JAKARTA - Wajah besar dengan grille bertingkat, lampu sipit bergaya futuristik, serta bodi kokoh menjadi ciri paling mencolok Toyota Hilux generasi ke-9. Pikap double cabin terbaru ini tampil jauh berbeda dibandingkan pendahulunya.
Toyota Hilux yang baru diluncurkan oleh PT Toyota Astra Motor ini merupakan Hilux generasi ke-9 yang diluncurkan pada November 2025. Perubahan desainnya sangat signifikan sehingga membuat banyak orang pangling ketika membandingkannya dengan Hilux generasi sebelumnya.
New Hilux kini mempunyai muka yang lebih modern, bahkan memiliki karakter yang mengingatkan pada bentuk mobil elektrifikasi Toyota. Hal tersebut tidak mengherankan karena All-New Toyota Hilux di pasar luar negeri tersedia dalam pilihan elektrifikasi, termasuk versi listrik. Namun, untuk pasar Indonesia, Hilux terbaru masih mengandalkan mesin yang sama dengan generasi sebelumnya.
Wajah Baru Toyota Hilux Lebih Modern
Perubahan paling kentara terlihat pada bagian depan. Fasia dibuat lebih besar dengan desain tiga lapis yang memberikan kesan kokoh sekaligus modern.
Bentuk lampunya kini lebih sipit. Desain tersebut membuat tampilan Hilux terasa berbeda dari generasi sebelumnya. Pada bagian grille terdapat tulisan Hilux yang dipadukan dengan garnish hitam dan logo Toyota.
Bagian bawah bumper juga dibuat lebih tegas dengan sejumlah aksen garis yang memperkuat karakter sebuah pikap.
Untuk varian V, Hilux terbaru menggunakan pelek 18 inci dengan desain two tone. Sementara tipe G menggunakan pelek 17 inci dengan desain single tone.
Side Step dan Bed Liner Jadi Perlengkapan Standar
Beranjak ke bagian samping, karakter pikap Hilux masih terasa kuat. Salah satu pembaruan menarik adalah penggunaan side step yang kini tersedia sebagai perlengkapan standar, termasuk pada varian V dan G.
Fitur tersebut membuat akses keluar-masuk kabin maupun menuju area bak menjadi lebih mudah. Bahkan, Hilux terbaru mempunyai pijakan di sisi kanan dan kiri bak, sehingga pengguna tidak perlu menginjak ban ketika hendak naik ke area tersebut.
Bed liner berbahan plastik juga sudah tersedia pada varian V dan G. Area bak dilengkapi beberapa hook untuk membantu mengikat barang bawaan.
Bagian belakang mendapatkan desain lampu yang lebih futuristik. Pada varian V, tersedia kamera belakang serta mekanisme pembuka bak yang membuat pintu turun lebih halus.
Kaca belakang juga sudah dilengkapi pemanas atau defogger. Fitur ini berguna untuk membantu menjaga visibilitas ketika kaca mengalami kabut.
Mesin 2.8 Liter Masih Dipertahankan
Untuk pasar Indonesia, Toyota Hilux terbaru masih menggunakan mesin diesel 1GD berkapasitas 2.8 liter. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 204 PS dengan torsi maksimal 500 Nm.
Varian V mendapatkan transmisi otomatis enam percepatan. Sementara tipe G dan E tersedia dengan transmisi manual enam percepatan.
Sistem penggerak empat roda tetap menjadi salah satu andalan Hilux. Pengemudi dapat memilih mode 2H, 4H, hingga 4L untuk menyesuaikan kondisi jalan.
Menariknya, Toyota sudah memiliki Hilux elektrifikasi di pasar luar negeri. Namun, hingga model yang diperkenalkan untuk Indonesia ini, pilihan mild hybrid maupun versi listrik belum menjadi bagian dari jajaran Hilux pasar domestik.
Interior Lebih Modern, Tipe V dan G Punya Perbedaan
Masuk ke dalam kabin, perubahan juga terasa. Dashboard dibuat lebih mengotak dengan beberapa bagian menggunakan material soft touch.
Pada varian V, panel instrumen sudah menggunakan layar LCD penuh. Head unit mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Fitur Toyota Safety Sense atau TSS juga tersedia, termasuk sejumlah teknologi bantuan pengemudi.
Sistem AC pada tipe V sudah dual zone dengan tombol fisik yang tetap dipertahankan. Ada pula wireless charging serta sumber listrik 12 volt dan 220 volt.
Sementara tipe G dibuat lebih sederhana. Joknya menggunakan bahan fabric, pengaturan kursi masih manual, serta tidak mendapatkan TSS dan Multi-Terrain Select. Layar head unit juga lebih sederhana dan sistem AC masih menggunakan kenop putar.
Impresi Berkendara
Saat dicoba, transmisi manual enam percepatan pada tipe G terasa cukup ringan. Kopling juga dinilai ringan dan perpindahan gigi cukup mudah.
Sebagai double cabin berukuran besar, Hilux terbaru tetap membutuhkan perhatian ketika digunakan di jalan perkotaan yang sempit. Namun, karakter suspensinya tetap mendukung ketika melewati permukaan jalan berbatu.
Dengan perubahan desain yang drastis, fitur yang semakin modern, serta mesin diesel 2.8 liter yang tetap dipertahankan, Toyota Hilux generasi ke-9 membawa wajah baru tanpa meninggalkan karakter utamanya sebagai kendaraan pekerja.
Kini, perhatian berikutnya tertuju pada kemungkinan hadirnya teknologi elektrifikasi Hilux di Indonesia, mengingat pilihan tersebut sudah tersedia di sejumlah pasar luar negeri.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.