JAKARTA - Toyota Land Cruiser FJ 2026 disiapkan sebagai anggota terkecil sekaligus pintu masuk paling terjangkau ke keluarga Land Cruiser. SUV kompak ini mengusung konstruksi ladder frame dan kemampuan off-road, tetapi hadir dengan dimensi yang lebih ringkas dibanding model Land Cruiser lainnya.
Dalam video Moto GTR1, Land Cruiser FJ disebut semula direncanakan meluncur pada akhir 2024. Namun, sejumlah kendala produksi, proses sertifikasi yang berkaitan dengan Land Cruiser 250, serta kondisi perdagangan global membuat debutnya tertunda hingga paruh pertama 2026.
Penundaan tersebut tidak menghilangkan perhatian terhadap SUV baru Toyota ini. Salah satu daya tarik utamanya adalah posisi harga yang diperkirakan lebih rendah dibanding anggota keluarga Land Cruiser lainnya.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser FJ 2027 Hadir dengan Desain Retro dan Mesin 2.7 L
Untuk pasar Jepang, estimasi harga awal Land Cruiser FJ berada di kisaran USD 26.600 hingga USD 30.000. Sementara untuk Amerika Utara, harganya diperkirakan mulai sekitar USD 35.000 dan dapat mendekati USD 45.000 untuk varian tertinggi.
Posisi tersebut membuat FJ ditempatkan sebagai model paling terjangkau untuk masuk ke keluarga Land Cruiser. Meski lebih kecil, Toyota tetap membawa citra ketangguhan dan kemampuan menjelajah yang selama ini melekat pada nama Land Cruiser.
Bukan Sekadar SUV Kompak
Land Cruiser FJ menggunakan sasis ladder frame yang disebut memiliki kemiripan dengan Toyota Hilux Champ. Konstruksi tersebut menegaskan karakter FJ sebagai SUV yang dirancang untuk kebutuhan off-road, bukan sekadar crossover perkotaan.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser FJ Bukan Penerus FJ40, Ini Alasan SUV Baru Ini Bikin Penasaran
Dari sisi desain, bentuknya mengambil inspirasi dari konsep Compact Cruiser EV yang diperkenalkan pada 2021. FJ memiliki siluet tegak, lampu LED dengan desain tajam, ground clearance yang tinggi, ban berukuran besar untuk medan off-road, serta ban cadangan yang ditempatkan di bagian belakang.
Dimensinya berada di antara beberapa model Toyota. Panjangnya sekitar 177 inci atau kurang lebih 4,5 meter, sedangkan lebar dan tingginya sama-sama berada di kisaran 72 inci.
Dengan ukuran tersebut, Land Cruiser FJ disebut lebih besar daripada Toyota Corolla Cross, tetapi masih sedikit lebih kecil dibanding RAV4.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser FJ Diprediksi Jadi Land Cruiser Termurah, Harga di Bawah Rp1 Miliar
Pilihan Mesin Berbeda Tiap Pasar
Untuk sektor mesin, Toyota disebut masih mempertimbangkan beberapa pilihan powertrain. Salah satu kemungkinan yang dibahas adalah mesin bensin empat silinder 2,7 liter.
Mesin tersebut diperkirakan menghasilkan tenaga 161 horsepower dan torsi 181 pound-feet. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan dan sistem penggerak empat roda.
Konfigurasi tersebut disebut lebih menekankan daya tahan dan performa, terutama untuk pasar Asia.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser FJ Diprediksi Jadi Land Cruiser Termurah, Harga di Bawah Rp1 Miliar
Sementara itu, pasar Amerika Utara dan Eropa kemungkinan mendapatkan mesin hybrid atau mesin bensin alternatif. Pilihan tersebut diarahkan untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik serta emisi lebih rendah.
Sistem hybrid yang dimaksud disebut memiliki kemiripan dengan teknologi yang sudah digunakan pada sejumlah model Toyota seperti RAV4, Prius, dan Corolla Cross.
Jika akhirnya hadir sesuai rencana, Land Cruiser FJ akan menjadi model terkecil dalam keluarga Land Cruiser. Posisinya berada di bawah Land Cruiser 70 Series, 250 Series, dan 300 Series.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser FJ 2027 Bawa Desain Retro, Mesin 2.7 L dan 4WD
Perpaduan dimensi kompak, konstruksi ladder frame, kemampuan off-road, serta harga yang lebih terjangkau menjadi modal utama FJ. Model ini diarahkan bukan hanya untuk penggemar aktivitas luar ruang, tetapi juga pengguna perkotaan yang menginginkan SUV dengan karakter tangguh dan desain modern.
Dengan posisi tersebut, Land Cruiser FJ 2026 diproyeksikan menjadi salah satu model penting Toyota di segmen SUV kompak yang menggabungkan karakter petualang dengan ukuran yang lebih mudah dijangkau.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Moto GTR-1