TRENGGALEK NJENGGALEK– Polytron Fox 350 menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian berkat kombinasi harga kompetitif, tenaga besar, dan peningkatan kenyamanan dibandingkan pendahulunya, Polytron Fox R. Motor listrik ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp16,5 juta dalam skema berlangganan baterai, sementara biaya sewanya disebut berada di kisaran Rp200.000 per bulan.
Dalam ulasan sebuah kanal otomotif, Polytron Fox 350 dinilai membawa sejumlah perbaikan berdasarkan masukan pengguna Fox R. Pembaruan tersebut mencakup posisi berkendara, jok, suspensi, hingga sistem pengoperasian. Meski demikian, motor ini masih memiliki beberapa catatan, terutama ketika melintasi jalan berlubang dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga: Suzuki Swift GX Matic 2014, Hatchback Sporty dengan Harga Bekas Lebih Terjangkau
Harga Rp16,5 Juta dengan Sistem Sewa Baterai
Salah satu daya tarik Polytron Fox 350 adalah skema kepemilikan baterainya. Berdasarkan ulasan tersebut, harga motor berada di kisaran Rp16,5 juta dengan biaya berlangganan baterai sekitar Rp200.000 per bulan.
Melalui skema ini, pengguna tidak perlu membeli baterai secara terpisah. Baterai juga disebut mendapatkan garansi selama masa berlangganan, termasuk kemungkinan penggantian apabila mengalami kerusakan atau penurunan performa sesuai ketentuan layanan.
Skema tersebut dapat menarik bagi pengguna yang mengandalkan motor untuk aktivitas harian. Namun, biaya berlangganan tetap perlu dihitung sebagai pengeluaran rutin. Konsumen sebaiknya membandingkan total biaya kepemilikan dalam beberapa tahun, termasuk biaya sewa dan ketentuan layanan baterai.
Jok Lebih Empuk dan Posisi Kaki Lebih Nyaman
Dibandingkan Fox R, perubahan paling terasa terdapat pada ergonomi berkendara. Fox 350 dilengkapi pijakan kaki yang lebih panjang dan lebar sehingga pengendara dapat memilih posisi duduk yang lebih santai.
Joknya juga dibuat lebih lebar dan empuk. Menurut pengulas, perubahan tersebut memberikan kenyamanan lebih baik ketika motor digunakan untuk perjalanan jauh. Posisi pijakan kaki pembonceng turut diperbaiki agar tidak mudah bersinggungan dengan sepatu pengendara.
Meski begitu, bagian tengah bodi dinilai masih agak lebar sehingga posisi kaki pengendara sedikit melebar ke samping. Pijakan kaki yang lebih besar juga berpotensi membuat celana terkena kotoran ketika pengendara menurunkan kaki setelah melewati jalan basah.
Dari sisi desain, Fox 350 mempertahankan sejumlah elemen yang menyerupai Fox R, tetapi menggunakan bodi lebih berisi. Warna catnya menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian karena menghasilkan tampilan ungu dengan pantulan kehijauan atau kebiruan.
Motor 6.000 Watt dengan Kecepatan Maksimal 95 Km/Jam
Polytron Fox 350 dibekali baterai berkapasitas 3,7 kWh. Motor listriknya memiliki daya nominal 3.000 watt dengan daya puncak yang disebut mencapai 6.000 watt.
Dalam pengujian pengulas, kecepatan maksimal motor mencapai sekitar 95 km/jam. Sementara itu, jarak tempuh yang ditampilkan pada panel instrumen dapat mencapai 130 kilometer. Angka tersebut merupakan estimasi dan bukan jaminan jarak tempuh dalam seluruh kondisi berkendara.
Motor menyediakan mode D dan S. Mode D menawarkan penyaluran tenaga yang lebih halus, sehingga cocok digunakan ketika berkendara santai. Sebaliknya, mode S memberikan respons akselerasi lebih agresif, terutama ketika kecepatan meningkat dari 20 km/jam menuju 70 km/jam.
Fitur lain yang tersedia meliputi cruise control, hazard, tombol mundur, serta sistem bantuan ketika berhenti di tanjakan yang disebut pengulas sebagai hill start assist. Motor juga otomatis berhenti ketika standar samping diturunkan.
Bagasi Luas, USB Type-C, dan Aplikasi Digital
Untuk kebutuhan sehari-hari, Fox 350 menawarkan bagasi berukuran besar yang menurut pengulas dapat menampung helm. Area penyimpanan depan juga tersedia, termasuk kompartemen dengan port USB Type-C untuk mengisi daya ponsel.
Sistem pengoperasiannya menggunakan tombol dan kunci pintar, sehingga pengguna tidak perlu memasukkan anak kunci secara konvensional. Panel instrumennya masih menyerupai milik Fox R.
Polytron turut menyediakan aplikasi yang dapat digunakan untuk memeriksa lokasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), posisi motor, persentase baterai, dan riwayat perjalanan.
Suspensi Lebih Nyaman, tetapi Masih Punya Catatan
Pengulas menilai suspensi depan dan belakang Fox 350 terasa lebih empuk dibandingkan Fox R. Handling juga dianggap ringan, stabilitas cukup baik, serta pengereman terasa lebih nyaman ketika motor digunakan di jalan normal.
Namun, suspensi masih terasa menghentak ketika melewati lubang dengan kecepatan relatif tinggi. Pengulas menyebut gejala tersebut terasa pada tangan dan bagian tubuh yang bersentuhan dengan jok. Penggunaan standar tengah juga dinilai membutuhkan tenaga lebih besar.
Secara keseluruhan, Polytron Fox 350 dinilai sebagai peningkatan yang berarti dibandingkan Fox R, terutama pada kenyamanan duduk, pijakan kaki, dan respons pengereman. Meski demikian, calon pembeli tetap perlu memeriksa spesifikasi resmi, ketentuan sewa baterai, serta biaya berlangganan sebelum memutuskan membeli motor listrik ini.
Baca Juga: Real! Dijual Honda Mobilio RS 2015 Rp140 Jutaan, Pajak Hidup dan KM 154 Ribu!
Sumber : pinterest