TRENGGALEK NJENGGELEK- Tren kendaraan elektrifikasi terus berkembang. Bagi masyarakat yang ingin merasakan efisiensi teknologi hybrid tanpa masuk ke harga mobil premium, pilihan mobil hybrid terjangkau di Indonesia semakin beragam. Pada 2025, terdapat sejumlah model yang ditawarkan mulai Rp274 juta.
Pilihan mobil hybrid terjangkau tersebut hadir dengan karakter berbeda. Ada yang mengutamakan harga murah dan kapasitas penumpang, ada pula yang menawarkan fitur lengkap, performa besar, hingga sensasi berkendara seperti mobil listrik.
Lantas, apa saja mobil hybrid terjangkau yang disebut dalam daftar tersebut? Berikut lima model yang bisa menjadi pertimbangan berdasarkan harga, spesifikasi, kelebihan, dan kekurangannya.
Suzuki R3 Hybrid, Mulai Rp274 Juta
Pilihan pertama adalah Suzuki R3 Hybrid yang disebut menjadi mobil hybrid dengan harga paling bersahabat. Harganya mulai Rp274 juta on the road Jakarta.
Mobil ini menggunakan teknologi SHVS atau Smart Hybrid Vehicle by Suzuki. Mesin 1,5 liter DOHC empat silinder dipadukan dengan Integrated Starter Generator (ISG), menghasilkan tenaga 103 PS dan torsi 138 Nm. Pilihan transmisinya tersedia manual dan otomatis.
Keunggulan utamanya adalah konsumsi bahan bakar yang irit, terutama untuk penggunaan dalam kota. Kabinnya juga cukup lega dan mampu menampung hingga tujuh penumpang.
Namun, fitur keselamatannya masih tergolong dasar. Mobil ini disebut hanya memiliki ABS, EBD, dan dua airbag. Selain itu, belum tersedia mode berkendara EV only.
Baca Juga: BYD Atto 1 Facelift Makin Lengkap, Harga Mulai Rp199 Juta dan Range Tembus 380 Km
Suzuki XL7 Hybrid, SUV di Bawah Rp300 Juta
Bagi konsumen yang menginginkan SUV dengan teknologi hybrid, Suzuki XL7 Hybrid menjadi pilihan berikutnya. Harganya mulai Rp286 juta dan menggunakan teknologi SHVS yang sama.
Perbedaan utamanya terletak pada desain yang lebih tinggi dan ground clearance mencapai 200 mm. Mobil ini juga menawarkan tampilan yang lebih maskulin.
Dari sisi fitur, XL7 Hybrid dibekali head unit 10 inci, AC digital, cruise control, dan auto start-stop. Keunggulan lainnya adalah harga yang masih berada di bawah Rp300 juta.
Model ini disebut cocok untuk keluarga muda. Kekurangannya, XL7 Hybrid belum dilengkapi fitur ADAS dan performanya lebih ditujukan untuk penggunaan sehari-hari daripada mengejar kecepatan.
Toyota Yaris Cross Hybrid
Selanjutnya ada Toyota Yaris Cross Hybrid dengan harga mulai Rp437 juta. SUV kompak ini menggunakan mesin 1,5 liter yang dipadukan dengan motor listrik dan menghasilkan total tenaga 111 PS.
Salah satu daya tarik utamanya adalah Toyota Safety Sense yang mencakup Pre-Collision System, Lane Departure Alert, dan Adaptive Cruise Control. Varian tertingginya juga memiliki panoramic roof serta electric tailgate.
Dari sisi efisiensi, konsumsi bahan bakarnya disebut dapat mencapai 27 km/l. Desain modern membuatnya menyasar anak muda dan keluarga kecil. Namun, kapasitasnya hanya lima penumpang dan harganya sudah mendekati segmen SUV yang lebih tinggi.
Wuling Almaz Hybrid
Wuling Almaz Hybrid ditawarkan mulai Rp445 juta. SUV ini memiliki kapasitas tujuh penumpang dan mengandalkan mesin 2,0 liter yang dipadukan dengan motor listrik.
Sistem hybrid yang digunakan merupakan seri-paralel dengan tenaga 174 PS dan torsi 320 Nm. Fitur yang ditawarkan antara lain ADAS, head unit vertikal 10,4 inci, panoramic sunroof, dan ventilated seat.
Kelebihan yang ditonjolkan adalah kelengkapan fitur dan performanya untuk perjalanan jauh maupun melewati tanjakan. Sementara itu, sebagian konsumen disebut masih mempertimbangkan merek asal China serta kekuatan nilai jual dan layanan purnajualnya.
Nissan Kicks e-Power
Pilihan terakhir adalah Nissan Kicks e-Power dengan harga mulai Rp519 juta. Teknologinya berbeda dari hybrid konvensional karena mesin bensin berfungsi untuk mengisi baterai, sedangkan roda digerakkan motor listrik.
Nissan Kicks e-Power menghasilkan tenaga 136 PS dan torsi 280 Nm. Karakter berkendaranya disebut menyerupai mobil listrik dengan respons tenaga instan.
Fitur One Pedal Operation juga memungkinkan mobil melakukan pengereman ketika pedal gas dilepas. Kelebihannya adalah pengalaman berkendara yang berbeda dan efisiensi untuk penggunaan dalam kota. Kekurangannya, kabin disebut relatif sempit dan harganya sudah menembus Rp500 juta tanpa kapasitas tujuh penumpang.
Kelima model tersebut menunjukkan bahwa pilihan mobil hybrid terjangkau di Indonesia memiliki karakter yang berbeda. Konsumen dapat mempertimbangkan kebutuhan, kapasitas penumpang, fitur, efisiensi bahan bakar, serta anggaran sebelum menentukan pilihan.
Baca Juga: BYD Seal 2026-2027 Makin Canggih, Range 354 Mil dan Akselerasi 3,8 Detik
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinteerst