JAKARTA - Persaingan mobil listrik terlaris Juli 2026 di Indonesia semakin ketat. Data wholesale yang diperoleh dari Gaikindo menunjukkan perubahan besar di papan atas, termasuk BYD Atto 1 yang berhasil merebut posisi pertama setelah sebelumnya berada di peringkat kedua.
Daftar mobil listrik terlaris Juli 2026 tersebut memperlihatkan dominasi model SUV kompak, city car, hingga MPV listrik. Sejumlah model bahkan mengalami lonjakan pengiriman sangat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Menariknya, mobil listrik terlaris Juli 2026 juga menunjukkan perubahan posisi yang cukup drastis. BYD Atto 1 melonjak ke posisi teratas, sementara Jaecoo J5 EV yang sebelumnya menjadi jawara harus turun satu tingkat.
Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Paling Worth It 2026: Ada Innova Zenix Hingga BYD M6 DM
BYD Atto 1 Jadi Mobil Listrik Terlaris Juli 2026
BYD Atto 1 mencatat wholesale sebanyak 4.233 unit sepanjang Juli 2026. Angka tersebut naik 88 persen atau bertambah 1.984 unit dibandingkan bulan sebelumnya.
Model yang masuk kelas small hatchback ini memiliki kisaran harga Rp195 juta hingga Rp235 juta. Penjualan tersebut membuat BYD Atto 1 naik dari posisi kedua menjadi jawara penjualan mobil listrik pada Juli.
Di posisi kedua terdapat Jaecoo J5 EV dengan wholesale 3.155 unit. Model compact SUV tersebut sebenarnya masih mencatat kenaikan penjualan 4 persen atau bertambah 114 unit dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, kenaikan BYD Atto 1 membuat J5 EV harus turun dari posisi pertama.
Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Paling Worth It 2026, BYD M6 DM Jadi Pilihan Utama
Sementara itu, Geely EX2 mempertahankan posisi ketiga dengan 1.592 unit. Penjualannya turun tipis 2 persen atau berkurang 26 unit dibandingkan bulan sebelumnya. Model hatchback tersebut dibanderol pada kisaran Rp223 juta hingga Rp260 juta.
Posisi keempat ditempati Wuling Aira EV yang langsung mencatat 721 unit pada pengiriman perdananya. Mobil yang masuk kelas city car itu memiliki kisaran harga Rp115 juta hingga Rp175 juta.
BYD Atto 3 dan MG S5 Naik Tajam
MG S5 berada di peringkat kelima dengan 627 unit. Penjualannya meningkat 40 persen atau bertambah 178 unit. Model compact SUV ini berada di kisaran harga Rp334 juta hingga Rp456 juta.
Baca Juga: Sabet Gelar Prestigious EV, BYD Sealion 7 Tawarkan Performa Buas dan Kemewahan SUV Coupe
BYD Atto 3 kemudian menempati posisi keenam dengan 611 unit. Performa model compact SUV tersebut menjadi salah satu lonjakan terbesar. Wholesale-nya naik 253 persen atau bertambah 438 unit dari bulan sebelumnya.
VinFast VF3 berada di peringkat ketujuh dengan 377 unit. City car tersebut naik tiga peringkat setelah penjualannya meningkat 44 persen atau bertambah 115 unit.
Geely EX5 bertahan di posisi kedelapan dengan 333 unit. Meski posisinya tidak berubah, wholesale turun 4 persen atau berkurang 15 unit.
Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Terbaik 2026, BYD M6 DM hingga Toyota Veloz Hybrid Masuk Daftar
Wuling Darion EV menempati posisi kesembilan dengan 219 unit. Model medium MPV tersebut bertahan di peringkat yang sama, tetapi penjualannya turun 28 persen atau berkurang 87 unit.
Xpeng X9 Melonjak, Wuling Air ev dan BYD M6 Turun
Xpeng X9 menjadi salah satu model dengan kenaikan posisi paling mencolok. Large MPV listrik tersebut melonjak dari peringkat ke-21 menjadi ke-10 setelah mencatat wholesale 217 unit, naik 128 persen atau 122 unit.
Chery J6 berada di posisi ke-11 dengan 202 unit, naik tiga peringkat. Berikutnya BYD M6 EV di posisi ke-12 dengan 171 unit setelah mengalami penurunan wholesale 79 persen.
Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Paling Worth It 2026: Ada Innova Zenix Hingga BYD M6 DM
Denza D9 berada di peringkat ke-13 dengan 159 unit. Wholesale-nya turun 66 persen. Wuling Bingo EV menyusul di posisi ke-14 dengan 146 unit, turun 34 persen.
Sementara Wuling Air ev menutup daftar 15 besar dengan 144 unit. Penjualannya merosot 73 persen atau berkurang 395 unit dibandingkan bulan sebelumnya.
Dua model yang harus keluar dari 15 besar adalah VinFast VF5 dan Wuling RV. Pada Juli, Wuling RV hanya mencatat wholesale 16 unit.
Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Terbaik 2026, BYD M6 DM hingga Toyota Veloz Hybrid Masuk Daftar
Data tersebut menunjukkan ketatnya persaingan mobil listrik di Indonesia. Perubahan posisi tidak hanya dipengaruhi volume penjualan, tetapi juga hadirnya model baru, variasi harga, teknologi, fitur, dan persaingan antarsegmen.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Rustanto AutoInfo