TrenggalekNjenggalek- BYD Atto 1 menjadi mobil terlaris di Indonesia pada September 2026 berdasarkan data distribusi kendaraan dari pabrik ke dealer atau wholesales. Mobil listrik tersebut mencatatkan penjualan sebanyak 4.840 unit, mengungguli sejumlah model populer dari merek Jepang.
Berdasarkan data penjualan otomotif September 2026, posisi berikutnya ditempati Daihatsu Gran Max pikap dengan 4.145 unit dan Toyota Kijang Innova, yang mencakup varian Reborn serta Zenix, sebanyak 4.143 unit. Sementara itu, Toyota Avanza mencatatkan distribusi 3.872 unit.
Hasil tersebut menunjukkan persaingan pasar otomotif Indonesia semakin beragam. Selain mobil bermesin konvensional, kendaraan listrik juga mulai menempati posisi penting dalam daftar model dengan distribusi tertinggi.
BYD Atto 1 Menempati Posisi Teratas
BYD Atto 1 memimpin daftar mobil terlaris September 2026 dengan distribusi sebanyak 4.840 unit. Pencapaian tersebut menempatkan mobil listrik ini di atas sejumlah model yang selama ini dikenal luas di pasar otomotif Indonesia.
Di posisi kelima, Jaecoo J5 mencatatkan distribusi sebanyak 3.276 unit. Kehadiran dua model tersebut di antara mobil-mobil populer memperlihatkan persaingan yang semakin beragam, baik dari segmen kendaraan listrik maupun kendaraan konvensional.
Toyota Calya berada di posisi keenam dengan 2.966 unit, disusul Suzuki Carry pikap sebanyak 2.790 unit. Daihatsu Gran Max blind van dan minibus menempati posisi kedelapan dengan 2.626 unit.
Toyota Veloz Hybrid juga masuk dalam daftar dengan distribusi sebanyak 2.552 unit. Sementara itu, Daihatsu Sigra mencatatkan 2.523 unit dan Honda Brio sebanyak 2.097 unit.
Baca Juga: Megawati Hangestri Sumbang 20 Poin, Aksi Blok dan Smash Megatron Bawa Red Sparks Taklukkan Pink Spid
Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026
Berikut daftar 20 model mobil dengan distribusi wholesales tertinggi di Indonesia pada September 2026:
- BYD Atto 1: 4.840 unit
- Daihatsu Gran Max pikap: 4.145 unit
- Toyota Kijang Innova Reborn dan Zenix: 4.143 unit
- Toyota Avanza: 3.872 unit
- Jaecoo J5: 3.276 unit
- Toyota Calya: 2.966 unit
- Suzuki Carry pikap: 2.790 unit
- Daihatsu Gran Max blind van dan minibus: 2.626 unit
- Toyota Veloz Hybrid: 2.552 unit
- Daihatsu Sigra: 2.523 unit
- Honda Brio: 2.097 unit
- Toyota Rush: 2.083 unit
- Geely EX2: 1.890 unit
- Daihatsu Terios: 1.884 unit
- Toyota Hilux: 1.786 unit
- Toyota Agya: 1.411 unit
- Mitsubishi Xpander, termasuk Xpander Cross: 1.343 unit
- Mitsubishi L300 pikap: 1.117 unit
- Suzuki Fronx: 1.010 unit
- Mitsubishi Destinator: 889 unit
Daftar tersebut mencakup berbagai kategori kendaraan, mulai dari mobil listrik, mobil keluarga, kendaraan niaga, hingga SUV. Dengan demikian, angka penjualan tidak hanya mencerminkan minat konsumen terhadap kendaraan penumpang, tetapi juga kebutuhan kendaraan untuk menunjang aktivitas usaha.
Distribusi Mobil Nasional Mengalami Penurunan
Secara keseluruhan, distribusi mobil dari pabrik ke dealer di Indonesia pada September 2026 mencapai 79.540 unit. Angka tersebut turun sekitar 2,7 persen dibandingkan Agustus 2026.
Sementara itu, penjualan dari dealer kepada konsumen atau retail sales tercatat sebanyak 81.243 unit, turun sekitar 2,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Perlu diketahui, data wholesales dan retail sales mengukur tahapan penjualan yang berbeda. Wholesales menunjukkan distribusi kendaraan dari produsen kepada dealer, sedangkan retail sales menggambarkan penjualan dealer kepada konsumen.
Meskipun distribusi mobil nasional mengalami penurunan secara bulanan, persaingan antarprodusen tetap berlangsung ketat. BYD Atto 1 memimpin daftar model terlaris, sementara sejumlah mobil keluarga dan kendaraan niaga masih mencatatkan distribusi dalam jumlah besar.
Perkembangan penjualan pada bulan-bulan berikutnya akan menjadi salah satu indikator untuk melihat perubahan permintaan konsumen serta persaingan antara mobil listrik dan kendaraan bermesin konvensional di Indonesia.
Baca Juga: Megawati Hangestri Sumbang 20 Poin, Aksi Blok dan Smash Megatron Bawa Red Sparks Taklukkan Pink Spid
Editor : Rahma Wulandari