TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Daihatsu F50 1982 menjadi incaran menarik bagi kolektor mobil klasik karena kondisinya yang masih sangat orisinal. Mobil ini, masih mempertahankan sekitar 95 persen cat bawaan pabrik, dengan angka odometer hanya 35.000 kilometer. Mobil yang disebut tersimpan di gudang selama lebih dari 30 tahun tersebut masih memiliki banyak komponen asli, mulai dari lampu, dasbor, jok, hingga sejumlah stiker dan perlengkapan bawaan.
Dalam ulasan di kanal YouTube Jeep Club Surabaya, Feri memperlihatkan kondisi mobil sekaligus menjelaskan sejumlah detail yang membuat kendaraan lawas ini menarik bagi penggemar otomotif. Menurutnya, mobil tersebut sudah lama tidak digunakan sehingga sebagian besar bagiannya masih bertahan dalam kondisi orisinal.
Salah satu daya tarik Daihatsu F50 1982 adalah cat bawaan yang masih mendominasi bodi. Feri menyebut sekitar 95 persen cat mobil masih orisinal dan belum pernah dipoles. Akibatnya, permukaan cat terlihat kusam dan menipis di sejumlah bagian, tetapi kondisi tersebut justru memperlihatkan jejak pemakaian serta usia kendaraan.
Berbagai detail bodi juga masih dipertahankan. Lampu menggunakan komponen Koito sealed beam, sedangkan gril dan bumper masih memiliki cat asli. Stiker bawaan, emblem Deluxe, serta tulisan Diesel yang menonjol juga masih terlihat.
Baca Juga: Gunung Bromo Terbaru: Harga Tiket, Rute Jeep, hingga 7 Spot Wisata yang Wajib Didatangi
Bagian bodi memperlihatkan titik-titik las atau spot weld yang menurut Feri masih lengkap dan jelas. Kondisi tersebut juga terlihat di talang air bagian atap. Ia turut menunjukkan sejumlah baut, segel kuning, dan komponen kecil lain yang masih berada di tempatnya.
Meski secara keseluruhan dinilai terawat, bukan berarti mobil ini bebas dari kekurangan. Feri menunjukkan adanya sedikit korosi di salah satu bagian bodi. Bagian kolong juga sudah mendapatkan perlindungan antikarat dan disebut masih akan dirapikan kembali.
Angka odometer 35.000 kilometer menjadi salah satu informasi penting dalam penawaran mobil ini. Feri menilai jarak tempuh tersebut kemungkinan sesuai dengan riwayat kendaraan karena mobil sudah lama tersimpan dan jarang digunakan.
Ia juga menyebut pergantian oli terakhir tercatat pada 2023 ketika odometer menunjukkan angka 35.000 kilometer. Namun, angka tersebut merupakan keterangan dari pihak penjual berdasarkan pemeriksaan dan riwayat yang mereka ketahui.
Baca Juga: Modifikasi Jeep JK Rubicon Ini Bukan Cuma Gagah, tapi Nyaman Dipakai Harian
Saat mesin dinyalakan, suara mesin terdengar halus. Feri juga memperlihatkan sejumlah kabel, karet, serta penanda kuning yang masih bertahan. Mobil ini telah dilengkapi power steering dan rem cakram sebagai tambahan.
Di bagian penggerak, kendaraan menggunakan freelock merek Aisin. Pelek masih memakai bawaan mobil, sedangkan ban telah diganti dengan ban baru yang memiliki daya cengkeram lebih baik. Nomor rangka juga diperlihatkan dan disebut masih jelas serta lengkap.
Kondisi kabin menjadi bagian lain yang menarik perhatian. Dasbor masih utuh, plafon disebut masih asli, dan sun visor tetap berwarna putih. Panel instrumen juga berfungsi, sementara beberapa stiker dealer masih menempel.
Jok berbahan kulit terlihat masih padat dan tidak menunjukkan retakan yang berarti. Trim pintu depan maupun belakang juga masih rapi. Feri turut menunjukkan perlengkapan bawaan seperti toolkit, dongkrak, dan gagangnya yang masih tersedia.
Baca Juga: Daihatsu Feroza Jadi Jeep Wrangler Rubicon, Dibangun Manual Selama 7 Bulan
Sistem pendingin udara atau AC disebut belum pernah dipasang. Bagian audio masih menggunakan perangkat bergaya vintage, termasuk speaker lawas. Kondisi ini memperkuat karakter mobil yang relatif belum banyak mengalami perubahan.
Buku manual juga masih tersedia dan disebut sesuai dengan sejumlah detail pada dasbor. Keberadaan dokumen serta perlengkapan tersebut menjadi nilai tambah bagi kolektor yang mencari kendaraan dengan komponen bawaan.
Bagi kolektor, kondisi orisinal Daihatsu F50 1982 dapat menjadi daya tarik tersendiri. Namun, pemeriksaan langsung tetap diperlukan untuk memastikan kondisi mesin, bodi, dokumen, dan komponen kendaraan sebelum transaksi dilakukan.
Editor : Putri Dwi LestariSumber : Diolah dari berbagai sumber