing pada CR-V terbaru lebih baik dibandingkan sistem serupa pada beberapa model Honda lainnya.
Baca Juga: Honda Winner R150 Terdaftar di Indonesia, Bakal Jadi Penerus Supra GTR 150?
Namun, peredaman kabin masih memiliki kekurangan. Suara dari area kolong dan ban masih terdengar ketika mobil melaju. Suara mesin juga tetap terasa saat pengemudi memberikan tenaga lebih. Meski begitu, tingkat kekedapan dinilai sudah meningkat dibandingkan CR-V generasi sebelumnya.
Untuk konsumsi bahan bakar, CR-V hybrid disebut memiliki konsumsi yang kurang lebih selevel dengan Toyota Innova Zenix Hybrid. Dalam penggunaan tertentu, konsumsi 1:20 masih memungkinkan, sedangkan pemakaian dalam kota yang padat disebut berada di kisaran 1:15 hingga 1:16.
Pada akhirnya, pengulas menilai Honda CR-V generasi terbaru mengalami peningkatan signifikan, terutama pada sasis, kenyamanan, dan kualitas berkendara. Bahkan, CR-V hybrid disebut sebagai mobil hybrid di bawah Rp1 miliar dengan driving quality terbaik yang pernah dicoba pengulas. Meski demikian, harga sekitar Rp800 juta membuat pertanyaan soal kelayakan membeli mobil ini tetap terbuka.
Baca Juga: Honda Winner R Digadang Jadi Generasi Baru Supra GTR, Bawa Mesin 149,2 Cc dan ABS
source: Youtube @Ridwan Hanif
Editor : Ais Mufida Zamzam