Indonesia Yordania Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertanian, Prabowo : Kami Ingin Belajar dari Yordania
Zaki Jazai• Selasa, 15 April 2025 | 23:35 WIB
Pertamuan kerjasama bilateral antara Presiden Prabowo dengan Raja Abdullah II di Amman Yordania
Trenggaleknjenggelek – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Abdullah II bin Al-Hussein menyepakati penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Yordania, khususnya di sektor pertanian. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan hangat yang berlangsung di Istana Al Husseiniya, Amman, Senin (14/4/2025).
Presiden Prabowo secara terbuka menyampaikan ketertarikannya terhadap kemajuan sektor pertanian Yordania yang dianggap berhasil membangun sistem modern meski berada di kawasan yang minim sumber daya alam.
“Yordania memiliki teknologi maju di bidang pertanian, dan kami ingin belajar tentang hal tersebut,” ujar Presiden Prabowo.
Dirinya menambahkan bahwa kunjungan resmi ini bukan hanya seremonial, tetapi juga membawa tujuan konkret.
“Saya membawa Menteri Pertanian saya dalam kunjungan ini, dan saya berharap akan ada tindak lanjut nyata dari semua isu yang kita bahas,” tegasnya.
Presiden Prabowo menyambut baik apresiasi tersebut dan menegaskan hubungan strategis yang selama ini terjalin antara kedua negara.
“Yordania telah lama menjadi sahabat baik bagi Indonesia, dan kami selalu merasa memiliki solidaritas dengan Anda. Kita merupakan negara yang berada pada garis terdepan dalam membela kepentingan rakyat Palestina,” ucap Presiden.
Selain isu pertanian, kedua pemimpin juga menegaskan pentingnya solidaritas global dalam mendukung rakyat Palestina dan mendorong terciptanya solusi damai.
“Indonesia sangat mendukung hak rakyat Palestina untuk merdeka dan memiliki negara sendiri,” kata Presiden Prabowo menegaskan posisi Indonesia.
Kerja sama di bidang pertanian ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan hubungan bilateral yang lebih luas. Dari riset, pelatihan, hingga transfer teknologi, kedua negara membuka peluang kemitraan yang saling menguntungkan.
“Kami ingin belajar dari pengalaman Yordania, terutama dalam pengelolaan pertanian di tengah keterbatasan air dan lahan. Kami percaya, kerjasama ini akan berdampak besar bagi ketahanan pangan Indonesia,” pungkas Prabowo.
Menanggapi hal tersebut, Raja Abdullah II menyatakan keterbukaannya untuk mempererat kerja sama dan berbagi pengalaman.
“Kami merasa terhormat menerima kunjungan resmi pertama Anda sebagai Presiden Indonesia. Anda dan saya memiliki persahabatan yang telah terjalin selama berpuluh-puluh tahun sejak kita masih menjadi prajurit muda, dan itu adalah sesuatu yang tidak pernah saya lupakan,” sambungnya.
Dalam pertemuan tersebut, Raja Abdullah II juga menyinggung peran penting Indonesia dalam percaturan global.
“Saya benar-benar meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Anda, Indonesia akan memainkan peran penting bagi kita semua dalam mengatasi banyak persoalan,” katanya.
Pertemuan ini menjadi tonggak baru dalam sejarah hubungan Indonesia dan Yordania, sekaligus menegaskan komitmen kedua negara untuk melangkah maju bersama di tengah tantangan global yang kian kompleks.(jaz)