TRENGGALEK NJENGGELEK- Daihatsu Rocky Hybrid menjadi salah satu mobil hybrid yang menarik perhatian pasar otomotif Indonesia. Mengusung teknologi e-Smart Hybrid, SUV kompak ini menawarkan pengalaman berkendara dengan motor listrik sebagai penggerak utama tanpa perlu melakukan pengisian baterai melalui charger eksternal.
Daihatsu Rocky Hybrid pertama kali resmi diluncurkan di Indonesia pada GIIAS 2025. Saat peluncuran, harga khususnya mencapai Rp293,9 juta OTR Jakarta. Kini, harga pada situs resmi Daihatsu tercantum Rp299,85 juta OTR Jakarta.
Teknologi yang menjadi daya tarik utama Daihatsu Rocky Hybrid adalah sistem e-Smart Hybrid. Berbeda dari beberapa sistem hybrid konvensional, mesin bensin pada Rocky berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai, sedangkan roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik.
Desain Masih Familiar
Secara tampilan, Rocky Hybrid tidak mengalami perubahan besar dibandingkan Rocky bermesin bensin. Bentuk bodinya tetap mempertahankan karakter SUV kompak dengan panjang 3.995 mm, lebar 1.695 mm, tinggi 1.620 mm, serta ground clearance 185 mm.
Identitas sebagai kendaraan hybrid terlihat dari emblem e-Smart Hybrid dan logo Daihatsu dengan aksen biru. Model ini juga menggunakan pelek 16 inci.
Pada bagian belakang, terdapat sensor parkir dan kamera mundur. Salah satu perbedaan penting terdapat pada area bagasi. Penempatan baterai di bawah jok belakang membuat ruang penyimpanan tetap fungsional tanpa mengorbankan kapasitas kabin secara signifikan.
Baca Juga: Honda Brio 2027 Diprediksi Makin Canggih, Harga Bisa Tembus Rp280 Juta
Baterai Kecil, Konsumsi BBM Jadi Sorotan
Rocky Hybrid dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 0,74 kWh dengan sistem 177,6 volt. Baterai tersebut bekerja bersama mesin bensin 1.200 cc WA-VEX yang bertugas menghasilkan listrik.
Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimal 106 PS dan torsi 170 Nm. Daihatsu mengklaim akselerasi 0–100 km/jam dapat dicapai sekitar 10 detik.
Yang paling mencuri perhatian adalah efisiensi bahan bakarnya. Berdasarkan pengujian WLTC, Rocky Hybrid mampu mencapai 28 km/l. Sementara berdasarkan metode JC08 yang digunakan di Jepang, angkanya dapat mencapai 34,8 km/l.
Dengan sistem tersebut, pengemudi tidak perlu repot mencari stasiun pengisian ketika baterai hybrid membutuhkan energi. Mesin bensin akan bekerja sebagai generator ketika diperlukan.
Fitur Keselamatan Cukup Lengkap
Daihatsu juga membekali Rocky Hybrid dengan sejumlah fitur keselamatan. Mobil ini memiliki enam SRS airbags serta Advanced Safety Assist yang mencakup collision warning, avoidance assist brake, pedal misoperation control, front departure alert, lane departure warning, lane departure prevention control, stagger alarm, dan auto high beam.
Di dalam kabin terdapat layar sentuh 10 inci yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Sistem pengereman parkir juga sudah menggunakan Electric Parking Brake dan Auto Brake Hold. Ada pula fitur Smart Pedal yang memungkinkan pengemudi melakukan akselerasi dan deselerasi dengan lebih praktis melalui pedal gas.
Rocky Hybrid Jadi Pilihan Berbeda
Daihatsu Rocky Hybrid menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan mobil hybrid yang mengandalkan kombinasi penggerak mesin dan motor listrik. Motor listrik menjadi penggerak utama, sementara mesin bensin berfungsi sebagai generator.
Kombinasi tersebut membuat Rocky Hybrid menyasar konsumen yang menginginkan sensasi berkendara seperti mobil listrik, tetapi tetap mendapatkan fleksibilitas mesin bensin tanpa perlu melakukan charging eksternal.
Dengan harga yang kini berada di kisaran Rp300 juta dan klaim konsumsi BBM hingga 28 km/l berdasarkan WLTC, Rocky Hybrid menjadi salah satu opsi SUV kompak elektrifikasi yang patut diperhitungkan di pasar Indonesia.
Baca Juga: Mitsubishi DST 2027 Tampil Futuristis, SUV Konsep Ini Bawa Banyak Teknologi Canggih
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinteerst