TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Yamaha Scorpio Japstyle tampil dengan wajah baru setelah mendapat sentuhan modifikasi dari Engal Modified, Banyuwangi. Motor berbasis mesin Scorpio 225 cc tersebut dirombak dengan konsep klasik yang memadukan gaya Japstyle dengan sejumlah komponen custom.
Modifikasi Yamaha Scorpio Japstyle ini tidak hanya menyasar tampilan luar. Sejumlah bagian mulai dari setang, lampu, kaki-kaki, tangki, subframe, swing arm, kelistrikan, hingga knalpot dibuat atau disesuaikan agar tampilannya lebih rapi dan sesuai konsep.
Pada kanal YouTube Engal Modified, konsep motor tersebut disebut masih bisa dikategorikan sebagai Japstyle, bobber, atau gaya custom klasik. Pemilik motor juga dapat menyesuaikan sejumlah detail berdasarkan kebutuhan dan selera.
Baca Juga: Modifikasi Suzuki Katana GX Ini Habiskan Biaya Lebih Mahal dari Harga Mobil
Setang dan Lampu Bergaya Klasik
Pada bagian depan, motor menggunakan setang merek Combis dengan bentuk lebih rata dan posisi sedikit lebih tinggi. Berbeda dengan model fat bar yang cenderung lebar, setang ini dipilih untuk menghasilkan tampilan yang lebih sederhana sekaligus mendukung posisi berkendara.
Bagian holder kanan dan kiri menggunakan komponen bawaan XSR serta model sejenisnya. Warna emas dipadukan dengan komponen hitam sehingga memberikan kesan elegan. Namun, warna tersebut masih dapat diganti sesuai permintaan pemilik.
Speedometer menggunakan model digital berbentuk bulat. Sementara itu, lampu depan mengusung desain klasik yang terinspirasi motor era 1970-an. Headlamp menggunakan Dmaker berukuran 5,5 inci.
Menurut Engal Modified, lampu tersebut dipilih karena memiliki sorotan yang fokus dan terang ketika digunakan malam hari.
Kaki-Kaki dan Body Set Custom
Beralih ke bagian kaki-kaki, motor menggunakan ban Swallow bergaya klasik berukuran 400 R17 dan pelek berukuran 300 R17. Tromol depan dan belakang menggunakan komponen KLX, lengkap dengan cakram serta sistem pengereman yang disesuaikan.
Baca Juga: Kawasaki Vulcan S 2027 Diprediksi Makin Modern, Fitur Canggih Jadi Sorotan
Pada bagian bodi, tangki dibuat menggunakan material galvanis dengan ketebalan 1,8 milimeter. Material serupa juga digunakan pada sejumlah bagian lain, termasuk spakbor dan beberapa panel bodi.
Bagian lampu belakang dibuat sederhana dan menyatu dengan bracket pelat nomor. Sementara itu, dudukan pelat nomor bagian depan sengaja tidak dibuat karena berpotensi berbenturan dengan spakbor.
Subframe Yamaha Scorpio Dibuat Ulang
Salah satu bagian penting dalam proses modifikasi ini adalah rangka belakang. Rangka utama bagian depan tetap menggunakan rangka standar Yamaha Scorpio, sedangkan bagian belakang dipotong dan dibuat ulang.
Pentingnya presisi ketika membuat subframe. Penggunaan alat seperti waterpass saja tidak cukup apabila meja atau jig yang digunakan belum benar-benar lurus.
Baca Juga: Yamaha NMAX Turbo 2027 Tampil Makin Premium dengan Warna Cini Grey, Begini Detailnya
Proses pengerjaan dilakukan dengan menggunakan meja jig untuk memastikan posisi rangka tetap lurus dan presisi. Pengukuran dilakukan pada bagian depan, belakang, hingga frame utama sebelum subframe dibuat.
Selain subframe, swing arm belakang juga dibuat custom dengan material yang disebut memiliki ketebalan cukup untuk menjaga kekuatan dan presisi.
Kelistrikan Dipusatkan di Bagasi
Sektor kelistrikan dibuat lebih rapi dengan menempatkan sejumlah komponen dalam satu bok. Aki, kiprok, CDI, dan komponen lainnya ditempatkan di bagian tersebut sehingga tampilan luar motor tetap bersih.
Suspensi belakang menggunakan Red GP Gold Series dengan pengaturan pada bagian atas dan bawah. Pengaturan tersebut memungkinkan tingkat kekerasan suspensi disesuaikan, baik ketika motor digunakan sendiri maupun saat membawa penumpang.
Untuk perlindungan bagian bawah, engine guard dibuat menggunakan pelat setebal 2 milimeter. Komponen tersebut dirancang agar tetap kokoh sekaligus dapat dilepas-pasang.
Knalpot dan Mesin Tetap Berbasis Scorpio 225
Bagian knalpot menggunakan produk buatan EM Custom Parts atau EM Factory. Leher knalpot dibungkus wrapping hingga menuju bagian belakang dengan silencer yang menghasilkan suara berat dan ngebas.
Sementara itu, mesin tetap menggunakan basis Yamaha Scorpio 225. Karburator standar diganti karena kondisi komponen yang didapat disebut sudah kurang baik. Bagian mesin juga mendapat finishing poles, tetapi tidak dibuat terlalu mengilap seperti krom.
Modifikasi ini menunjukkan bahwa membangun motor custom bukan sekadar mengganti tampilan. Detail pengerjaan, material, presisi rangka, hingga komponen yang digunakan turut menentukan hasil akhir dan biaya.
Editor : Putri Dwi LestariSumber : Diolah dari berbagai sumber