JAKARTA - Perkembangan teknologi kendaraan bermotor bertenaga listrik kini merambah ke segmen olahraga ekstrem off-road. Jenama asal Kanada, Sur-Ron, menghadirkan lini motor trail atau dirt bike bertenaga baterai di Indonesia. Salah satu model flagship unggulannya yang menarik perhatian adalah Sur-Ron Storm Bee.
Kehadiran motor ini menjadi salah satu pelopor dirt bike bermesin listrik di pasar tanah air. Berbeda dari motor trail konvensional yang mengandalkan mesin 2-tak atau 4-tak, Sur-Ron Storm Bee memanfaatkan sumber daya listrik penuh. Kendati berasal dari Kanada, proses manufaktur untuk lini kendaraan off-road ini dilakukan di pabrik yang berlokasi di China.
Sur-Ron Storm Bee dibangun dengan proporsi bodi berukuran besar yang setara dengan motor built-up kelas 250 cc. Meskipun ukurannya setara motor trail bertenaga besar, rancangan bodinya tetap tergolong sangat ramping. Hal ini dikarenakan kendaraan tidak lagi menggunakan komponen mesin bensin konvensional yang memakan banyak ruang, melainkan mengusung unit baterai.
Baca Juga: Honda ZR-V 2027 Dibayangkan Makin Premium, Teknologi Canggih Jadi Sorotan
Untuk menunjang dapur pacunya, unit ini dibekali baterai berkapasitas 60 volt atau setara 48 ampere. Baterai tersebut menyalurkan daya menuju sistem gearbox khusus. Gearbox ini kemudian meneruskan tenaga ke roda belakang. Sistem penggerak tersebut sanggup memuntahkan tenaga maksimum sebesar 22,5 kW dengan angka torsi puncak mencapai 520 Nm.
Meski dibekali gearbox, pengoperasian motor ini terbilang praktis layaknya motor matik karena tidak mengusung tuas transmisi manual maupun tuas kopling. Tuas yang berada di stang sebelah kiri berfungsi sebagai rem belakang. Pengisian daya baterai dari kondisi kosong hingga 100 persen memerlukan waktu pengetasan sekitar 4 hingga 5 jam. Dalam kondisi penuh, jarak tempuhnya diklaim mampu mencapai 120 kilometer dengan kecepatan puncak top speed mencapai 110 kilometer per jam.
Pada area kaki-kaki, varian standar bergaya cross country mengusung roda berukuran 21 inci di bagian depan dan 18 inci di bagian belakang. Suspensi depan sudah menggunakan model upside down yang memiliki setelan rebound. Sektor pengereman di kedua roda telah dilengkapi dengan rem cakram yang memiliki pelindung disc, serta dukungan sistem keselamatan Anti-lock Braking System (ABS).
Baca Juga: Mitsubishi Pajero Generasi Baru Dikabarkan Segera Reborn, Siap Kembali ke Jalur Offroad
Berbagai fitur canggih disematkan pada stang bermodel fatbar, seperti tombol Kill Switch, reverse gear untuk berjalan mundur, dan mode berkendara yang terdiri dari Eco, Rain, serta Sport. Khusus pada mode Sport, terdapat fitur tombol Turbo yang dapat diaktifkan dengan cara ditahan beberapa detik untuk memberi dorongan performa ekstra selama kurun waktu 30 detik. Penunjuk informasi kendaraan juga tersaji pada layar panel indikator digital yang menampilkan kecepatan, kapasitas baterai, suhu, kilometer, RPM, hingga pengatur stability control.
Source : https://www.youtube.com/watch?v=AvXBaA-Ifjw
Editor : Latifa Irsyadiyah