Mitsubishi XForce Hybrid Tembus 27 Km/L, SUV Jepang Ini Punya Performa Buas

Cholifatun Nisak • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 18:20 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid diuji hingga 1.172 km dan konsumsi BBM mencapai 27 km/l. Simak fitur dan performanya.
Mitsubishi XForce Hybrid diuji hingga 1.172 km dan konsumsi BBM mencapai 27 km/l. Simak fitur dan performanya.

 

TRENGGALEK NJENGGELEK- Mitsubishi XForce Hybrid menjadi pendatang baru di segmen compact SUV hybrid lima penumpang. Mengandalkan mesin bensin dan motor listrik, mobil ini menawarkan kombinasi performa, efisiensi BBM, fitur lengkap, serta kabin yang diklaim nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Mitsubishi XForce Hybrid juga hadir dengan sejumlah perubahan dibandingkan versi bensin, terutama pada sistem penggerak hybrid, transmisi, mode berkendara, dan sejumlah fitur di dalam kabin.

Baca Juga: Penalifokra MTsN 1 Trenggalek Resmi Dilantik

Mitsubishi XForce Hybrid Punya Desain yang Tidak Banyak Berubah

Secara tampilan, Mitsubishi XForce Hybrid masih mempertahankan desain XForce versi bensin. Perubahan paling mudah dikenali terdapat pada emblem hybrid di bagian depan dan samping.

Basis yang digunakan merupakan XForce tipe Ultimate dengan pelek 18 inci dan ban berukuran 225/50. Desain bodinya tetap mempertahankan karakter atletis dengan proporsi antara kaca, atap, dan bodi yang terlihat seimbang.

Di bagian belakang, perbedaan juga tidak terlalu banyak. Lampu belakang mendapatkan mika berwarna lebih gelap, sementara emblem hybrid menjadi pembeda lainnya.

Salah satu keunggulannya adalah power tailgate. Bagasi juga memiliki ruang penyimpanan tambahan di bawah lantai dan dapat diperluas dengan melipat jok baris kedua.

Interior Dilengkapi Head Unit 12,3 Inci

Masuk ke kabin, Mitsubishi XForce Hybrid mendapatkan head unit berukuran 12,3 inci yang dapat menampilkan informasi mengenai aliran energi sistem hybrid.

Pengemudi bisa melihat bagaimana mesin bensin mengisi baterai atau bagaimana energi baterai disalurkan menuju motor listrik.

Fitur lainnya adalah panoramic roof, kamera 360 derajat, pengaturan jok elektrik untuk pengemudi, serta pilihan sistem audio Yamaha.

Namun, ada satu catatan pada sistem bantuan pengemudi. Mitsubishi XForce Hybrid memiliki adaptive cruise control, tetapi belum dilengkapi fitur lane keeping assist. Artinya, pengemudi tetap perlu mengendalikan arah setir saat menggunakan adaptive cruise control.

Punya Mode Tarmac untuk Performa Maksimal

Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah mode berkendara Mitsubishi XForce Hybrid. Selain mode normal, terdapat Wet, Gravel, Mud, Charge, EV, serta Tarmac.

Mode Tarmac menjadi pilihan ketika pengemudi ingin mendapatkan respons kendaraan yang lebih agresif. Respons gas dan setir dibuat lebih kuat, termasuk pengereman regeneratif.

Karakter setir juga disebut tetap komunikatif meskipun bobotnya dapat berubah sesuai mode berkendara. Sistem suspensinya turut mendapatkan penyetelan ulang sehingga XForce Hybrid terasa lebih seimbang antara kenyamanan dan handling.

Mobil ini juga diklaim memiliki tingkat kekedapan kabin yang lebih baik. Perpindahan dari mesin bensin ke mode listrik dapat berlangsung dengan halus sehingga ketika melaju menggunakan tenaga listrik, kabin terasa lebih senyap.

Konsumsi BBM Mitsubishi XForce Hybrid Capai 27 Km/L

Bagian yang paling menarik adalah konsumsi BBM. Mitsubishi XForce Hybrid menggunakan baterai berkapasitas 1,1 kWh dan tangki bahan bakar 40 liter.

Dalam pengujian perjalanan jauh dari Jakarta menuju Bali, mobil ini disebut mampu menempuh jarak sekitar 1.172 kilometer dengan konsumsi sekitar 27 km/l. Pengujian tersebut dilakukan dengan rute dinamis yang mayoritas menggunakan jalan tol.

Sementara dalam penggunaan perkotaan dengan jarak sekitar 20 kilometer dan kecepatan rata-rata 22 km/jam, konsumsi BBM tercatat sekitar 21,8 km/l.

Hasil tersebut memang dapat berubah tergantung kondisi baterai, rute, lalu lintas, gaya berkendara, serta penggunaan mode berkendara.

Untuk penggunaan yang lebih agresif, terutama ketika memanfaatkan mode Tarmac, konsumsi bahan bakar berpotensi menjadi lebih tinggi. Sebaliknya, berkendara secara ekonomis dapat membantu sistem hybrid bekerja lebih efisien.

Mengandalkan Dual Transaxle

Mitsubishi XForce Hybrid menggunakan sistem transmisi elektronik dengan mekanisme dual transaxle. Sistem tersebut menjadi salah satu pembeda dibandingkan rivalnya di segmen SUV hybrid.

Konsepnya menggunakan dua karakter rasio untuk mendukung kebutuhan berbeda. Ketika membutuhkan respons dan tenaga, sistem dapat mengoptimalkan rasio untuk akselerasi. Sementara saat melaju konstan di jalan tol, rasio lainnya membantu kendaraan mempertahankan efisiensi.

Dengan kombinasi mesin bensin, motor listrik, baterai 1,1 kWh, serta tangki 40 liter, XForce Hybrid menawarkan karakter yang bisa digunakan untuk perjalanan perkotaan maupun road trip.

Mitsubishi XForce Hybrid juga diposisikan di kisaran harga Rp445 jutaan untuk varian tertinggi yang diuji. Kehadirannya menambah pilihan bagi konsumen yang mencari SUV Jepang lima penumpang dengan teknologi hybrid, performa kuat, dan konsumsi BBM yang tetap efisien.

Baca Juga: Pekan Demokrasi Digital Libatkan Enam Organisasi

Editor : Cholifatun Nisak
Sumber : pinterest
Mitsubishi XForce Hybrid Mitsubishi XForce konsumsi BBM XForce Hybrid mobil hybrid Jepang SUV Hybrid