TRENGGALEK NJENGGELEK- Mobil listrik murah kini semakin mudah ditemukan di pasar Indonesia. Jika sebelumnya kendaraan listrik identik dengan harga ratusan juta rupiah yang tinggi, kini sejumlah produsen menawarkan mobil listrik dengan harga mulai Rp184 juta. Pilihannya pun beragam, mulai dari mobil mungil untuk perkotaan hingga model yang mampu menempuh lebih dari 400 kilometer.
Kehadiran mobil listrik murah menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin. Selain menawarkan teknologi ramah lingkungan, mobil listrik juga memiliki biaya operasional yang relatif rendah karena tidak membutuhkan bahan bakar minyak.
Dalam video yang menjadi rujukan artikel ini, terdapat enam mobil listrik murah yang disebut menarik untuk dipertimbangkan. Daftar tersebut mencakup Wuling Air ev Lite, DFSK Seres E1, Neta V-II, Wuling BinguoEV, VinFast VF3, dan Polytron G3.
Wuling Air ev Lite hingga DFSK Seres E1
Wuling Air ev Lite menjadi salah satu pilihan dengan harga paling rendah. Berdasarkan informasi Wuling, varian Lite 200 km dibanderol mulai Rp184 juta dan mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian. Mobil mungil ini menggunakan baterai 17,3 kWh dan motor listrik 30 kW.
Pilihan berikutnya adalah DFSK Seres E1. Model ini ditawarkan mulai Rp189 juta untuk tipe B-Type, sedangkan tipe L-Type berada di angka Rp219 juta. Kapasitas baterainya masing-masing 13,8 kWh dan 16,8 kWh, dengan jarak tempuh maksimal 180 hingga 220 kilometer.
Dengan dimensinya yang kompak, kedua mobil tersebut lebih menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan. Ukuran yang kecil juga menjadi keuntungan ketika digunakan untuk bermanuver maupun mencari tempat parkir di area padat.
Baca Juga: Toyota Agya 2027 Makin Modern, Harga Diprediksi Tembus Rp220 Juta
Neta V-II dan Wuling BinguoEV
Bagi konsumen yang membutuhkan mobil dengan ukuran dan daya jelajah lebih besar, Neta V-II dapat menjadi alternatif. Harga model ini berada di kisaran Rp299 juta. Data pasar otomotif yang tersedia saat ini mencatat Neta V-II dibekali baterai sekitar 40 kWh dan tersedia dengan konfigurasi lima penumpang.
Sementara itu, Wuling BinguoEV menawarkan pilihan jarak tempuh hingga 410 kilometer. Model ini memiliki dua pilihan baterai, yakni sekitar 31,9 kWh dengan daya jelajah 333 kilometer dan 37,9 kWh yang mampu mencapai 410 kilometer. Harga varian tertingginya berada di kisaran Rp345 juta.
VinFast VF3 dan Polytron G3
VinFast VF3 juga masuk dalam daftar karena menawarkan konsep mobil listrik mungil dengan desain bergaya SUV. Harga yang tercatat berada di kisaran Rp227 juta, dengan jarak tempuh sekitar 215 kilometer berdasarkan standar NEDC. Mobil ini menggunakan motor listrik dengan torsi 110 Nm.
Terakhir, ada Polytron G3. Mobil listrik ini menawarkan baterai LFP berkapasitas 51,916 kWh dengan jarak tempuh hingga 402 kilometer berdasarkan standar CLTC. Menariknya, harga G3 mulai Rp299 juta melalui skema sewa baterai. Jika baterai dibeli secara penuh, harganya berbeda dan mencapai Rp419 juta.
Dengan pilihan tersebut, konsumen kini memiliki lebih banyak alternatif kendaraan listrik sesuai kebutuhan dan anggaran. Namun, calon pembeli tetap perlu memperhatikan standar pengujian jarak tempuh, skema kepemilikan baterai, lokasi pengisian daya, serta harga on-the-road di wilayah masing-masing sebelum membeli.
Baca Juga: Toyota Fortuner 2027 Makin Gagah, Mesin Hybrid dan Fitur Canggih Jadi Sorotan
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinteerst