Mitsubishi Xpander 4 Tahun dan 84.000 Km, Ini Komponen yang Mulai Bermasalah

Ais Mufida Zamzam • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 12:00 WIB
Mitsubishi Xpander empat tahun dan 84.000 km mulai mengalami sejumlah masalah, dari kaki-kaki, rem, lampu, aki, hingga interior.
Mitsubishi Xpander empat tahun dan 84.000 km mulai mengalami sejumlah masalah, dari kaki-kaki, rem, lampu, aki, hingga interior.

JAKARTA - Mitsubishi Xpander yang telah digunakan selama empat tahun dengan jarak tempuh 84.000 kilometer mulai menunjukkan sejumlah masalah pada beberapa bagian. Mulai dari kaki-kaki, lampu, aki, rem, hingga beberapa bagian interior yang mengalami penurunan kondisi.

Pada bagian depan, Mitsubishi Xpander generasi awal masih menggunakan lampu halogen yang dinilai kurang terang. Kondisi tersebut semakin terasa karena kaca film bagian depan cukup gelap. Pemilik disarankan melakukan upgrade lampu dengan spesifikasi yang tepat agar tidak menyilaukan pengguna jalan lain dan tetap aman untuk sistem kelistrikan.

Masalah lain terlihat pada bumper depan yang terkadang mengalami dislokasi pada bagian atas meski mobil tidak mengalami benturan. Selain itu, warna bumper dan bodi juga dapat terlihat belang, terutama pada mobil berwarna putih atau silver.

Baca Juga: Honda HR-V Prestige 2015 Bekas Ditawarkan Mulai Rp209 Juta, Mesin 1.8 Liter dan Sunroof Masih Jadi D

Pada bagian mesin, secara umum tidak ditemukan masalah besar. Namun, unit generasi awal pernah memiliki keluhan terkait mesin yang tiba-tiba mati. Masalah tersebut dapat diminimalkan setelah dilakukan pemrograman ulang oleh Mitsubishi. Selain itu, aki bawaan Xpander generasi awal dinilai relatif kecil sehingga untuk mobil yang digunakan setiap hari, terutama kendaraan rental, pemilik menyarankan menggunakan aki dengan kapasitas lebih besar.

Untuk unit produksi 2017-2020, terdapat pula recall pada bagian tertentu yang dapat menyebabkan mesin mati secara tiba-tiba. Pemilik Xpander bekas disarankan memastikan kepada penjual apakah unit tersebut sudah mendapatkan recall. Penggantian komponen dalam program recall tersebut disebut diberikan secara gratis oleh Mitsubishi.

Konsumsi bahan bakar juga menjadi salah satu keluhan pengguna. Mesin Xpander generasi awal dipadukan dengan transmisi empat percepatan. Saat digunakan di luar kota atau jalan tol dengan kecepatan stabil, konsumsi bahan bakarnya disebut bisa cukup irit. Namun, ketika digunakan di dalam kota dan pada kecepatan rendah, konsumsi bahan bakar dapat menjadi lebih boros.

Baca Juga: Toyota Vios Limo Eks Taksi Bluebird Mulai Rp77,5 Juta, Sudah Direstorasi

Masalah yang cukup sering muncul justru berada di bagian kaki-kaki. Pada jarak tempuh di atas 50.000 kilometer, beberapa komponen seperti shockbreaker, arm, bushing, tie rod, hingga bearing mulai membutuhkan perhatian, tergantung cara pemakaian. Unit yang dibahas bahkan baru saja menjalani peremajaan kaki-kaki untuk menghilangkan sejumlah bunyi.

Shockbreaker belakang juga disebut memiliki kecenderungan rembes. Selain menggunakan komponen bawaan, tersedia berbagai pilihan aftermarket seperti Kayaba, Monroe, hingga Bilstein. Ban depan juga lebih cepat aus karena Xpander menggunakan penggerak roda depan.

Bagian rem turut membutuhkan perhatian. Pada jarak tempuh tertentu, cakram depan dapat terasa bergetar ketika melakukan pengereman. Salah satu solusi yang disebutkan adalah melakukan pembubutan cakram agar permukaannya kembali rata.

Baca Juga: Toyota Vios 2004 Bekas Rp60 Jutaan, Ada Honda Jazz dan Mobil Tahun Muda

Masalah lain ditemukan pada spion elektrik yang dapat bermasalah setelah mobil sering terpapar panas. Motor pelipat spion bisa mulai berbunyi hingga akhirnya tidak dapat bekerja. Sementara pada bagian atap, terkadang muncul suara aneh ketika mobil digunakan dalam kondisi panas. Talang air juga disebut dapat menambah suara angin ketika kendaraan melaju.

Masuk ke kabin, AC Xpander dinilai masih dingin dan jarang mengalami masalah. Jika hembusan mulai melemah, penggantian filter kabin menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan. Pada jarak tempuh 84.000 kilometer, engine mounting juga mulai menunjukkan tanda-tanda perlu diganti.

Sementara itu, beberapa bunyi dari dashboard dan area interior mulai terdengar ketika mobil melewati jalan rusak. Head unit dan kamera mundur juga dinilai sudah terasa kurang baik dibanding standar kendaraan yang lebih baru. Meski begitu, sebagian besar fungsi elektrikal seperti tombol setir, power window, lampu, dan panel instrumen masih berfungsi.

Baca Juga: Toyota Vios G 2005 Bekas Rp60 Juta, Sedan Lawas dengan 7 Kelebihan

Secara keseluruhan, Mitsubishi Xpander yang telah menempuh 84.000 kilometer masih dinilai nyaman digunakan. Sejumlah masalah yang muncul lebih banyak berkaitan dengan usia, jarak tempuh, serta cara pemakaian kendaraan. Perawatan kaki-kaki dan penggantian komponen yang mulai aus menjadi bagian penting agar kenyamanan tetap terjaga.

 

source: Youtube @Ridwan Hanif

Editor : Ais Mufida Zamzam
Xpander 84.000 Km Masalah Xpander Tips Perawatan Mobil mitsubishi xpander mobil bekas