Toyota Rush Dipakai 55 Bulan dan 97.800 Km, Ini Alasan Akhirnya Dilepas

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:54 WIB
Toyota Rush dipakai 55 bulan hingga 97.800 km sebelum dilepas. Simak pengalaman, konsumsi BBM, kelebihan, dan kekurangannya (Pinterest).
Toyota Rush dipakai 55 bulan hingga 97.800 km sebelum dilepas. Simak pengalaman, konsumsi BBM, kelebihan, dan kekurangannya (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Toyota Rush yang menemani pemiliknya selama 55 bulan akhirnya dilepas setelah menempuh jarak sekitar 97.800 kilometer. Mobil yang dibeli baru pada Oktober 2021 itu digunakan hampir setiap hari untuk menunjang pekerjaan, perjalanan luar kota, hingga aktivitas sebagai content creator.

Keputusan melepas Toyota Rush bukan karena pemiliknya merasa kecewa. Sebaliknya, setelah hampir lima tahun digunakan, ia mengaku sangat puas. Pertimbangan utamanya adalah usia pemakaian yang sudah lebih dari tiga tahun dan jarak tempuh yang mendekati 100.000 kilometer.

Pemilik mengatakan Toyota Rush dibeli ketika aktivitas membuat konten mulai berkembang. Ia bahkan mengaku tidak melakukan test drive sebelum membeli mobil tersebut.

Saat itu, mobil dianggap sebagai penunjang pekerjaan. Aktivitas membuat konten dinilai mulai mendatangkan prospek dan penjualan. Toyota Rush kemudian digunakan untuk mengejar prospek, menghadiri event, hingga membawa berbagai perlengkapan produksi.

Mobil tersebut juga menemani perjalanan karier pemiliknya. Setelah sebelumnya bekerja selama sekitar 13 tahun di sebuah perusahaan, ia sempat pindah ke Hyundai Arista di Depok sebelum kemudian bekerja di kawasan Karawaci. Selama menjadi supervisor, Toyota Rush semakin sering digunakan.

Baris ketiga menjadi bagian yang paling sering dikorbankan. Kursinya dilipat untuk membawa kamera, gimbal, dan perlengkapan konten lainnya. Karena digunakan sebagai kendaraan kerja, pemilik menyebut mobil tersebut benar-benar menjadi “alat perang”.

Baca Juga: Toyota Rush 2026 Dirumorkan Punya Versi Hybrid, Harga Mulai Rp288 Juta

Dipakai Harian dan Diajak Menanjak

Toyota Rush juga digunakan untuk mudik dan perjalanan luar kota. Salah satu hal yang disukai adalah konfigurasi RWD, transmisi otomatis konvensional, tiga baris tempat duduk, serta AC double blower.

AC menjadi salah satu fitur yang paling dipuji. Pemilik menyebut embusan AC terasa sangat dingin. Fitur navigasi melalui Android Auto juga sering digunakan, bukan karena tidak mengetahui jalan, melainkan untuk mengetahui estimasi waktu tiba.

Di sisi lain, karakter suspensi menjadi catatan. Suspensi Toyota Rush disebut cenderung keras dan bisa membuat orang yang belum terbiasa merasa pusing.

Untuk konsumsi bahan bakar, pemakaian luar kota disebut mampu mencapai sekitar 1:15 dengan metode full to full. Dalam kondisi lain, konsumsi berada di kisaran 1:13. Sementara penggunaan dalam kota disebut sekitar 1:9 hingga 1:10.

Meski sudah mendekati 100.000 kilometer, pemilik mengatakan belum menemukan masalah pada kaki-kaki maupun transmisi otomatis. Mobil juga beberapa kali digunakan melewati tanjakan.

Pengalaman yang paling diingat terjadi di Gondosuli, Tawangmangu. Saat itu Toyota Rush membawa enam orang dewasa dengan bagasi penuh pada malam hari ketika hujan. Mobil digunakan melewati tanjakan dan disebut tetap mampu melaju tanpa kendala berarti.

Pemilik juga pernah membawa mobil tersebut ke Mojokerto dan Majalengka. Menurut pengalamannya, perjalanan dan tanjakan dapat dilalui tanpa masalah berarti.

Baca Juga: Toyota Rush Masih Dicari Meski Dianggap Kuno, Ini Alasan SUV RWD Itu Bertahan

Bukan Mobil untuk Kebut-kebutan

Selain suspensi keras, bodi yang cukup besar dan tinggi membuat Toyota Rush disebut terasa limbung ketika dipacu dalam kecepatan tinggi. Pemilik mengaku sudah merasa takut ketika menggunakannya pada kecepatan sekitar 120 km/jam.

Karena itu, ia tidak merekomendasikan mobil tersebut untuk kebut-kebutan. Namun, untuk kebutuhan keluarga dan perjalanan ke daerah dengan kondisi jalan rusak, berlubang, banyak tanjakan, atau berpotensi banjir, Toyota Rush masih dinilai sesuai oleh pemilik berdasarkan pengalamannya.

Setelah 55 bulan, keputusan melepas mobil lebih berkaitan dengan usia dan jarak tempuh. Pemilik menyebut garansi tiga tahun atau 100.000 kilometer sudah menjadi pertimbangan karena mobil telah berusia lebih dari tiga tahun dan odometernya hampir menyentuh batas tersebut.

Ia menegaskan kepuasannya terhadap Toyota Rush. Mobil tersebut merupakan kendaraan pertama yang dibelinya dalam kondisi baru, setelah sebelumnya menggunakan Yaris bekas.

Sementara itu, mobil pengganti Toyota Rush belum diungkap. Pemilik mengatakan kendaraan berikutnya akan dibahas dalam video selanjutnya.

Baca Juga: Toyota Rush vs Suzuki XL7, Adu SUV Rp300 Jutaan: RWD atau Hybrid?

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
SUV Keluarga Toyota Rush Bekas Toyota Rush RWD Toyota Rush 2026 toyota rush