Alpha Entry Next Gen vs Polytron Fox 350, Mana yang Lebih Unggul?

Lucky Naiha Syafira • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:37 WIB
Alpha Entry Next Gen vs Polytron Fox 350, mana lebih unggul? Simak perbandingan harga, baterai, tenaga, fitur, dan jarak tempuh.
Alpha Entry Next Gen vs Polytron Fox 350, mana lebih unggul? Simak perbandingan harga, baterai, tenaga, fitur, dan jarak tempuh.

 

TERENGGALEKJENGGALEK - Alpha Entry Next Gen vs Polytron Fox 350 menjadi perbandingan menarik bagi calon pengguna motor listrik dengan anggaran di bawah Rp20 juta melalui skema sewa baterai. Keduanya sama-sama menawarkan teknologi modern, tetapi memiliki keunggulan berbeda. Berdasarkan pengalaman penggunaan harian, Polytron Fox 350 unggul dalam tenaga, baterai, jarak tempuh, dan kapasitas bagasi. Sementara Alpha Entry Next Gen menonjol lewat aplikasi, fleksibilitas sewa baterai, hingga sistem pengisian daya yang lebih adaptif.

Harga dan Sewa Baterai

Dalam pengujian tersebut, harga Polytron Fox 350 dengan baterai berada di kisaran Rp29,7 juta. Sementara Alpha Entry Next Gen dibanderol sekitar Rp31,5 juta jika baterai dibeli sekaligus.

Namun, jika menggunakan sistem sewa baterai, harga awal keduanya menjadi lebih rendah. Biaya akuisisi baterai Alpha Entry disebut sekitar Rp6,5 juta, sedangkan Fox 350 sekitar Rp7 juta.

Untuk biaya berlangganan, Fox 350 memiliki tarif Rp200 ribu per bulan tanpa batas kilometer. Alpha Entry menawarkan skema berbeda berdasarkan jarak tempuh.

Pengguna Alpha membayar sekitar Rp125 ribu untuk pemakaian hingga 700 kilometer. Pemakaian 701-1.800 kilometer dikenakan total sekitar Rp200 ribu. Sementara pemakaian di atas 1.800 kilometer dapat mencapai Rp350 ribu per bulan.

Skema Alpha dinilai lebih fleksibel karena biaya disesuaikan dengan jarak pemakaian.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Bawa 8 Perubahan, Fitur Ini Bikin Melongo

Baterai dan Performa

Dari kapasitas baterai, Polytron Fox 350 lebih unggul. Motor tersebut menggunakan baterai LFP 52 Ah, sedangkan Alpha Entry Next Gen menggunakan LFP 45 Ah.

Polytron mengklaim jarak tempuh sekitar 130 kilometer. Alpha memiliki klaim hingga 140 kilometer. Namun, berdasarkan pengalaman pengujian, klaim Alpha dinilai cukup optimistis karena kapasitas baterainya lebih kecil.

Dalam urusan tenaga, Fox 350 juga mendapatkan keunggulan. Motor ini terasa lebih bertenaga ketika digunakan sehari-hari dan ketika melewati tanjakan.

Pengujian perjalanan sekitar 76 kilometer pulang-pergi dari Depok menuju Jeruk menunjukkan baterai Fox 350 masih tersisa sekitar 56-59 persen. Sementara Alpha Entry berada di kisaran 48-49 persen pada rute serupa.

Saat menghadapi tanjakan, kecepatan Alpha juga turun hingga sekitar 18 kilometer per jam. Fox 350 masih mampu mempertahankan kecepatan sekitar 27 kilometer per jam dalam pengujian yang dilakukan.

Alpha Unggul di Sistem Pengisian

Meski kalah dalam kapasitas baterai, Alpha Entry Next Gen memiliki keunggulan pada sistem pengisian standar.

Charger Alpha dapat diatur mulai sekitar 280 watt hingga 840 watt. Pengaturan tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan daya pengisian dengan kapasitas listrik rumah.

Sementara charger Fox 350 memiliki sistem tetap dengan daya sekitar 10 ampere dan mampu menarik daya hingga sekitar 900 watt pada kondisi tertentu.

Keduanya juga mendukung fast charging. Fox 350 memiliki opsi portable fast charger yang dapat diatur hingga 25 ampere, sedangkan Alpha dapat memanfaatkan fasilitas Boost Charge hingga 4 kW.

Fitur Alpha Lebih Lengkap

Dari sisi fitur, Alpha Entry Next Gen mendapatkan beberapa keunggulan. Motor ini memiliki aplikasi yang dinilai sangat informatif untuk memantau kondisi kendaraan.

Pengguna dapat melihat informasi baterai, perjalanan, serta sejumlah data kendaraan melalui aplikasi. Sistem regeneratifnya juga dapat disesuaikan melalui aplikasi.

Alpha juga menawarkan keyless yang dinilai lebih praktis. Sementara Fox 350 memiliki cruise control yang tidak tersedia pada Alpha Entry.

Untuk bagasi, Fox 350 menjadi pemenang karena mampu menampung helm standar. Bagasi Alpha lebih kecil sehingga ruang penyimpanan menjadi salah satu kelemahannya.

Mana yang Lebih Layak Dipilih?

Dari pengalaman penggunaan, Fox 350 lebih unggul bagi pengguna yang mengutamakan tenaga, kapasitas baterai, jarak tempuh, bagasi luas, dan kenyamanan perjalanan jauh.

Sementara Alpha Entry Next Gen lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan teknologi, aplikasi pintar, fleksibilitas biaya sewa baterai, serta sistem pengisian yang dapat disesuaikan dengan listrik rumah.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan. Untuk perjalanan harian dengan jarak jauh dan kebutuhan tenaga lebih besar, Fox 350 terlihat lebih menjanjikan. Namun, bagi pengguna perkotaan yang menginginkan motor listrik praktis dengan fitur digital lengkap, Alpha Entry Next Gen patut dipertimbangkan.

Baca Juga: Chery Tiggo 8 CSH vs Toyota Innova Zenix Hybrid, Selisih Rp200 Juta

Editor : Lucky Naiha Syafira
Sumber : pinterest
Alpha Entry Next Generation boost charge sewa baterai polytron fox 350 motor listrik