Polytron Fox 200 Rp13,5 Juta, Motor Listrik Mungil dengan Cruise Control

Lucky Naiha Syafira • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:37 WIB
Polytron Fox 200 hadir mulai Rp13,5 juta dengan sewa baterai, cruise control, bagasi 13 liter, dan jarak hingga 85 km
Polytron Fox 200 hadir mulai Rp13,5 juta dengan sewa baterai, cruise control, bagasi 13 liter, dan jarak hingga 85 km

 

TRENGGALEKJENGGALEK - Polytron Fox 200 menjadi motor listrik yang menarik perhatian karena menawarkan ukuran ringkas, bagasi luas, hingga fitur yang biasanya ditemukan pada motor kelas lebih tinggi. Dengan skema sewa baterai, harga awal motor ini disebut hanya sekitar Rp13,5 juta setelah subsidi.

Motor listrik ini dibekali baterai LFP berkapasitas 1,94 kWh atau 72 volt 27 Ah. Polytron mengklaim Fox 200 mampu menempuh jarak hingga 85 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Sementara tenaga motornya mencapai 1,5 kW dengan kecepatan maksimal 70 kilometer per jam dalam mode Sport.

Harga Mulai Rp13,5 Juta

Polytron Fox 200 tersedia dalam dua skema pembelian. Untuk pembelian putus, harga OTR Jabodetabek berada di angka Rp20,5 juta dan sudah termasuk garansi baterai selama tiga tahun.

Sementara dengan skema sewa baterai, harga motor tercatat Rp18,5 juta dengan biaya sewa Rp15 ribu per bulan. Dalam program tersebut terdapat subsidi Rp7 juta sehingga dana yang perlu disiapkan untuk membawa pulang motor disebut sekitar Rp13,5 juta.

Melalui skema sewa baterai, Polytron juga memberikan perlindungan baterai. Perusahaan bertanggung jawab terhadap perawatan, perbaikan, hingga penggantian baterai selama masa penggunaan kendaraan.

Baterai Fox 200 memiliki kapasitas 1,94 kWh dan mendukung pengisian hingga 450 watt menggunakan charger bawaan. Motor ini juga mendukung fast charging hingga 25 ampere.

Punya Cruise Control dan Fox Alert

Salah satu fitur yang cukup menarik adalah cruise control. Fitur ini dapat menjaga kecepatan motor tanpa pengendara harus terus menahan handle gas.

Cruise control dapat diaktifkan ketika motor melaju minimal 5 kilometer per jam. Meski demikian, pengendara tetap harus berkonsentrasi penuh selama fitur tersebut digunakan.

Ada pula Fox Alert Smart Turn Assist. Fitur ini memberikan peringatan ketika lampu sein menyala lebih dari lima detik atau arah sein tidak sesuai dengan arah belokan.

Ketika kondisi tersebut terdeteksi, lampu sein akan berkedip lebih cepat disertai bunyi peringatan. Fitur ini menjadi salah satu pembeda Fox 200 karena dirancang untuk membantu pengendara menghindari kesalahan penggunaan lampu sein.

Motor ini juga dilengkapi mode reverse, keyless operation, regenerative brake, hingga aplikasi Polytron EV yang dijanjikan dapat menghubungkan motor dengan smartphone. Namun, saat pengujian dilakukan, aplikasi tersebut masih dalam tahap pengembangan untuk Fox 200.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Dipakai 2 Bulan, Ternyata Ini Kekurangan yang Terasa

Ringkas, tetapi Bagasinya Bisa Muat Helm Full Face

Secara dimensi, Polytron Fox 200 memiliki ukuran 1.800 x 705 x 1.145 milimeter dengan bobot sekitar 91 kilogram. Tinggi jok pengendara berada di kisaran 70 sentimeter.

Motor ini dirancang dengan ukuran kompak sehingga relatif mudah digunakan untuk bermanuver di jalan perkotaan. Bagian pijakan kaki juga cukup luas dan bahkan dapat digunakan untuk membawa galon air.

Menariknya, ruang bagasi mencapai 13 liter dan diklaim mampu menampung satu helm full face. Kapasitas tersebut menjadi salah satu keunggulan untuk motor yang memiliki bodi relatif kecil.

Bagian depan menggunakan roda 12 inci dengan ban 90/90, sedangkan roda belakang berukuran 10 inci dengan ban 100/90. Sistem pengereman menggunakan rem cakram depan dan belakang serta regenerative brake.

Jarak Tempuh Sekitar 70-80 Kilometer

Dalam pengujian penggunaan sehari-hari dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam, konsumsi baterai tercatat sekitar 6-7 persen untuk perjalanan 5 kilometer. Sementara perjalanan 10 kilometer membutuhkan sekitar 13-14 persen baterai.

Dari hasil tersebut, jarak tempuh realistis Fox 200 diperkirakan berada di kisaran 70-80 kilometer. Angka ini cukup dekat dengan klaim resmi hingga 85 kilometer.

Ketika digunakan berboncengan dengan total bobot sekitar 120 kilogram, konsumsi baterai sedikit meningkat. Untuk 5 kilometer, baterai berkurang sekitar 8 persen, sedangkan perjalanan 10 kilometer menghabiskan sekitar 14-15 persen.

Pengisian dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan sekitar lima jam. Konsumsi listrik yang tercatat sekitar 2,08 kWh. Dengan asumsi tarif listrik Rp1.444,7 per kWh, biaya pengisian penuh diperkirakan sekitar Rp3.005.

Cocok untuk Penggunaan Harian

Fox 200 memiliki dua mode berkendara. Mode D atau Normal membatasi kecepatan hingga sekitar 50 kilometer per jam, sedangkan mode Sport mampu mencapai 70 kilometer per jam.

Baca Juga: Chery CSH38 Rp499 Juta, SUV PHEV 7-Seater dengan Range 1.300 Km

Akselerasinya terasa cukup halus pada kecepatan rendah dan menjadi lebih responsif setelah melewati 5 kilometer per jam. Handling yang ringan juga membuat motor relatif mudah digunakan untuk melewati kemacetan dan parkir di area sempit.

Namun, terdapat beberapa catatan. Posisi berkendara terasa kurang ideal bagi pengendara bertubuh tinggi karena pijakan kaki cukup tinggi. Tombol reverse yang berada dekat handle gas juga dinilai kurang praktis ketika harus ditekan sambil memutar gas.

Selain itu, baterai Fox 200 sudah tertanam sehingga tidak dapat dilepas atau ditukar dengan cepat seperti beberapa model Fox lainnya.

Secara keseluruhan, Polytron Fox 200 menyasar pengguna yang membutuhkan motor listrik ringkas dan praktis untuk aktivitas sehari-hari. Target utamanya memang perempuan, tetapi motor ini tetap dapat digunakan siapa saja yang membutuhkan kendaraan berukuran kompak, termasuk untuk sekolah, kuliah, bekerja, belanja, maupun mengantar anak.

Editor : Lucky Naiha Syafira
Sumber : pinterest
sewa baterai Cruise Control Polytron Fox 200 Motor Listrik Murah motor listrik polytron