TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Honda CB 1100 EX dikenal sebagai motor retro modern dengan mesin besar dan desain naked. Namun, tampilan tersebut justru diubah menjadi lebih klasik melalui proyek custom yang membuat Honda CB 1100 EX bergaya Honda CB750 lawas.
Proyek Honda CB 1100 EX ini terlihat sederhana karena hanya beberapa bagian yang diubah. Namun, proses pengerjaannya ternyata cukup rumit, terutama ketika menyesuaikan tangki dengan sasis bawaan motor.
Basis Honda CB 1100 EX tersebut tetap mempertahankan sejumlah komponen standar. Tim restorasi Katros Custom hanya melakukan perubahan utama pada tangki, jok, dan body samping agar tampilannya semakin menyerupai Honda CB750.
Baca Juga: 5 Motor Listrik 2026 di Bawah Rp20 Juta, Pilihannya Beda Teknologi Batera
Mesin 1.140 cc Tetap Dipertahankan
Meski tampilannya dibuat bergaya motor lawas, spesifikasi dasar Honda CB 1100 EX tetap tergolong modern. Motor ini menggunakan mesin 1.140 cc inline four berpendingin air.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga 90 HP pada 7.500 rpm dan torsi 93 Nm pada 5.500 rpm. Sistem bahan bakarnya sudah menggunakan injeksi dan pengereman dilengkapi teknologi ABS.
Pada bagian kaki-kaki, motor ini menggunakan pelek jari-jari berukuran 18 inci di depan dan belakang. Ban depan berukuran 110/80 R18, sedangkan ban belakang 140/70 R18.
Sistem pengereman depan juga tetap mengandalkan double disc dengan kaliper piston. Tidak banyak perubahan dilakukan pada area tersebut.
Baca Juga: Harga Motor Listrik 2026 Akhir Agustus, United C2000 Cuma Rp1,4 Juta
Satu ubahan yang terlihat adalah pemasangan karet boot pada suspensi depan. Komponen tersebut sekaligus membuat tampilannya semakin mendekati karakter motor klasik. Suspensi depan juga sempat diservis karena ditemukan mengalami kebocoran ketika motor diterima.
Jok dan Body Samping Dibuat Bergaya CB750
Bagian yang paling mudah terlihat dari proyek ini adalah jok dan body samping. Jok Honda CB 1100 EX dibuat ulang dengan busa yang lebih tebal untuk menyesuaikan karakter Honda CB750.
Bagian belakang jok juga diperpanjang agar dapat menutup area sasis dan menghasilkan proporsi yang lebih sesuai. Material pelapisnya menggunakan kulit sintetis dengan tekstur yang dipilih agar menyerupai jok motor bawaan lawas.
Pola jahitannya dibuat kotak-kotak dengan benang hitam. Desain tersebut mengambil referensi dari jok Honda CB lawas.
Baca Juga: Honda Icon e Rp28 Juta Punya Bagasi 26 Liter, Sekali Cas Tembus 53 Km
Sementara itu, body samping dibuat menggunakan plat galvanis dengan ketebalan 1,2 mm. Bentuknya dibuat membulat dan memiliki lekukan yang menyerupai desain Honda CB750.
Body samping tersebut menggunakan sistem pengunci yang dibuat menyerupai konstruksi bawaan pabrikan. Setelah selesai, bagian tersebut dilengkapi emblem CB750, logo Honda, serta emblem angka 750.
Meski demikian, dimensinya tidak dibuat sama persis dengan CB750. Perbedaan ukuran sasis Honda CB 1100 EX membuat body samping harus disesuaikan agar tetap proporsional.
Tangki Aluminium Jadi Tantangan Terbesar
Bagian paling sulit dalam proyek ini adalah pembuatan tangki. Keinginan untuk membuat tangki lebih ramping seperti Honda CB750 terbentur konstruksi sasis Honda CB 1100 EX.
Sasis bagian tengah memiliki ruang yang cukup besar. Selain itu, posisi fuel pump membuat ukuran dan bentuk tangki tidak bisa dibuat sembarangan.
Akhirnya, tangki dibuat sedikit lebih panjang dan lebar dibandingkan tangki CB750. Pilihan tersebut dilakukan tanpa mengubah sasis asli motor.
Tangki baru dibuat menggunakan aluminium dengan finishing brush. Permukaannya sengaja tidak dipoles sampai mengilap agar tekstur aluminium tetap terlihat.
Pada bagian luar, desain dibuat sederhana dengan grafis hitam. Kapasitas tangki diperkirakan berada di kisaran 12 hingga 13 liter berdasarkan pengujian yang dilakukan.
Posisi Berkendara Sedikit Berubah
Perubahan tangki dan jok turut memengaruhi posisi berkendara. Posisi duduk menjadi sedikit lebih mundur dibandingkan konfigurasi standar.
Pengendara dengan tinggi sekitar 160 cm masih harus berjinjit ketika berhenti. Sementara untuk pengendara dengan tinggi sekitar 170 cm atau lebih, posisi tersebut dinilai masih nyaman.
Bagian setang, master rem, saklar, serta speedometer tetap menggunakan komponen bawaan. Speedometer masih mempertahankan desain klasik, tetapi panel indikatornya tetap lengkap.
Pada akhirnya, Honda CB 1100 EX tersebut berubah karakter dari retro modern menjadi motor bergaya vintage dengan inspirasi Honda CB750. Perubahan utama terletak pada tangki, jok, dan body samping, sementara mesin serta sebagian besar komponen utama tetap dipertahankan.
Editor : Putri Dwi LestariSumber : Diolah dari berbagai sumber