Yamaha R2 Resmi Meluncur, Bawa Mesin DOHC 26,1 HP dan Bobot 149 Kg

Putri Dwi Lestari • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 21:00 WIB
Yamaha R2 resmi meluncur di India dengan mesin DOHC 26,1 HP, bobot 149 kg, quick shifter, riding mode, dan fitur elektronik lengkap.(ILUSTRASI AI)
Yamaha R2 resmi meluncur di India dengan mesin DOHC 26,1 HP, bobot 149 kg, quick shifter, riding mode, dan fitur elektronik lengkap.(ILUSTRASI AI)

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Yamaha R2 resmi diluncurkan di India, dengan posisi yang cukup unik di lini YZF. Motor sport tersebut ditempatkan di atas Yamaha R15, tetapi masih berada di bawah Yamaha R25. Meski desainnya dianggap masih memiliki kemiripan dengan R15, Yamaha R2 membawa sejumlah teknologi dan mesin baru yang membuatnya berbeda.

Yamaha R2 menjadi salah satu model entry level YZF yang menarik perhatian karena tidak menggunakan mesin berbasis R15 seperti yang sebelumnya diperkirakan. Mesin motor ini justru dirancang baru dari nol.

Salah satu perubahan terbesar terdapat pada konfigurasi mesinnya. Yamaha R2 menjadi YZF entry level pertama yang menggunakan mesin DOHC. Mesin satu silinder tersebut memiliki karakter piston over square dengan bore 66 mm dan stroke 59,6 mm.

Konfigurasi tersebut membuat mesin Yamaha R2 mampu berputar hingga putaran mesin tinggi. Tenaganya disebut mencapai 26,1 horsepower dan tenaga tersebut dikeluarkan hingga 10.000 rpm.

Penggunaan mesin DOHC juga menjadi alasan Yamaha tidak menyematkan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) pada motor ini. Teknologi VVA dinilai tidak diperlukan karena karakter mesin DOHC sudah mampu mengatur aliran udara dan bahan bakar dengan baik, terutama pada putaran tinggi.

Baca Juga: Taktik John Herdman di Timnas Indonesia: Tiga Bek, Wing Play, hingga High Press

Teknologi Mesin Yamaha R2

Sebagai gantinya, Yamaha R2 menggunakan mekanisme finger follower rocker yang dilapisi Diamond Like Carbon. Teknologi tersebut disebut merupakan turunan langsung dari Yamaha R1.

Finger follower ditempatkan di antara noken as dan ujung batang katup. Komponen tersebut berfungsi membantu mencegah valve floating pada putaran mesin tinggi.

Selain itu, finger follower juga bekerja sebagai tuas pengungkit mikro. Mekanisme tersebut memungkinkan Yamaha merancang tonjolan noken as yang lebih curam dan tinggi. Dengan begitu, klep dapat terbuka lebih dalam dan lebih lama tanpa memberikan beban berlebihan pada per klep.

Rancangan tersebut membantu meningkatkan volume udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar. Dari konfigurasi inilah tenaga mesin Yamaha R2 dapat mencapai sekitar 26 horsepower.

Tidak hanya sektor mesin, Yamaha juga membekali R2 dengan teknologi yang cukup lengkap. Motor ini sudah menggunakan throttle by wire (TBW) yang mendukung tiga pilihan riding mode, yakni Street, Sport, dan Rain.

Baca Juga: Review Suzuki XL7 Facelift 2026: Varian, Harga Terbaru, dan Spesifikasi Lengkap

Quick shifter bidirectional juga tersedia. Fitur tersebut memungkinkan perpindahan gigi ke atas maupun ke bawah tanpa harus mengoperasikan kopling secara konvensional.

Bobot Yamaha R2 149 Kg

Pada bagian rangka, Yamaha R2 tidak menggunakan Delta Box. Yamaha justru memilih rangka baru dengan konstruksi steel tube diamond frame atau rangka tubular.

Menariknya, arsitektur rangka tersebut disebut memiliki kemiripan dengan rangka yang digunakan Yamaha YZF-R7. Bobot rangkanya hanya sekitar 14 kilogram, lebih ringan dibandingkan Delta Box yang disebut memiliki bobot 16,8 kilogram.

Penggunaan rangka tubular tersebut dipadukan dengan swing arm model banana. Hasilnya, bobot keseluruhan Yamaha R2 berada di angka 149 kilogram.

Angka tersebut membuat Yamaha R2 disebut menjadi salah satu motor paling ringan di kelasnya. Bahkan, bobotnya sekitar 2,8 kilogram lebih ringan dibandingkan Yamaha R15 V4.

Baca Juga: Taktik John Herdman di Timnas Indonesia, 4-4-2 Berubah Jadi Tiga Bek

Sektor pengereman juga mendapat perhatian. Bagian depan menggunakan kaliper radial empat piston. Sistem pengeremannya telah terintegrasi dengan dual-channel ABS dan traction control system bawaan pabrik.

Untuk varian tertinggi, perlengkapan yang ditawarkan semakin lengkap. Motor ini mendapatkan layar TFT, sistem keyless, serta suspensi depan dan belakang KYB yang dapat disetel manual pada bagian preload. Handle rem dan kopling juga dapat disesuaikan.

Dengan kombinasi mesin satu silinder, teknologi elektronik, rangka ringan, dan berbagai fitur tersebut, Yamaha R2 diposisikan sebagai model entry level YZF yang menawarkan paket berbeda.

Namun, kehadiran Yamaha R2 di India belum berarti motor ini akan masuk ke Indonesia. Bahkan terdapat kemungkinan jika motor tersebut tidak dijual di Indonesia, karena keberadaannya dinilai dapat mengganggu posisi Yamaha R15 yang masih memiliki penjualan stabil.

Di sisi lain, bagi pemilik R15, tidak hadirnya Yamaha R2 di Indonesia berpotensi membuat posisi R15 tetap terjaga di pasar. Sementara bagi konsumen, Yamaha R2 menawarkan pilihan baru dengan keunggulan utama pada teknologi, bobot ringan, dan mesin DOHC satu silinder.

Editor : Putri Dwi Lestari
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Yamaha R25 Yamaha R2 Yamaha India motor sport yamaha r15