TRENGGALEK NJENGGELEK- Honda CR-V Prestige generasi lama kembali menarik perhatian di pasar mobil bekas. Pernah dibanderol sekitar Rp360 juta saat pertama kali meluncur, SUV ini kini dapat ditemukan di kisaran Rp250 jutaan. Meski usianya sudah sekitar satu dekade, Honda CR-V Prestige masih menawarkan mesin 2.0 liter, panoramic sunroof, fitur keselamatan lengkap, kabin lega, serta handling yang dinilai tetap menarik.
Desain Masih Terlihat Modern
Honda CR-V generasi ini menjadi salah satu SUV yang cukup fenomenal pada masanya. Ketika pertama hadir, model tersebut memiliki sedikit pesaing langsung di kelasnya. Kini, segmen crossover dan SUV kompak sudah jauh lebih ramai dengan kehadiran berbagai model baru.
Varian Prestige memiliki sejumlah pembeda dari varian standar. Salah satunya adalah lampu depan yang menggunakan dua projector. Pada varian Prestige, beberapa bagian eksterior juga mendapatkan sentuhan warna bodi, termasuk body molding di sisi kendaraan.
Bagian yang paling mudah membedakan varian Prestige adalah panoramic sunroof. Fitur tersebut menjadi salah satu daya tarik utama karena memberikan kesan premium yang masih relevan hingga sekarang.
Mobil ini menggunakan pelek berukuran 17 inci. Unit yang diulas juga menggunakan ban Michelin Primacy 4 dengan kondisi yang masih baik.
Di bagian belakang, desain dasarnya tetap sama dengan varian lain. Namun, sentuhan warna bodi pada beberapa bagian membuat tampilannya terlihat lebih elegan.
Baca Juga: Jimny Katana Ini Bikin Melongo, Mesin 3S-GTE 2.000 Cc dan Spek Offroad Ekstrem
Kabin dan Bagasi Jadi Andalan
Salah satu keunggulan Honda CR-V generasi ini adalah ruang kabin dan bagasinya. Meski memiliki bentuk yang relatif kompak, ruang penyimpanannya tergolong luas.
Honda juga menggunakan konsep Ultra Seat yang sebelumnya dikenal pada Honda Jazz. Kursi belakang dapat dilipat sehingga memberikan fleksibilitas ketika pemilik harus membawa barang berukuran besar atau tinggi.
Interior varian Prestige juga mendapatkan material kulit pada jok dan sejumlah bagian kabin. Untuk ukuran mobil yang sudah berusia cukup tua, kelengkapan tersebut membuat interiornya masih terasa cukup premium.
Fitur yang tersedia pada zamannya juga tergolong lengkap. Mobil ini sudah dilengkapi electronic stability control, electronic parking brake dengan auto hold, tombol start-stop mesin, AC digital, hingga paddle shifter.
Panel instrumen memiliki indikator yang dapat berubah warna sesuai kondisi konsumsi bahan bakar. Sistem hiburan memang masih sederhana dibandingkan mobil modern, tetapi sudah tersedia layar sentuh dan konektivitas Bluetooth.
Performa Mesin 2.0 Liter
Honda CR-V Prestige menggunakan mesin 2.0 liter. Tenaga yang dihasilkan dinilai cukup untuk penggunaan harian, meski akselerasinya tidak tergolong agresif.
Dibandingkan varian 1.5 liter, mesin 2.0 liter menawarkan performa yang lebih meyakinkan. Namun, konsekuensinya konsumsi bahan bakar juga dinilai lebih boros.
Salah satu aspek yang mendapat apresiasi adalah handling. Karakter berkendara Honda CR-V generasi ini dinilai masih menyenangkan dan stabil. Posisi berkendara, pengereman, serta pengendaliannya menjadi salah satu daya tarik meski mobil sudah berumur.
Peredaman Kabin Jadi Catatan
Di balik berbagai keunggulannya, ada satu kekurangan yang cukup terasa, yakni peredaman kabin. Suara dari area luar, kolong, hingga mesin masih cukup terdengar ketika mobil digunakan.
Pada jalan yang tidak rata, suara dari bagian kaki-kaki juga dapat muncul. Namun, kondisi tersebut tidak selalu menunjukkan kerusakan karena mobil yang sudah berusia lebih tua memang membutuhkan perhatian lebih pada komponen kaki-kaki.
Untuk meningkatkan kenyamanan, peredaman kabin menjadi salah satu bagian yang dapat dipertimbangkan pemilik. Dengan tambahan peredaman, pengalaman berkendara di dalam kabin, terutama saat melaju di jalan tol, berpotensi terasa lebih nyaman.
Dengan harga bekas sekitar Rp250 jutaan, Honda CR-V Prestige masih menawarkan kombinasi fitur, ruang, desain, dan kenyamanan yang menarik untuk sebuah SUV lawas. Namun, calon pembeli tetap perlu memperhatikan kondisi unit, terutama kaki-kaki, kelistrikan, dan kondisi interior sebelum melakukan transaksi.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser FJ Ternyata Sebesar Ini, Bukan Lawan Jimny
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest