Toyota Veloz Hybrid Tipe V Naik Harga, Ini Bedanya dengan Versi Bensin

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid tipe V naik harga sekitar Rp308 juta. Simak perbedaan fitur, baterai, interior dan sensasi berkendaranya.
Toyota Veloz Hybrid tipe V naik harga sekitar Rp308 juta. Simak perbedaan fitur, baterai, interior dan sensasi berkendaranya.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Toyota Veloz Hybrid tipe V mulai menarik perhatian setelah unitnya tiba di pasar dan langsung mendapat permintaan untuk kebutuhan rental. Dalam ulasan terbaru, varian V yang sebelumnya diperkenalkan sekitar Rp299 juta disebut kini mengalami kenaikan harga menjadi sekitar Rp308 juta. Meski menjadi varian terbawah, Toyota Veloz Hybrid tetap membawa teknologi elektrifikasi yang membuat karakter berkendaranya berbeda dari Veloz sebelumnya.

Unit yang dibahas dalam video merupakan Toyota Veloz Hybrid tipe V yang dipesan untuk kebutuhan rental. Menurut pengulas, dua unit yang baru datang langsung mendapatkan penyewa untuk periode Lebaran.

Kenaikan harga sekitar Rp9 juta dibanding harga saat pre-order menjadi salah satu hal yang disorot. Selain harga, ulasan tersebut juga membahas perbedaan antara Veloz Hybrid tipe V dengan varian yang lebih tinggi, termasuk Q dan Q Modellista.

Eksterior Veloz Hybrid Tipe V Hampir Tak Berubah

Dari sisi desain, Toyota Veloz Hybrid tipe V terlihat hampir sama dengan Veloz non-hybrid. Lampu, grille, bumper, fog lamp hingga bentuk bodi tidak menunjukkan perubahan besar.

Identitas hybrid terutama terlihat melalui emblem Hybrid Electric Vehicle atau HV pada bagian belakang. Varian V juga menggunakan pelek berukuran 17 inci dengan ban 205/50 R17.

Di bagian belakang, Veloz Hybrid sudah menggunakan rem cakram. Sementara itu, desain lampu belakang disebut masih menggunakan lampu dengan warna kuning dan belum sepenuhnya LED.

Perbedaan lain terdapat pada area bagasi. Baterai hybrid ditempatkan di bagian dalam kendaraan sehingga sebagian ruang penyimpanan belakang harus digunakan untuk komponen sistem kelistrikan dan aki.

Baca Juga: Ijazah Gibran di MK, Pemohon Minta Gibran Dipanggil Langsung ke Persidangan

Baterai Hybrid Tidak Ditempatkan di Kolong

Salah satu bagian yang cukup banyak dibahas adalah lokasi baterai hybrid. Pada Veloz Hybrid, baterai berada di bagian dalam kendaraan, bukan di bawah sasis.

Menurut pengulas, konfigurasi tersebut membuat area bawah kendaraan tidak digunakan untuk menempatkan baterai. Namun, ia juga mengingatkan bahwa kendaraan tetap bukan dirancang untuk digunakan menerjang banjir secara sembarangan.

Sistem pendinginan juga menjadi perhatian. Veloz Hybrid memiliki sistem pendinginan untuk beberapa komponen, termasuk mesin bensin dan sistem elektrifikasi. Kabel berwarna oranye yang terlihat di ruang mesin merupakan bagian dari sistem tegangan tinggi kendaraan hybrid.

Toyota Veloz Hybrid menggunakan motor listrik yang dipadukan dengan mesin bensin serta transmisi e-CVT.

Interior Tipe V Punya Beberapa Fitur yang Dipangkas

Masuk ke kabin, perbedaan dengan Veloz sebelumnya juga tidak terlalu besar. Salah satu ciri khusus versi hybrid adalah tombol power berwarna biru serta tampilan informasi hybrid pada panel instrumen.

Varian V menjadi tipe paling rendah sehingga sejumlah fitur yang tersedia pada tipe Q tidak ditemukan. Di antaranya kamera 360 derajat dan beberapa fitur keselamatan tambahan.

Veloz Hybrid tipe V juga hanya memiliki dua airbag menurut ulasan tersebut. Untuk sistem hiburan, head unit masih mengandalkan screen mirroring dan belum mendapatkan Android Auto serta Apple CarPlay seperti yang disebut tersedia pada tipe lebih tinggi.

Meski demikian, mobil ini sudah memiliki electronic parking brake, auto hold, setir berlapis kulit, serta wireless charger.

Sensasi Berkendara Lebih Responsif

Saat dikendarai, pengulas menilai karakter Veloz Hybrid masih sangat familiar bagi pengguna Veloz. Posisi duduk, pedal, suspensi, handling hingga sistem pengereman disebut tidak mengalami perubahan signifikan.

Perbedaan paling terasa berada pada respons tenaga. Motor listrik membuat akselerasi awal terasa lebih cepat karena tidak perlu menunggu perpindahan gigi seperti mobil konvensional.

Pada kecepatan rendah, terutama hingga sekitar 60 km per jam, karakter motor listrik lebih terasa. Setelah kecepatan meningkat, mesin bensin mengambil peran lebih besar.

Pengulas juga menyebut konsumsi bahan bakarnya lebih efisien dibanding Veloz bermesin bensin. Namun, konsumsi tersebut tetap dipengaruhi gaya berkendara, kondisi jalan, serta penggunaan kendaraan.

Mesin Masih Terasa Saat Mengisi Baterai

Meski menawarkan teknologi hybrid, pengulas menilai suara dan getaran mesin Veloz Hybrid masih cukup terasa ketika mesin bensin aktif.

Saat sistem perlu mengisi baterai, putaran mesin dapat meningkat sehingga suara dan getarannya terasa hingga ke setir dan kaki. Karakter tersebut dinilai lebih mengutamakan efisiensi dibanding tingkat keheningan mesin.

Secara keseluruhan, Toyota Veloz Hybrid tipe V mempertahankan desain dan karakter dasar Veloz, tetapi menawarkan sistem penggerak hybrid dengan respons akselerasi dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibanding versi bensin sebelumnya.

Baca Juga: Santet Ampuh Sering Dikaitkan dengan 7 Tanda Ini, Benarkah Bisa Dikenali?

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
Toyota Veloz oyota Veloz Hybrid Veloz Hybrid tipe V Harga Veloz Hybrid Mobil Hybrid Toyota