JAKARTA - Vios Limo bekas taksi Bluebird ternyata tidak selalu dijual karena kondisinya sudah rusak atau terlalu lama digunakan. Dalam penjelasan pengelola showroom Japos, mobil-mobil tersebut diturunkan dari operasional karena masa penggunaan yang berkaitan dengan perizinan Bluebird hanya lima tahun.
Artinya, mobil yang keluar dari operasional bukan semata-mata karena mengalami kerusakan berat. Bahkan, sebelum masa lima tahun berakhir, sejumlah unit sudah bisa diturunkan dan diganti dengan kendaraan lain sesuai kebutuhan.
Menurut penjelasan Om Heri dalam video tersebut, kebijakan pergantian kendaraan juga berkaitan dengan perubahan kebutuhan pelanggan. Jika sebelumnya sedan seperti Vios Limo banyak digunakan sebagai taksi, kebutuhan transportasi kini dinilai lebih mengarah ke kendaraan dengan kabin yang lebih lega.
Baca Juga: Mobil Bekas Murah Bogor Obral Stok Lebaran: Dari Starlet Kapsul Hingga Vios Siap Tempur Mudik
Salah satunya adalah kendaraan seperti Avanza yang dapat membawa lebih banyak penumpang sekaligus barang. Karena itu, manajemen disebut menyesuaikan armada dengan perkembangan kebutuhan publik.
Dari Mobil Operasional hingga Siap Dijual
Kondisi Vios Limo bekas taksi yang keluar dari operasional kemudian melalui sejumlah tahapan sebelum dipasarkan. Prosesnya dimulai dari kendaraan yang masih menggunakan atribut dan warna operasional Bluebird.
Atribut taksi dilepas sebelum kendaraan masuk ke proses perapian. Mobil kemudian diperiksa untuk melihat bagian yang perlu diperbaiki. Jika terdapat bagian bodi yang penyok atau membutuhkan perapian, bagian tersebut ditangani terlebih dahulu.
Setelah proses tersebut, mobil masuk tahap pengecatan. Warna kendaraan diubah karena prosedur tidak memperbolehkan mobil yang sudah keluar dari operasional kembali digunakan sebagai taksi dengan tampilan yang sama.
Dalam video tersebut juga diperlihatkan proses perapian bodi, mulai dari pemberian dempul atau epoxy, pengamplasan hingga pengecatan. Setelah dicat, kendaraan kembali diperiksa sebelum masuk tahap berikutnya.
Bagian interior juga ikut ditangani. Jok yang sobek diganti dan komponen interior dipasang kembali. Setelah itu, mobil dipoles agar tampil lebih rapi sebelum dipasarkan.
Pengelola showroom menyebut standar pengecatan yang digunakan mengacu pada standar Auto2000. Mereka juga menjelaskan bahwa kendaraan selama masih beroperasi mendapatkan perawatan rutin.
Pengemudi disebut tidak menangani sendiri kerusakan kendaraan. Jika kopling bermasalah, AC tidak dingin atau terdapat gangguan lainnya, mobil langsung dibawa ke bengkel untuk mendapatkan perawatan.
Harga Vios Limo Mulai Rp77,5 Juta
Untuk Vios Limo bekas taksi yang sudah direstorasi, tersedia beberapa pilihan tahun. Dalam video tersebut disebutkan stok tahun 2014, 2015 dan 2016.
Harga basic untuk Vios Limo tahun 2014 dibanderol Rp77,5 juta. Sementara unit tahun 2015 ditawarkan Rp85 juta dan tahun 2016 Rp87,5 juta.
Harga basic tersebut sudah mencakup sejumlah pengerjaan. Mobil disebut sudah direstorasi, termasuk bagian kaki-kaki, pengecatan, AC dan sistem pengapian. Kondisinya disebut siap digunakan untuk perjalanan jauh.
Selain itu, tersedia pula opsi upgrade. Selama promo Agustus, pembeli disebut bisa mendapatkan tambahan seperti pelek, power window dan body kit, tergantung paket yang diberikan.
Showroom juga menjelaskan bahwa pembeli dapat memilih unit sendiri. Namun, pihak showroom bisa memberikan beberapa rekomendasi berdasarkan data kendaraan yang mereka pegang.
Untuk memastikan kondisi mobil, calon pembeli disarankan memperhatikan sejumlah bagian. Pemeriksaan dapat dimulai dari kondisi bodi, kemudian mesin, kaki-kaki hingga oli.
Mesin harus terdengar halus dan tidak pincang. Bagian yang mengalami rembesan juga perlu diperiksa. Untuk oli, calon pembeli diminta berhati-hati jika warnanya berubah menjadi putih susu karena disebut bisa menandakan air radiator bercampur dengan oli.
Sementara itu, mobil bekas taksi yang mengalami tabrakan parah atau banjir tidak masuk proses restorasi untuk kemudian dijual melalui showroom tersebut. Pengelola menjelaskan unit dengan kerusakan berat ditangani melalui jalur berbeda dan tidak diperbaiki untuk kembali dijual kepada konsumen di lokasi tersebut.
Dengan proses pemeriksaan dan restorasi itu, Vios Limo bekas taksi yang ditawarkan bukan sekadar mobil operasional yang dilepas begitu saja. Kendaraan terlebih dahulu melewati tahapan perbaikan hingga siap digunakan kembali sebagai mobil pribadi.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Fiqi Rarasmaja