Mitsubishi Xpander Hybrid Segera ke Indonesia? Tenaga Naik, Konsumsi BBM Nyaris 1:20

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 21:40 WIB
Mitsubishi Xpander Hybrid hadir dengan tenaga 116 PS dan konsumsi BBM nyaris 1:20. Kapan masuk Indonesia? Simak detailnya.
Mitsubishi Xpander Hybrid hadir dengan tenaga 116 PS dan konsumsi BBM nyaris 1:20. Kapan masuk Indonesia? Simak detailnya.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Mitsubishi Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid menjadi salah satu model yang menarik perhatian di Bangkok Motor Show. Untuk pertama kalinya, Xpander mendapatkan teknologi hybrid yang menawarkan perpaduan efisiensi bahan bakar dan tenaga lebih besar. Varian hybrid ini menggunakan mesin 1.5 liter baru yang dipadukan motor listrik, dengan konsumsi bahan bakar diklaim bisa mencapai sekitar 5,2 liter per 100 km atau hampir 1:20.

Xpander Hybrid Hadir di Thailand

Mitsubishi memperkenalkan Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid di Thailand. Berdasarkan video tersebut, varian hybrid tersedia dalam beberapa tipe dengan harga mulai sekitar 799.000 baht untuk Xpander bensin, sedangkan Xpander Hybrid tipe tertinggi mencapai sekitar 919.000 baht.

Untuk Xpander Cross Hybrid, harga yang disebutkan berada di sekitar 947.000 baht. Selisih harga antara varian bensin dan hybrid berada di kisaran puluhan hingga lebih dari 100.000 baht, tergantung variannya.

Jika nantinya masuk Indonesia, harga tentu dapat berbeda karena dipengaruhi pajak, spesifikasi, serta strategi harga Mitsubishi. Namun, selisih harga di Thailand memberikan gambaran bahwa teknologi hybrid kemungkinan membawa kenaikan harga dibandingkan varian bensin.

Baca Juga: Toyota Land Cruiser FJ Ternyata Sebesar Ini, Bukan Lawan Jimny

Mesin Baru dengan Motor Listrik

Salah satu perubahan terbesar Xpander Hybrid terdapat pada sektor powertrain. Mitsubishi tidak sekadar memasangkan sistem hybrid pada mesin lama. Mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter baru yang dikombinasikan dengan motor listrik.

Motor listrik tersebut menghasilkan tenaga dan torsi yang cukup besar. Secara gabungan, sistem hybrid menghasilkan tenaga sekitar 116 PS dengan torsi mencapai sekitar 255 Nm berdasarkan informasi yang ditampilkan dalam video.

Karakter tersebut membuat Xpander Hybrid tidak hanya mengejar efisiensi. Tambahan motor listrik juga membuat respons akselerasi berpotensi lebih cepat dibandingkan Xpander bermesin bensin konvensional.

Sistem hybrid yang digunakan merupakan Hybrid Electric Vehicle (HEV), bukan sekadar mild hybrid. Baterainya menggunakan lithium-ion dan ditempatkan di bagian bawah kendaraan.

Konsumsi BBM Bisa Nyaris 1:20

Efisiensi menjadi salah satu daya tarik utama Xpander Hybrid. Angka konsumsi bahan bakar rata-rata disebut sekitar 5,2 liter per 100 km.

Dalam penggunaan perkotaan, konsumsi dapat berada di kisaran 4,6 liter per 100 km. Sementara penggunaan di luar kota disebut sekitar 5,6 liter per 100 km.

Dengan angka tersebut, Xpander Hybrid berpotensi menawarkan konsumsi bahan bakar yang jauh lebih efisien dibandingkan varian bensin. Sistem motor listrik juga dapat membantu memberikan tenaga tambahan ketika kendaraan membutuhkan akselerasi.

Interior Mirip Xpander

Dari sisi desain eksterior, perbedaan antara Xpander Hybrid dengan versi bensin tidak terlalu banyak. Identitas hybrid terlihat melalui emblem Hybrid Electric Vehicle serta aksen berwarna biru pada sejumlah bagian bodi.

Masuk ke kabin, desain dasarnya masih mempertahankan karakter Xpander. Perbedaan terlihat pada shifter yang menggunakan desain berbeda serta tambahan sejumlah mode berkendara.

Tersedia mode Normal, Wet, Gravel, Tarmac, EV dan Charge. Mode EV dapat memprioritaskan penggunaan tenaga listrik dalam kondisi tertentu, sedangkan Charge digunakan untuk mengutamakan pengisian baterai.

Fitur Keselamatan Masih Terbatas

Meski mendapatkan teknologi hybrid, Xpander Hybrid belum membawa tambahan fitur ADAS secara signifikan. Model ini disebut masih belum memiliki blind spot monitoring, lane departure warning, maupun lane keeping assist.

Sistem keselamatan yang tersedia juga masih relatif sederhana, dengan cruise control dan dua airbag.

Menariknya, Xpander Hybrid sudah menggunakan rem cakram pada roda belakang. Suspensi belakang tetap menggunakan konfigurasi yang memungkinkan roda belakang bergerak secara independen mengikuti kondisi jalan.

Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kapan Xpander Hybrid akan dipasarkan di Indonesia. Kehadirannya di Thailand menjadi sinyal bahwa teknologi hybrid mulai diperluas Mitsubishi untuk model keluarga tersebut. Jika benar masuk Indonesia, Xpander Hybrid akan membawa kombinasi baru antara karakter MPV yang dikenal luas, efisiensi bahan bakar, serta performa motor listrik.

Baca Juga: Suzuki Frong Setelah 1.100 Km Dimodifikasi, Begini Hasil Rally Look-nya

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
Xpander Cross Hybrid Bangkok Motor Show hybrid mitsubishi xpander Mitsubishi Xpander Hybrid