JAKARTA - Industri kendaraan bertenaga elektrifikasi di tanah air terus mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Di segmen roda dua, keberadaan unit berkonsep petualang atau off-road kini menjadi pilihan menarik bagi pecinta aktivitas trabas di medan berat. Penggunaan energi terbarukan membuat deretan kendaraan jenis ini tampil lebih ramah lingkungan dibanding varian bermesin konvensional.
Pop Sains Channel membagikan informasi mengenai lima varian motor trail listrik yang siap melibas jalur berlumpur serta medan berat lainnya. Kendati pabrikan yang menyediakan lini off-road ramah lingkungan di tanah air masih terbatas, deretan model ini menawarkan performa serta keunggulan teknologi yang kompetitif.
Model pertama adalah Viar E-Cross, yakni motor listrik besutan Viar yang mengusung gaya dual purpose. Kendaraan off-road ini memiliki bobot yang sangat ringan, yakni hanya 50 kilogram. Ringannya bobot kendaraan tersebut dikarenakan seluruh komponen frame atau rangkanya terbuat dari material aluminium. Kendati berbobot ringan, Viar E-Cross diklaim mampu menahan beban pengendara hingga kapasitas maksimal 150 kilogram. Dapur pacunya sanggup memuntahkan angka torsi yang setara dengan motor bensin berkapasitas 250 cc. Untuk harga resminya, unit ini diprediksi berada di kisaran Rp50 jutaan.
Baca Juga: Honda Accord Hybrid vs Toyota Camry Hybrid, Camry Irit tapi Accord Lebih Menggoda di Balik Kemudi
Model kedua yang turut meramaikan segmen ini adalah Bima Enduro Acer 3000. Kendaraan yang mengusung konsep dual purpose ini dibekali komponen suspensi depan model upside down serta stang berukuran lebar. Pada sektor kaki-kaki, Bima Enduro Acer 3000 mengandalkan pelek berukuran 17 inci yang terbalut ban bertapak kasar. Kendaraan ini dibekali nilai power rate sebesar 60 Newton, atau setara dengan performa motor bensin bermesin 190 cc hingga 230 cc. Unit ini dipasarkan dengan kisaran harga sekitar Rp35 juta hingga Rp40 jutaan.
Pabrikan lokal Volta tak mau kalah dengan menghadirkan Volta Godam. Kendaraan off-road ini disokong penggunaan jenis baterai lithium ganda berkapasitas total 72V 31Ah. Baterai tersebut dirancang khusus untuk keperluan heavy duty dan memiliki ketahanan air hingga kedalaman 60 sentimeter. Dalam kondisi daya terisi penuh, Volta Godam mampu menempuh jarak jelajah hingga 140 kilometer dengan kecepatan puncak mencapai 96 kilometer per jam. Saat diperkenalkan pada ajang IIMS 2022 di bulan April lalu, unit ini baru sebatas pengenalan dan pihak Volta masih merahasiakan informasi harga serta jadwal rilis resminya.
Selain pabrikan lokal, brand dunia seperti Honda juga memperkenalkan konsep kendaraan petualang elektrik bernama Honda CR Electric sejak tahun 2019. Tampilannya sekilas mirip dengan Honda CRF bermesin konvensional karena mengusung sasis aluminium yang serupa dengan model CRF 250 dan 450. Hingga kini, Honda belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran resmi maupun rincian spesifikasinya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Diunggulkan Juara FIFA ASEAN Cup, Tapi Ada Misi Lebih Besar
Sementara itu, Yamaha menyiapkan Yamaha TY-E 2.0 yang dirancang khusus untuk ajang kompetisi off-road. Motor ini telah diterjunkan dalam kejuaraan Trial World Championship pada Juni 2022 lalu dengan ditunggangi pembalap Kenichi Kuroyama dari Yamaha Factory Racing Team. Mengusung rangka monokok baru, kendaraan ini menjadi lebih ringan, lincah, serta diklaim sebagai satu-satunya motor Yamaha yang mencapai netralitas karbon.
Source : https://www.youtube.com/watch?v=pA1bRwKea4A
Editor : Latifa Irsyadiyah