TRENGGALEKNJENGGALEK – Nissan X-Trail T32 menjadi salah satu SUV bekas yang menawarkan kabin nyaman, mesin bensin 2.0L dan 2.5L, serta fitur pendukung berkendara yang cukup lengkap pada masanya. Namun, sebelum membeli unit bekas, calon pemilik perlu memperhatikan sejumlah komponen yang dapat membutuhkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Beberapa keluhan yang pernah dilaporkan pemilik dan bengkel spesialis berkaitan dengan sistem electric power steering (EPS), komponen kaki-kaki, serta transmisi otomatis CVT. Keluhan tersebut tidak berarti semua unit mengalami masalah serupa, sebab kondisi kendaraan sangat dipengaruhi usia, jarak tempuh, dan riwayat perawatan.
1. Motor Electric Power Steering
Salah satu komponen yang perlu diperhatikan adalah motor electric power steering. Pada sebagian unit X-Trail T32, terdapat laporan mengenai setir yang terasa tersendat atau tidak bergerak sehalus biasanya.
Jika gejala tersebut muncul, pemeriksaan perlu dilakukan untuk mengetahui sumber masalahnya. Kondisi itu tidak selalu berarti motor EPS rusak karena komponen lain pada sistem kemudi juga dapat memengaruhi rasa setir.
Calon pembeli sebaiknya mencoba kendaraan dengan kecepatan rendah dan saat bermanuver, lalu meminta teknisi memeriksa sistem kemudi jika ditemukan gejala yang tidak normal.
2. Komponen Kaki-Kaki dan Bushing
Kaki-kaki menjadi bagian lain yang perlu diperiksa pada X-Trail T32 bekas. Bushing, sambungan suspensi, dan komponen penyangga dapat mengalami keausan seiring bertambahnya usia serta penggunaan kendaraan.
Gejala yang perlu diperhatikan antara lain bunyi ketika melewati jalan tidak rata, getaran yang tidak biasa, atau arah kendaraan yang terasa kurang stabil. Namun, bunyi pada kaki-kaki dapat berasal dari beberapa komponen berbeda sehingga perlu pemeriksaan langsung.
Kondisi jalan yang sering dilalui dan kualitas perawatan sebelumnya turut memengaruhi usia pakai komponen tersebut.
3. Transmisi Otomatis Xtronic CVT
Sebagian besar varian otomatis Nissan X-Trail T32 menggunakan transmisi Xtronic CVT. Transmisi ini dirancang untuk memberikan akselerasi yang halus, tetapi kondisi unit bekas tetap perlu diperiksa secara menyeluruh.
Saat uji jalan, perhatikan apakah akselerasi berlangsung normal dan apakah muncul getaran, suara tidak biasa, atau keterlambatan respons. Gejala tersebut tidak otomatis memastikan kerusakan CVT, tetapi patut diperiksa oleh teknisi yang memahami transmisi Nissan.
Riwayat perawatan dan penggantian cairan transmisi sesuai rekomendasi pabrikan juga penting. Jika riwayatnya tidak jelas, mintalah pemeriksaan sebelum menyepakati pembelian.
4. Sistem AC dan Kenyamanan Kabin
Sistem pendingin kabin juga layak diperiksa, terutama pada kendaraan yang sudah berusia beberapa tahun. Pastikan AC mampu mendinginkan kabin secara konsisten dan seluruh pengaturannya berfungsi.
Periksa pula fungsi power back door, kamera parkir, sensor, tombol start-stop, dan perangkat elektronik lain yang tersedia pada varian tersebut. Kerusakan fitur kenyamanan bisa menambah pengeluaran setelah mobil dibeli.
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan ketika mesin dan AC sudah beroperasi selama beberapa waktu, bukan hanya dengan menyalakan kendaraan sebentar.
5. Mesin 2.0L dan 2.5L Perlu Pemeriksaan Berbeda
Nissan X-Trail T32 hadir dengan mesin MR20DD 2.0L dan QR25DE 2.5L. Varian 2.0L menghasilkan tenaga sekitar 144 PS, sedangkan mesin 2.5L menghasilkan sekitar 171 PS.
Keduanya memiliki karakter berbeda, tetapi kondisi aktual mesin lebih penting daripada sekadar kapasitasnya. Periksa riwayat servis, kebocoran oli atau cairan pendingin, suara mesin, serta indikator peringatan pada panel instrumen.
Untuk unit dengan riwayat perawatan yang tidak lengkap, pemeriksaan menyeluruh oleh teknisi independen dapat membantu mengidentifikasi potensi masalah sebelum transaksi.
6. Apakah Nissan X-Trail T32 Masih Layak Dibeli?
X-Trail T32 masih menawarkan beberapa daya tarik, seperti kenyamanan berkendara, kabin luas, dan fitur yang cukup beragam. Pada varian tertentu, tersedia pula kamera 360 derajat dan pintu bagasi elektrik.
Namun, calon pembeli perlu memperhitungkan biaya perawatan, ketersediaan suku cadang, serta kondisi setiap komponen. Harga penawaran yang lebih rendah belum tentu menjadi pilihan ekonomis apabila kendaraan membutuhkan perbaikan besar.
Baca Juga: Lexus RX 200T Bekas Rp530 Juta, Mesin Turbo 238 HP dan Kabin Nyaman untuk Road Trip
Kesimpulan
Nissan X-Trail T32 bekas memiliki sejumlah komponen yang perlu mendapat perhatian, terutama sistem kemudi EPS, kaki-kaki, transmisi CVT, dan sistem AC. Keluhan yang pernah dilaporkan bukan berarti seluruh unit memiliki masalah tersebut.
Langkah yang dapat membantu adalah memeriksa riwayat servis, melakukan uji jalan, dan membawa kendaraan ke teknisi yang kompeten sebelum membeli. Dengan begitu, keputusan dapat didasarkan pada kondisi kendaraan yang sebenarnya, bukan hanya tahun produksi atau harga yang ditawarkan.
Editor : Rahma Wulandari