Idul Fitri 2027: Muhammadiyah Tetapkan 9 Maret, Pemerintah dan NU Tunggu Hilal

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 18:00 WIB
Idul Fitri 2027 diperkirakan berbeda. Muhammadiyah menetapkan 9 Maret, pemerintah dan NU masih menunggu hasil hilal.
Idul Fitri 2027 diperkirakan berbeda. Muhammadiyah menetapkan 9 Maret, pemerintah dan NU masih menunggu hasil hilal.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Idul Fitri 2027 atau 1 Syawal 1448 Hijriah mulai menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal pada Selasa, 9 Maret 2027, sementara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) belum menetapkan tanggal resmi dan masih menunggu proses penentuan awal Syawal.

Pertanyaan mengenai kapan Lebaran 2027 jatuh memang mulai banyak dicari, terutama karena terdapat kemungkinan perbedaan tanggal antara Muhammadiyah dengan pemerintah dan NU. Perbedaan tersebut berkaitan dengan metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Idul Fitri secara kalender Hijriah berlangsung setiap 1 Syawal. Namun, penetapan tanggalnya di Indonesia dapat menggunakan pendekatan dan kriteria yang berbeda.

Idul Fitri 2027 Menurut Muhammadiyah

Muhammadiyah telah memiliki kalender berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal atau KHGT. Dalam kalender tersebut, 1 Syawal 1448 Hijriah ditetapkan pada Selasa, 9 Maret 2027.

Dengan demikian, berdasarkan kalender Muhammadiyah, Hari Raya Idul Fitri 2027 akan berlangsung pada Selasa, 9 Maret 2027.

Penetapan tersebut berbeda dengan perkiraan yang beredar mengenai tanggal Lebaran menurut pemerintah. Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara tanggal yang sudah tercantum dalam kalender Muhammadiyah dengan tanggal resmi yang nantinya ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: IHSG Tertekan hingga 7.000, Saham BBCA-BBRI Jadi Pemberat Utama

Pemerintah Belum Tetapkan Lebaran 2027

Berbeda dengan Muhammadiyah, pemerintah Indonesia hingga saat ini belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1448 Hijriah.

Penentuan awal Syawal oleh pemerintah dilakukan melalui mekanisme yang melibatkan perhitungan hisab dan pengamatan hilal. Hasilnya kemudian dibahas dalam sidang isbat menjelang berakhirnya Ramadan.

Berdasarkan perhitungan astronomi dan kalender yang beredar saat ini, Idul Fitri 2027 diperkirakan berpotensi jatuh pada Rabu, 10 Maret 2027.

Namun, tanggal tersebut belum dapat disebut sebagai keputusan resmi pemerintah. Kepastian tanggal Lebaran akan menunggu proses penetapan yang dilakukan menjelang akhir Ramadan 1448 Hijriah.

Bagaimana dengan Idul Fitri Menurut NU?

Nahdlatul Ulama juga belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Syawal 1448 Hijriah.

Dalam menentukan awal bulan Hijriah, NU memiliki tradisi pemantauan atau rukyatul hilal melalui lembaga falakiyah. Hasil pengamatan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan masuknya bulan baru.

Karena itu, tanggal Idul Fitri menurut NU belum dapat dipastikan saat ini. Kepastiannya akan diketahui setelah proses pengamatan hilal menjelang akhir Ramadan 1448 Hijriah.

Jika mengacu pada perkiraan astronomi yang saat ini beredar, tanggal yang berpotensi menjadi Idul Fitri adalah Rabu, 10 Maret 2027. Meski demikian, perkiraan tersebut tidak sama dengan keputusan resmi NU.

Apakah Lebaran 2027 Akan Berbeda?

Perbedaan tanggal Idul Fitri 2027 masih menjadi kemungkinan yang perlu menunggu perkembangan lebih lanjut.

Muhammadiyah telah mencantumkan 9 Maret 2027 sebagai 1 Syawal 1448 Hijriah dalam kalender KHGT. Sementara itu, pemerintah dan NU belum menetapkan tanggal resmi karena masih menunggu proses penentuan awal Syawal.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat sebaiknya tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa Lebaran 2027 pasti akan berbeda.

Perbedaan penentuan awal bulan Hijriah pada dasarnya berkaitan dengan metode dan kriteria yang digunakan. Karena itu, perbedaan hasil penetapan dapat terjadi tanpa harus menjadi persoalan di tengah masyarakat.

Menunggu Keputusan Resmi

Bagi masyarakat yang mengikuti pemerintah maupun NU, tanggal Idul Fitri 2027 baru dapat dipastikan setelah proses penentuan awal Syawal dilakukan menjelang akhir Ramadan.

Sementara bagi masyarakat yang mengikuti kalender Muhammadiyah, tanggal 9 Maret 2027 telah tercantum sebagai 1 Syawal 1448 Hijriah berdasarkan KHGT.

Dengan demikian, informasi mengenai Idul Fitri 2027 saat ini masih perlu ditempatkan sesuai sumber penetapannya. Masyarakat dapat mempersiapkan Ramadan dan Lebaran tanpa perlu memperbesar perbedaan, sembari menunggu keputusan resmi dari pihak yang menjadi rujukan masing-masing.

Baca Juga: IHSG Menjelang Penutupan Masih Merah, Indonesia Bertahan di Secondary Emerging Market

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
Idul Fitri 2027 Lebaran 2027 1 Syawal 1448 Hijriah muhammadiyah nu