JAKARTA - Samsung Galaxy A57 dan iPhone 15 menjadi dua pilihan yang dibandingkan dalam sebuah video berdasarkan spesifikasi, harga, kamera, baterai, layar, hingga pengalaman penggunaan. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Samsung Galaxy A57 lebih menonjol pada layar 120 Hz, kapasitas baterai dan dukungan pembaruan software, sedangkan iPhone 15 mendapat sorotan pada kamera, ekosistem Apple, serta pengalaman penggunaan untuk media sosial.
Samsung Galaxy A57 disebut meluncur pada awal April 2026. Perangkat ini membawa layar Super AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.900 nit. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian cepat 45 watt.
Di sektor kamera, Samsung Galaxy A57 memiliki kamera utama 50 megapiksel, ultrawide 12 megapiksel, makro 5 megapiksel, serta kamera depan 12 megapiksel. Perangkat ini ditenagai chipset Exynos 1680 dengan fabrikasi 4 nm dan menggunakan Android 16.
Samsung juga memberikan jaminan enam kali pembaruan Android serta pembaruan keamanan. Untuk penyimpanan, Galaxy A57 menggunakan UFS 3.1. Dalam pengujian yang ditampilkan, skor AnTuTu perangkat tersebut berada di kisaran 1,3 juta.
Dari sisi harga, varian 8/128 GB Samsung Galaxy A57 disebut berada di angka sekitar Rp7,5 juta. Varian 8/256 GB berada di kisaran Rp8,3 juta, sedangkan varian 12/256 GB disebut mendekati Rp9 juta.
Sementara itu, iPhone 15 merupakan perangkat yang dirilis pada 2023. Layarnya menggunakan Super Retina XDR OLED berukuran 6,1 inci dengan refresh rate 60 Hz. Kapasitas baterainya disebut 3.349 mAh.
Untuk kamera, iPhone 15 membawa kamera utama 48 megapiksel, ultrawide 12 megapiksel dan kamera depan 12 megapiksel. Perangkat menggunakan chipset Apple A16 Bionic dengan fabrikasi 4 nm dan masih mendapatkan dukungan iOS 26.
Harga iPhone 15 bekas dalam video disebut sudah berada di kisaran Rp8 jutaan, sedangkan unit baru masih tersedia dengan harga mulai dari Rp10 jutaan. Pilihan kapasitas penyimpanannya mencakup 128 GB, 256 GB, dan 512 GB.
Perbedaan Layar, Baterai dan Fitur
Samsung Galaxy A57 memiliki beberapa keunggulan dari sisi spesifikasi layar dan baterai. Panel Super AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz memberikan tampilan yang lebih tinggi dibandingkan iPhone 15 yang masih menggunakan 60 Hz.
Baca Juga: Bakmi Goreng Jawa Racikan Bumbu dan Rempah Khas Jogja
Galaxy A57 juga membawa fitur Always On Display yang disebut lebih fungsional. Ukuran layar yang lebih besar dinilai memberikan ruang lebih lega ketika digunakan untuk menonton Netflix maupun scrolling.
Samsung menawarkan pengisian kabel 45 watt, sedangkan iPhone 15 disebut mendukung pengisian kabel 20 watt. Di sisi lain, iPhone 15 memiliki dukungan wireless charging dan MagSafe 15 watt.
Keduanya sama-sama menggunakan stereo speaker, NFC dan sertifikasi ketahanan air IP68. Samsung menggunakan fingerprint optical di bawah layar, sementara iPhone 15 mengandalkan Face ID.
Dari sisi kamera, kedua perangkat mampu menghasilkan foto yang dinilai baik. Pada kondisi siang hari, kamera utama Galaxy A57 disebut mampu menghasilkan detail yang tajam. iPhone 15 mendapat perhatian pada kualitas kamera dan pengolahan video yang dianggap cocok untuk kebutuhan media sosial.
Untuk perekaman video, Samsung Galaxy A57 dapat mencapai 4K 30 fps. Sementara iPhone 15 mampu merekam hingga 4K 60 fps. Dalam pengujian, kedua perangkat dibandingkan melalui rekaman ketika berjalan, termasuk kemampuan menangani noise dan perpindahan lensa.
Pada foto selfie, iPhone 15 disebut menghasilkan detail skin tone yang sangat baik. Samsung Galaxy A57 juga dinilai tidak kalah, meski perbedaan pengalaman dapat terlihat ketika hasilnya digunakan untuk media sosial.
Kekurangan Samsung Galaxy A57 dan iPhone 15
iPhone 15 mendapat catatan pada perpindahan lensa ketika merekam video yang dinilai masih memiliki jeda dan kurang mulus. Layar 60 Hz juga dianggap kurang sesuai bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan refresh rate tinggi.
Baca Juga: Tagihan Rp 15 Juta Dibebaskan
Daya tahan baterai iPhone 15 juga menjadi perhatian dalam penggunaan berat. Dalam pengujian, screen-on time rata-rata disebut sekitar 5,5 jam. Ketika digunakan bermain Mobile Legends selama sekitar dua jam, baterai disebut berkurang hampir 50 persen.
Sementara itu, Samsung Galaxy A57 disebut kurang terang ketika digunakan di luar ruangan pada kondisi tertentu. Harga perangkat juga dianggap cukup tinggi apabila dibandingkan hanya berdasarkan spesifikasi dengan sejumlah ponsel Android lain.
Galaxy A57 juga mendapat catatan terkait pengalaman keamanan Samsung Knox yang diceritakan berdasarkan pengalaman pengguna dalam video sebelumnya. Namun, dalam kasus tersebut, data disebut tetap tidak berhasil diakses oleh peretas meski perangkat mengalami reset.
Pada akhirnya, video tersebut tidak menetapkan satu perangkat sebagai pilihan untuk semua pengguna. Samsung Galaxy A57 ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh dan dukungan software jangka panjang. Sementara iPhone 15 lebih diarahkan bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman kamera, video, media sosial dan ekosistem Apple.
Editor : Maylanni Diana Fitri