TRENGGALEK NJENGGELEK- Jimny Katana tahun 1991 milik Wahyu dari bengkel ARJ (Asli Rakitan Jawa) tampil jauh berbeda dari versi standarnya. Mobil yang berbasis Suzuki Katana tersebut telah mengalami berbagai modifikasi untuk kebutuhan offroad, mulai dari kaki-kaki Toyota Prado, winch, coilover, hingga swap engine menggunakan mesin Toyota 3S-GTE Celica 2.000 cc. Menariknya, berbagai pengerjaan dilakukan di bengkel milik Wahyu di kawasan Kedaung, Sawangan, Depok.
Lima Kali Ganti Warna
Jimny Katana ini disebut sudah beberapa kali mengalami perubahan. Salah satu yang paling mencolok adalah warna bodi yang telah berganti hingga sekitar lima kali.
Saat diperkenalkan, mobil tersebut menggunakan warna kuning. Namun, ketika kembali ditampilkan, bodinya sudah berubah menjadi biru yang dipadukan dengan pelek berwarna kuning keemasan.
Basis mobil tetap menggunakan Suzuki Katana tahun 1991. Akan tetapi, hampir seluruh bagian yang berkaitan dengan kebutuhan offroad telah mendapat penyesuaian.
Di bagian atas terdapat lampu tambahan untuk membantu pencahayaan ketika berkendara malam hari. Kap mesin juga memiliki tambahan lubang udara. Modifikasi tersebut dibuat untuk membantu sirkulasi udara di ruang mesin yang sudah menggunakan mesin berkapasitas lebih besar.
Kaki-Kaki Menggunakan Komponen Toyota Prado
Untuk mendukung kemampuan melibas medan berat, bagian kaki-kaki menjadi salah satu sektor yang mendapat banyak ubahan.
Gardan depan dan belakang menggunakan komponen Toyota Prado dengan final gear 4,88. Sistem pengereman juga menggunakan cakram bawaan Prado.
Sementara itu, bagian suspensi mengandalkan coilover dengan ukuran berbeda di depan dan belakang. Suspensi tersebut dilengkapi bump stop dan komponen custom yang dibuat di bengkel ARJ.
Ban yang digunakan berukuran 35 x 10,5 R16. Peleknya menggunakan model Daytona yang telah dilengkapi beadlock.
Overfender juga dibuat secara custom menggunakan material pelat dan diperkuat pipa. Tujuannya menyesuaikan dengan ukuran ban sekaligus memberikan perlindungan tambahan pada bagian bodi.
Dilengkapi Winch dan Perangkat Recovery
Sebagai kendaraan yang digunakan untuk offroad, Jimny Katana ini memiliki perangkat recovery cukup lengkap.
Bagian depan dilengkapi winch PTO yang terhubung dengan sistem penggerak kendaraan. Selain itu, terdapat beberapa titik pengait untuk membantu proses recovery ketika mobil membutuhkan bantuan di medan berat.
Bagian belakang juga memiliki winch elektrik. Sementara itu, sisi bodi mendapatkan tambahan side guard dan pijakan kaki berbahan pipa.
Untuk menunjang aktivitas offroad, bagian belakang mobil juga dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan. Terdapat dua baterai berkapasitas masing-masing 100 ampere, sehingga total kapasitasnya mencapai 200 ampere.
Ada pula kompresor untuk mendukung sistem air locker, inverter, sejumlah colokan listrik, serta ruang penyimpanan untuk perlengkapan camping dan kebutuhan perjalanan.
Baca Juga: Megawati Hangestri Bikin Blok Hyundai Hillstate Tak Bisa Santai, Gerakannya Sulit Ditebak
Pintu Belakang Dibuka ke Atas
Salah satu bagian unik dari mobil ini berada di pintu belakang. Jika umumnya pintu belakang Jimny Katana dibuka ke samping, mobil milik Wahyu justru menggunakan mekanisme buka ke atas.
Modifikasi tersebut membuat area belakang dapat dimanfaatkan sebagai tempat berteduh ketika berhenti di lokasi offroad.
Masuk ke kabin, perubahan tidak terlalu banyak dilakukan pada dashboard. Namun, bagian keselamatan mendapatkan perhatian lebih serius.
Jok menggunakan model Recaro yang dipadukan dengan sabuk pengaman empat titik. Roll bar juga dipasang di dalam kabin untuk memberikan perlindungan tambahan ketika mobil digunakan di medan ekstrem.
Mesin 3S-GTE 2.000 Cc
Bagian paling menarik berada di balik kap mesin. Jimny Katana ini sudah tidak menggunakan mesin standar.
Pemilik melakukan swap engine menggunakan mesin Toyota 3S-GTE Celica berkapasitas 2.000 cc. Mesin tersebut dipadukan dengan sistem transmisi hasil kombinasi komponen Innova dan Kijang 5K.
Sementara transfer case masih mempertahankan milik Jimny dengan rasio 4:1. Sistem kelistrikan juga mendapat peningkatan dengan alternator 130 ampere.
Karena kapasitas mesin jauh lebih besar, radiator harus dibuat secara custom. Sistem power steering menggunakan komponen Toyota VX80, sedangkan booster rem masih mempertahankan komponen Jimny Katana.
Perpaduan Suzuki Katana dengan mesin dan sejumlah komponen Toyota tersebut membuat mobil ini memiliki karakter yang berbeda jauh dari kendaraan standarnya.
Dengan tampilan yang ekstrem, mesin 2.000 cc, kaki-kaki Toyota Prado, serta perangkat recovery lengkap, Jimny Katana 1991 ini menjadi contoh bagaimana mobil lawas dapat dibangun ulang sesuai kebutuhan dan karakter pemiliknya.
Baca Juga: Wisata Jogja Terbaru yang Lagi Hits, Ada Kolam Tepi Tebing hingga Nuansa Santorini
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest