
JAKARTA - Fortuner bekas 100 jutaan masih menjadi pilihan bagi konsumen yang mengincar SUV keluarga dengan bodi besar dan mesin 2.700 cc. Dalam video Atmajaya Motor, Toyota Fortuner bensin tahun 2008 dibahas dari sisi harga, mesin, konsumsi bahan bakar, kenyamanan, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.
Unit yang diulas merupakan Fortuner generasi awal yang sudah mendapatkan facelift pertama. Ciri yang disebut dalam video adalah desain lampu depan dengan model yang menyerupai lampu Lexus. Mobil tersebut menggunakan mesin bensin 2.700 cc berkode 2TR-FE dengan teknologi VVT-i.
Dari sisi harga, Fortuner tahun 2008 disebut berada di kisaran Rp100 jutaan lebih sedikit. Unit yang dibahas dalam video ditawarkan sekitar Rp140 jutaan dengan kondisi pajak hidup di Jawa Timur.
Baca Juga: Toyota Innova Barong 2015, Nyaman 7-8 Penumpang dan Punya Triple Blower
Namun, calon pembeli diminta tidak mudah tergiur dengan iklan Fortuner yang menawarkan harga jauh di bawah harga pasar. Penawaran di bawah Rp100 juta perlu diperiksa lebih teliti karena bisa saja terdapat persoalan pada surat-surat atau kondisi kendaraan yang membutuhkan biaya perbaikan besar.
Bodi Besar dan Mesin 2.700 cc
Fortuner generasi tersebut memiliki panjang sekitar 4,6 hingga 4,7 meter dengan lebar sekitar 1,85 meter. Karena dimensinya cukup besar, pemilik juga disarankan memiliki garasi yang memadai agar kendaraan tidak mengganggu akses di sekitar rumah.
Untuk konstruksi, bodinya disebut tebal dan kokoh sebagai SUV kelas menengah-atas Toyota pada masanya.
Baca Juga: Toyota Innova Barong 2015, Nyaman 7-8 Penumpang dan Punya Triple Blower
Di balik kap mesin terdapat mesin bensin 2.700 cc 2TR-FE berteknologi VVT-i. Unit yang dibahas merupakan varian 2WD atau 4x2 dengan transmisi otomatis konvensional.
Meski kapasitas mesinnya cukup besar, konsumsi bahan bakarnya disebut relatif efisien untuk ukuran mesin tersebut. Salah satu alasannya adalah putaran mesin yang cenderung rendah ketika mobil digunakan secara normal, yakni sering berada di kisaran 1.500 hingga 2.000 RPM.
Untuk penggunaan keluarga, kabinnya menawarkan beberapa fitur yang masih relevan. Panel AC sudah menggunakan sistem digital yang disebut memiliki kemiripan dengan Toyota Innova tipe V. Kursi baris kedua juga dilengkapi armrest.
Namun, ruang baris ketiga menjadi salah satu catatan. Area tersebut kurang direkomendasikan untuk penumpang dewasa dengan ukuran tubuh besar karena ruang yang tersedia cukup terbatas. Dalam pembahasan video, kenyamanan kabin Innova bahkan dinilai sedikit lebih baik dibandingkan Fortuner meski dimensi eksterior Fortuner lebih besar.
Perhatikan Transmisi dan Suku Cadang
Selain kondisi mesin dan bodi, bagian kaki-kaki juga perlu diperiksa ketika berburu Fortuner bekas. Suspensi dan komponen kaki-kakinya dikenal kuat serta awet, termasuk untuk menghadapi kondisi jalan yang kurang mulus.
Baca Juga: Toyota Innova Barong 2015, Nyaman 7-8 Penumpang dan Punya Triple Blower
Transmisi otomatis juga menjadi bagian penting yang harus diperiksa. Saat tuas dipindahkan dari posisi P ke D, perpindahan disebut harus terasa responsif, sekitar satu detik, tanpa jeda yang terlalu lama. Hal tersebut perlu diperhatikan untuk menghindari potensi masalah pada seal piston.
Dari sisi perawatan, ketersediaan suku cadang menjadi salah satu hal yang disebut dalam video. Komponen original maupun versi aftermarket tersedia cukup melimpah di pasaran.
Meski demikian, pemilik tetap perlu berhati-hati ketika membeli oli mesin. Video tersebut mengingatkan adanya risiko oli palsu yang dapat berdampak pada komponen internal mesin.
Baca Juga: Toyota Innova Barong 2015, Nyaman 7-8 Penumpang dan Punya Triple Blower
Dengan harga sekitar Rp140 jutaan untuk unit yang dibahas, Fortuner bensin 2008 menawarkan bodi besar, mesin 2.700 cc, dan kabin tiga baris. Namun, harga murah tidak cukup menjadi alasan untuk langsung membeli. Kondisi surat-surat, mesin, transmisi, kaki-kaki, serta riwayat perawatan tetap perlu diperiksa agar biaya setelah pembelian tidak membengkak.
Editor : Hikaila Aulia Nahru Durroh AklilaSumber : Sumber: Atmaja Motor