JAKARTA - Samsung Galaxy A57 5G membawa sejumlah pembaruan dibandingkan Galaxy A56, tetapi peningkatan paling terasa justru bukan pada chipset maupun kameranya. Setelah digunakan sekitar satu minggu, perangkat ini disebut lebih tipis, lebih ringan, serta memiliki bezel layar yang lebih tipis. Sementara itu, kamera telefoto masih absen menjadi salah satu catatan utama.
Samsung Galaxy A57 5G dipasarkan di kisaran harga Rp jutaan dengan varian 8/256 GB. Dari sisi desain, perangkat ini masih mempertahankan bentuk yang mirip Galaxy A56. Namun, perubahan pada bodi membuat pengalaman menggenggam terasa berbeda.
Frame Galaxy A57 5G menggunakan material metal. Bagian bawah perangkat dilengkapi speaker, port USB Type-C, dan SIM tray, sedangkan tombol volume dan power berada di sisi kanan.
Dari sisi software, Galaxy A57 5G sudah menggunakan One UI 8.5 berbasis Android 16. Antarmukanya disebut tidak banyak berubah dibandingkan generasi sebelumnya. Pengalaman multitasking juga dinilai tetap menjadi salah satu keunggulan Samsung karena aplikasi di latar belakang dapat bertahan cukup lama.
Sejumlah fitur turut tersedia, seperti Object Eraser, Best Edit Suggestion, Auto Trim, Bixby, Dark Mode, Multi Window, Motion and Gestures, Screen Recording, serta Game Booster.
Untuk performa, perangkat menggunakan chipset yang dalam video disebut sebagai Exynos 1680. Skor AnTuTu yang didapat berada di kisaran 1,3 juta. Penyimpanannya menggunakan UFS 3 dengan kecepatan yang disebut mencapai sekitar 2 GB. Galaxy A57 5G juga mendukung Wi-Fi 6E dan multitouch hingga 10 titik.
Layar dan Kamera Galaxy A57 5G
Layar menjadi bagian lain yang mendapat perhatian. Galaxy A57 5G membawa panel Full HD Plus dengan dukungan HDR10. Tampilan layar dinilai terang, sedangkan bezel yang lebih tipis membuat bagian depan perangkat terlihat lebih simetris dibandingkan Galaxy A56.
Baca Juga: Bakmi Goreng Jawa Racikan Bumbu dan Rempah Khas Jogja
Kualitas layar dan speaker juga disebut cocok untuk konsumsi multimedia. Warna pada layar dinilai bagus dan dukungan HDR bekerja dengan baik. Speaker menghasilkan suara yang bersih dengan bass yang cukup terasa.
Beralih ke kamera, Galaxy A57 5G menyediakan kamera utama, ultrawide, dan kamera depan. Rentang zoom yang tersedia mencapai 10x. Untuk video, semua kamera disebut mampu merekam dalam resolusi 4K 30 fps.
Kemampuan berpindah kamera ketika merekam menjadi salah satu fitur yang disorot. Pengguna dapat berpindah dari kamera utama ke ultrawide, bahkan menuju kamera depan, tanpa perpindahan yang terasa terlalu kasar. Ketiga kamera juga disebut dapat digunakan untuk perekaman 4K 30 fps.
Pada kondisi terang, hasil foto dinilai memiliki warna yang cenderung natural. Skin tone juga masih terlihat cukup alami, baik pada kamera utama maupun kamera depan. Namun, hasil foto pada kondisi minim cahaya mendapat catatan. Warna pada beberapa objek dan pemandangan disebut terlihat terlalu flat dan cenderung pucat.
Performa Gaming dan Kekurangan
Untuk bermain game, Samsung Galaxy A57 5G menyediakan mode Performance, Balance, dan Battery Saver. Pengguna dapat mengatur FPS serta resolusi layar dan memantau frame rate melalui FPS meter.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Kena 2 Penalti, Komentar Netizen: Padahal David Munoz yang Nempel?
Pada Mobile Legends, pengaturan grafis dapat mencapai Ultra dengan batas 90 fps. Saat menggunakan mode Balance, frame rate disebut belum terlalu stabil. Performa menjadi lebih baik ketika mode Performance digunakan.
Sementara itu, PUBG Mobile dapat berjalan pada pengaturan Smooth Extreme Plus dengan target 90 fps. Hasil pengujian disebut cukup stabil di angka tersebut.
Namun, suhu menjadi salah satu catatan ketika perangkat digunakan bermain game. Dalam pengujian, suhu bodi disebut dapat mencapai sekitar 47–48 derajat Celsius.
Kekurangan lain yang paling disorot adalah absennya kamera telefoto. Galaxy A57 5G hanya mengandalkan kamera utama dan ultrawide untuk kebutuhan tersebut. Hal ini dianggap menjadi pembeda dibandingkan sejumlah ponsel kelas menengah lain yang sudah menyediakan lensa telefoto.
Secara keseluruhan, peningkatan Samsung Galaxy A57 5G dibandingkan Galaxy A56 lebih terasa pada desain. Bodi yang lebih tipis dan ringan serta bezel layar yang lebih tipis menjadi perubahan yang paling mudah dirasakan.
Sementara chipset, kamera, layar, dan speaker dinilai tidak mengalami perubahan besar dibandingkan Galaxy A56. Karena itu, pengguna yang sudah memiliki Galaxy A56 disebut tidak perlu terburu-buru melakukan upgrade. Galaxy A57 5G lebih ditujukan bagi pengguna yang belum memiliki Galaxy A56 dan ingin masuk ke lini ponsel kelas menengah Samsung.
Editor : Maylanni Diana Fitri