TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Modifikasi Vario kali ini tampil berbeda. Bukan mengandalkan ubahan ekstrem pada bodi, motor matik tersebut justru dibuat lebih mencolok melalui pemasangan klakson mobil dan sejumlah komponen aftermarket.
Konsep modifikasi Vario tersebut dilakukan di bengkel Makmur Jaya. Ubahan utamanya ditujukan untuk membuat suara klakson lebih keras sekaligus memberikan karakter berbeda pada motor. Pemilihan konsep modifikasi yang tidak terpaku pada gaya tertentu seperti Thailand Style maupun Vietnam Style.
Menariknya, modifikasi Vario ini juga memperlihatkan bahwa ubahan motor tidak harus selalu dilakukan secara total. Beberapa komponen tetap dibiarkan standar, sementara bagian tertentu diganti sesuai kebutuhan dan selera pemilik.
Baca Juga: Modifikasi Beat Karbu Simpel Tapi Ganteng: Ini Rekomendasi Part Murah Bikin Motor Kelihatan Mewah
Klakson Mobil Jadi Ubahan Utama
Salah satu komponen yang menjadi perhatian adalah klakson Hella Classic. Klakson tersebut sebenarnya lebih umum digunakan pada kendaraan roda empat. Komponen tersebut kemudian dipasang pada Vario untuk menghasilkan suara yang lebih keras.
Harga klakson yang digunakan disebut berada di kisaran Rp100 ribuan. Sebelum dipasang, suara klakson standar Vario lebih dulu diuji. Setelah diganti, perbedaan suara terdengar cukup signifikan.
Pemasangan klakson juga membutuhkan penyesuaian posisi. Komponen tersebut tidak boleh terhalang bagian lain agar suara dapat keluar dengan baik. Karena itu, area pemasangan dipilih di bagian depan motor yang dinilai memiliki ruang cukup.
Selain klakson, sistem kelistrikan juga mendapat perhatian. Motor menggunakan kabel set untuk membantu kebutuhan arus listrik berbagai komponen tambahan. Kabel tersebut dapat dibuat dengan panjang yang disesuaikan dengan kebutuhan pemasangan.
Baca Juga: Modifikasi Hummer H3 Jadi Makin Mewah, Full Chrome dan VIP Table Seat
Kabel set disebut dapat digunakan untuk sejumlah kebutuhan, seperti klakson, lampu, hingga perangkat kelistrikan lain. Harganya disebut berada di kisaran Rp100 ribuan hingga sekitar Rp150 ribuan, tergantung kebutuhan.
Tambah Arm, Bobot Justru Lebih Berat
Ubahan lain yang disiapkan adalah arm dari Rpro. Komponen ini dipilih karena bentuknya dinilai lebih sederhana dibanding sejumlah arm aftermarket lain yang memiliki banyak lubang atau detail tambahan.
Namun, pemasangan arm tersebut belum dapat dilakukan sepenuhnya. Dudukannya membutuhkan penyesuaian karena terdapat perbedaan pada bagian tertentu. Bahkan, komponen lain seperti knalpot juga perlu disesuaikan apabila menggunakan arm tersebut.
Menariknya, pengukuran bobot menunjukkan arm aftermarket berbahan aluminium CNC justru lebih berat dibanding arm bawaan. Arm standar memiliki bobot sekitar 1,1 kilogram. Sementara komponen aftermarket yang diuji berada di kisaran 1,4 hingga 1,6 kilogram.
Baca Juga: Modifikasi Suzuki Katana GX Ini Habiskan Biaya Lebih Mahal dari Harga Mobil
Artinya, penggunaan komponen aftermarket tidak selalu membuat bobot motor menjadi lebih ringan. Meski begitu, bentuk arm tersebut dinilai lebih menarik secara visual.
Modifikasi Motor Tak Harus Ikut Gaya Tertentu
Selain membahas komponen, tren modifikasi motor matik menjadi sorotan. Modifikasi seharusnya tetap menjadi ruang untuk berkreasi sesuai selera.
Gaya Thailand Style dan Vietnam Style memang dikenal dalam dunia modifikasi motor. Namun, pengguna motor tidak harus mengikuti salah satu gaya tersebut. Konsep berbeda tetap dapat diterapkan selama sesuai dengan keinginan pemilik.
Dalam proyek ini, konsep yang digunakan justru menekankan kebebasan dalam menentukan komponen. Tidak semua bagian harus diganti dan tidak semua ubahan harus dibuat ekstrem.
Vario disebut sudah memiliki karakter yang lebih “arogan” berkat klakson barunya. Sementara beberapa bagian lain masih membutuhkan penyesuaian, termasuk arm dan knalpot.
Editor : Putri Dwi LestariSumber : Diolah dari berbagai sumber