Suzuki Katana Blit 90 Direstorasi Low Budget, Tampil Klasik dengan Atap Trepes

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:56 WIB
Suzuki Katana Blit 90 tampil klasik setelah direstorasi low budget dengan atap trepes, ban besar, dan sejumlah aksesori.
Suzuki Katana Blit 90 tampil klasik setelah direstorasi low budget dengan atap trepes, ban besar, dan sejumlah aksesori.

TRENGGALEK NJENGGELEK- Suzuki Katana Blit 90 kembali tampil menarik setelah mendapat sentuhan restorasi dan modifikasi dengan konsep low budget. Mobil lawas ini tidak dibangun untuk kebutuhan offroad ekstrem, melainkan lebih mengutamakan tampilan klasik dan kesenangan berkendara. Beberapa bagian seperti atap, ban, pelek, grill, bumper, hingga aksesori eksterior diubah dengan tetap mempertahankan sejumlah komponen orisinal.

Atap Jenong Diubah Jadi Trepes

Salah satu perubahan paling terlihat pada Suzuki Katana ini adalah bagian atap. Model bawaan Katana yang tinggi atau sering disebut "jenong" diganti menjadi atap trepes.

Atap yang digunakan merupakan model SGP Suzuki. Menurut penjelasan dalam video, pilihan atap trepes tersedia dalam beberapa opsi, termasuk produk yang bisa ditemukan di pasaran maupun dibuat secara custom.

Selain atap, warna bodi juga diubah. Jika sebelumnya menggunakan warna abu-abu, mobil ini kemudian dicat menjadi oranye untuk memberikan kesan yang lebih mencolok.

Biaya restorasi sendiri disesuaikan dengan anggaran. Pemilik dapat memilih komponen dengan harga lebih terjangkau selama tetap sesuai kebutuhan.

Ban Ekstrem 31 Inci untuk Tampilan

Konsep modifikasi Suzuki Katana ini lebih mengarah pada fashion atau tampilan untuk jalan-jalan. Karena itu, pemilihan ban menjadi salah satu bagian penting.

Mobil menggunakan ban berukuran 31 inci dengan tampilan yang lebih besar dibandingkan standar. Pelek kaleng bawaan juga dimodifikasi agar posisi ban sedikit lebih keluar sehingga tidak mudah bersentuhan dengan bodi.

Untuk membuat posisi ban semakin keluar, dapat digunakan adaptor atau spacer. Namun, perubahan tersebut membuat bagian bodi perlu disesuaikan agar ban tidak bergesekan ketika mobil digunakan.

Per daun atau suspensi bawaan juga tetap dipertahankan. Bagian per hanya dilakukan roll ulang untuk sedikit menaikkan posisi kendaraan.

Baca Juga: 8 Wisata Banyuwangi yang Lagi Hits, Ada Kawah Ijen hingga Green Island

Kaki-Kaki Tetap Dipertahankan

Meski mendapatkan sejumlah modifikasi, bagian kaki-kaki Suzuki Katana ini masih mempertahankan komponen standar.

Salah satu tambahan sederhana dilakukan pada bagian karet suspensi. Pemilik menggunakan karet berbentuk spiral yang dipasang pada bagian kaki-kaki.

Anting-anting per juga mendapat perubahan. Komponen tersebut dibuat agar dapat bergerak ketika mobil melewati jalan bergelombang atau permukaan tidak rata. Tujuannya untuk membantu mengurangi gerakan bodi yang terlalu terasa.

Konsep tersebut tetap mempertahankan karakter dasar Suzuki Katana tanpa mengubahnya menjadi mobil khusus medan berat.

Grill Kotak Diganti Model Bulat

Suzuki Katana Blit 90 pada dasarnya memiliki lampu depan berbentuk kotak. Untuk mendapatkan nuansa klasik, bagian tersebut diganti dengan grill dan lampu model bulat.

Perubahan sederhana ini membuat tampilan depan mobil terlihat berbeda sekaligus memberikan kesan lebih retro.

Beberapa aksesori tambahan juga dipasang, seperti pengait, penutup bagian depan, emblem pengganti, serta cutting sticker. Menariknya, sejumlah komponen tersebut dipilih berdasarkan harga yang relatif terjangkau sehingga konsep restorasi low budget tetap dipertahankan.

Bumper Belakang Sekaligus Dudukan Ban

Perubahan juga dilakukan pada bagian belakang. Karena ukuran ban yang lebih besar memberikan beban tambahan, dudukan ban bawaan yang menempel pada pintu dianggap kurang ideal untuk digunakan.

Sebagai solusi, bumper belakang diganti sekaligus dengan dudukan ban. Dengan konfigurasi tersebut, beban utama ban bertumpu pada bumper, sedangkan pintu hanya berfungsi sebagai pengait agar dudukan tidak mudah bergerak.

Bagian belakang juga mendapat sejumlah aksesori tambahan, sementara lampu dan kaca spion tetap menggunakan komponen orisinal.

Interior Tetap Sederhana

Masuk ke dalam kabin, Suzuki Katana ini tidak mendapatkan perubahan besar. Dashboard, indikator, dan sejumlah komponen interior masih dipertahankan seperti bawaan.

Konsep mobil memang bukan untuk kenyamanan maksimal maupun aktivitas offroad. Mobil lebih ditujukan sebagai kendaraan untuk jalan-jalan dan menikmati tampilan klasiknya.

Bagian atap kabin juga masih terasa panas karena tidak menggunakan plafon seperti mobil modern. Namun, hal tersebut dianggap sebagai bagian dari karakter kendaraan dan konsep restorasi yang diusung.

Dengan berbagai ubahan sederhana tersebut, Suzuki Katana Blit 90 berhasil mendapatkan tampilan yang lebih klasik dan berbeda tanpa harus mengubah seluruh komponen bawaan. Konsep low budget juga menunjukkan bahwa restorasi mobil lawas dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan pemilik.

Baca Juga: 16 Wisata Jogja 2025 yang Lagi Hits, dari Pantai hingga Malioboro

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
Katana Blit 90 restorasi Katana modifikasi mobil klasik atap trepes Suzuki Katana