JAKARTA - Pajero Sport hybrid disebut berpotensi menjadi salah satu langkah Mitsubishi menghadapi tantangan efisiensi bahan bakar pada generasi mendatang. Teknologi tersebut dinilai menarik karena bisa menggabungkan karakter mesin diesel dengan sistem elektrifikasi.
Kabar mengenai Pajero Sport hybrid menjadi perhatian bagi pengguna SUV ladder frame di Indonesia. Jika benar diwujudkan, teknologi hybrid berpotensi membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien tanpa menghilangkan karakter Pajero Sport sebagai kendaraan dengan kemampuan melibas berbagai medan.
Bukan hanya Pajero Sport, Toyota Fortuner juga disebut berpotensi mendapatkan teknologi serupa. Keduanya selama ini dikenal sebagai SUV ladder frame yang memiliki konstruksi kuat dan banyak digunakan untuk perjalanan jarak jauh hingga aktivitas di medan yang lebih berat.
Baca Juga: All New Mitsubishi Pajero Kembali, Harga Jauh di Bawah Land Cruiser 300
Pajero Sport dan Fortuner Punya Karakter SUV Ladder Frame
Pajero Sport menggunakan sasis ladder frame yang memisahkan bodi dan rangka. Konstruksi tersebut membuat kendaraan memiliki struktur kokoh untuk menghadapi jalan bergelombang, berlubang hingga medan off-road.
Pajero Sport sendiri ditawarkan dalam beberapa varian. Dalam pembahasan video, varian tersebut mencakup GLS 4x4 manual, Exceed manual dan otomatis, Dakar 4x2, Dakar 4x2 Ultimate hingga Dakar 4x4 Ultimate.
Untuk sektor mesin, Pajero Sport menggunakan dua keluarga mesin diesel. Varian tertentu menggunakan 4D56, sedangkan lini Dakar mengandalkan mesin 4N15.
Baca Juga: All New Mitsubishi Pajero Kembali, Harga Jauh di Bawah Land Cruiser 300
Mesin 4N15 disebut menghasilkan tenaga hingga 181 PS dengan torsi 430 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan pada varian Dakar.
Konfigurasi transmisi menjadi salah satu bagian yang dinilai mendukung karakter Pajero Sport. Jumlah rasio yang lebih banyak memungkinkan penyaluran tenaga berlangsung lebih optimal pada berbagai kondisi berkendara.
Sementara itu, Toyota Fortuner memiliki pilihan mesin diesel dan bensin. Salah satu mesin dieselnya mampu menghasilkan tenaga sekitar 200 PS dengan torsi 500 Nm.
Baca Juga: Pajero vs Fortuner Bekas, Ini Perbedaan Harga, Fitur, dan Performanya
Diesel Hybrid Bisa Jadi Andalan Baru
Jika teknologi hybrid benar-benar diterapkan pada generasi berikutnya, kombinasi mesin diesel dan motor listrik dapat menjadi perubahan besar bagi SUV ladder frame.
Sistem hybrid pada dasarnya dapat membantu kendaraan ketika membutuhkan tenaga pada kecepatan rendah atau saat akselerasi. Motor listrik mengambil sebagian peran mesin sehingga beban kerja mesin pembakaran internal dapat dikurangi.
Pada kecepatan lebih tinggi, mesin konvensional tetap dapat berperan sebagai sumber tenaga utama sekaligus mendukung pengisian energi, tergantung konfigurasi sistem hybrid yang digunakan.
Baca Juga: Harga Mitsubishi Pajero Sport Bekas 2016-2019 Mulai Rp390 Juta, Dakar 2018 Tembus Rp490 Juta
Konsep tersebut berpotensi memberikan efisiensi lebih baik dibandingkan kendaraan yang hanya mengandalkan mesin diesel konvensional. Apalagi karakter mesin diesel memang dikenal memiliki torsi besar pada putaran mesin rendah.
Dalam pembahasan tersebut, mesin diesel disebut dapat mempertahankan kecepatan 100 kilometer per jam dengan putaran mesin yang relatif rendah. Pajero Sport Dakar dengan transmisi otomatis delapan percepatan dinilai memiliki peluang mendapatkan efisiensi lebih baik apabila nantinya dipadukan dengan sistem hybrid.
Bisa Tekan Konsumsi BBM
Kehadiran teknologi hybrid pada Pajero Sport juga dikaitkan dengan biaya operasional kendaraan. Konsumsi bahan bakar yang lebih rendah berarti kebutuhan pengisian bahan bakar dapat ditekan dalam penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: All New Mitsubishi Pajero Kembali, Harga Jauh di Bawah Land Cruiser 300
Teknologi ini juga menjadi semakin relevan ketika pembahasan mengenai penggunaan solar bersubsidi pada kendaraan pribadi kembali mencuat. Dalam video tersebut, Pajero Sport dan Fortuner disebut sebagai kendaraan yang seharusnya menggunakan bahan bakar nonsubsidi.
Jika nantinya hadir sebagai diesel hybrid, Pajero Sport dapat menawarkan kombinasi antara torsi besar, kemampuan off-road dan efisiensi energi. Namun, sejauh informasi dalam transkrip, rencana tersebut masih berupa informasi atau kemungkinan mengenai generasi mendatang, bukan spesifikasi resmi kendaraan yang sudah diumumkan.
Bagi penggemar SUV ladder frame, kombinasi diesel dan hybrid tentu menjadi perkembangan yang menarik untuk ditunggu. Teknologi elektrifikasi berpotensi mengubah karakter kendaraan besar tanpa harus menghilangkan kemampuan yang selama ini menjadi daya tarik Pajero Sport.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : A4 Automotive