Gotong Royong Jadi Kunci Hadapi Tantangan Jawa Timur Pasca Perayaan HUT KR ke-80
Zaki Jazai• Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:58 WIB
Calon Paskibraka Nasional 2025 dari 38 provinsi berlatih bersama sebagai persiapan mengibarkan bendera merah putih pada upacara HUT ke-80 RI di Istana Merdeka.
Trenggaleknjenggelek – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyerukan pentingnya gotong royong sebagai modal sosial bangsa dalam menghadapi tantangan pembangunan. Ia menekankan, peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan hanya bisa diisi melalui kerja bersama.
“HUT RI ke-80 ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja bersama. Gotong royong adalah modal sosial bangsa kita, dan Jawa Timur harus menjadi contoh bagaimana kolaborasi bisa menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” ujar Deni Wicaksono di Surabaya, Senin (18/8/2025).
Deni yang juga anggota DPRD dari Dapil Magetan, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek itu menegaskan, semangat gotong royong harus diwujudkan dalam program nyata yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, pembangunan ekonomi Jawa Timur tidak cukup hanya berhenti pada angka pertumbuhan, melainkan harus menyentuh persoalan mendasar seperti pengangguran.
“Pertumbuhan ekonomi kita patut disyukuri, tetapi masih ada tantangan serius yakni pengangguran. Pemerintah provinsi bersama seluruh pemangku kepentingan harus memastikan program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh rakyat, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Jatim itu menambahkan, pihaknya siap mendukung penuh program pemerintah daerah melalui dukungan regulasi maupun anggaran. Ia menilai kolaborasi lintas sektor mutlak diperlukan agar pembangunan berjalan merata di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama, dalam bentuk program dan dukungan anggaran. Momentum kemerdekaan ini harus menjadi energi bersama dalam mewujudkan Jawa Timur yang maju dan rakyatnya sejahtera,” imbuh Deni.