TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Honda Spacy 2 silinder menjadi motor matic yang tampil tidak biasa. Berbekal bodi yang masih terlihat sederhana, motor ini mendapat ubahan besar pada sektor mesin hingga memiliki dua silinder.
Honda Spacy 2 silinder tersebut dibuat setelah terinspirasi dari proyek Supra dua silinder yang sebelumnya sempat viral. Motor tersebut dikerjakan di bengkel OM2S, Cipondoh, Tangerang, dengan proses pengerjaan yang memakan waktu hampir satu tahun.
Jika dilihat sekilas, motor ini memang masih tampak seperti Honda Spacy standar. Namun, bagian mesin terlihat jauh lebih lebar. Posisi mesin yang melebar membuat jarak antara knalpot dan pelek belakang juga terlihat tidak biasa.
Baca Juga: Kontes Modifikasi Mobil Tampilkan VW Kodok hingga Tesla Model 3, Speknya Bikin Melirik
Mesin Honda Spacy Diubah Jadi Dua Silinder
Ubahan paling ekstrem tentu berada pada bagian mesin. Basis mesin tetap menggunakan komponen Honda Spacy, tetapi blok silindernya dibuat menjadi dua.
Menariknya, kedua silinder tersebut menggunakan satu head yang disatukan. Bagian karburator juga masih menggunakan karburator standar, tetapi jumlahnya menjadi dua untuk melayani masing-masing silinder.
Konfigurasi tersebut membuat penyetelan karburator menjadi pekerjaan tersendiri. Kedua karburator harus dibuat seimbang agar kerja mesin tidak pincang.
Crankcase atau bagian bawah mesin juga diperlebar. Dari tampilan belakang, tambahan material pada bagian mesin terlihat cukup signifikan. Lebarnya bertambah sekitar 10 sentimeter sehingga konstruksi mesin dapat menampung konfigurasi dua silinder.
Engine mounting turut disesuaikan. Bagian rangka belakang juga mendapat sedikit ubahan karena posisi head mesin yang lebih lebar berpotensi mentok dengan rangka.
Pelek Menggunakan Nuvo 16
Selain mesin, bagian depan motor juga mengalami perubahan. Honda Spacy ini menggunakan bottom shock milik Yamaha Mio dan pelek Yamaha Nuvo berukuran 16 inci.
Penggunaan pelek tersebut bukan sekadar mengejar tampilan. Dari pemaparan bengkel tersebut, pelek standar berukuran 14 inci membuat ruang gerak motor ketika berbelok ke kanan terbatas akibat posisi mesin yang sudah melebar.
Ukuran 17 inci dinilai terlalu tinggi untuk konsep motor ini. Karena itu, pelek 16 inci dipilih sebagai kompromi antara kebutuhan konstruksi dan tampilan.
Menariknya, ubahan lain justru dibuat minimal. Suspensi masih standar, rem menggunakan komponen standar, sedangkan bagian kemudi menggunakan handgrip RCB.
Baca Juga: Modifikasi Beat Karbu Dana Pelajar Paket Lengkap: 21 Part Murah Bikin Tampilan Motor Anti-Kusam
Biaya Modifikasi Tembus Rp20 Jutaan
Proyek Honda Spacy 2 silinder ini juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk pengerjaan mesin berada di kisaran Rp20 jutaan.
Biaya tersebut belum termasuk harga motor dan sejumlah komponen lain. Nilai utama dari modifikasi ini bukan sekadar mengejar tenaga, tetapi sensasi suara dan proses teknis untuk mengubah mesin satu silinder menjadi dua silinder.
Berbeda dengan modifikasi bore up yang relatif lebih umum, proyek ini membutuhkan pengerjaan khusus. Bengkel harus membuat konstruksi mesin baru sekaligus menyesuaikan sejumlah komponen agar dapat bekerja sebagai satu kesatuan.
Suara Dua Silinder Jadi Daya Tarik
Setelah selesai, mesin Honda Spacy ini diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 220-230 cc. Namun, ditegaskan bahwa mesin tersebut bukan hasil bore up.
Dari sesi uji jalan, karakter paling mencolok justru terdengar dari suara mesin. Konfigurasi dua silinder menghasilkan suara yang berbeda dari Honda Spacy standar, lengkap dengan suara letupan atau backfire ketika gas dilepas.
Untuk performa, motor ini tidak diklaim lebih cepat dibandingkan Spacy yang sudah menjalani bore up. Bahkan, motor dengan kapasitas sekitar 180 cc hasil bore up disebut berpotensi memiliki performa lebih baik karena bobotnya lebih ringan.
Meski begitu, tujuan utama proyek ini memang bukan mengejar kecepatan. Honda Spacy 2 silinder dibuat untuk menghadirkan pengalaman berkendara dan karakter suara yang berbeda.
Salah satu konsekuensinya adalah suhu mesin. Sistem pendinginan masih mengandalkan kipas bawaan yang pada dasarnya dirancang untuk satu silinder. Karena kini bekerja pada dua silinder, mesin disebut lebih cepat panas sehingga kebutuhan pendinginan menjadi perhatian tersendiri.
Motor tersebut tetap mampu digunakan untuk perjalanan hingga Puncak. Perawatan juga dilakukan di bengkel yang sama karena pengerjaan mesin tergolong khusus.
Pada akhirnya, Honda Spacy dua silinder ini menjadi contoh modifikasi yang lebih mengutamakan eksperimen dan karakter dari pada sekadar mengejar angka performa. Dengan biaya puluhan juta dan pengerjaan hampir setahun, motor matic sederhana tersebut berubah menjadi kendaraan dengan konstruksi mesin yang jauh dari standar.
Editor : Putri Dwi LestariSumber : Diolah dari berbagai sumber