TULUNGAGUNG – Menerima alokasi anggaran melalui PAK di tahun ini, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tulungagung bersiap melakukan pembenahan di GOR Lembupeteng. Proyek ini ditarget rampung pada Desember mendatang.
Total dana Rp 400 juta telah disiapkan untuk perbaikan di beberapa titik yang mengalami kerusakan di GOR Lembupeteng Tulungagung ini, khususnya di area luar dan atap.
Kepala Dispora Kabupaten Tulungagung, Ahmad Mugiyono menjelaskan, dana tersebut dialokasikan untuk membenahi area GOR yang sebelumnya rusak.
Dia mengaku bahwa perbaikan kali ini masih berskala kecil, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki.
"Untuk update pembenahan GOR Lembupeteng tahun ini (melalui) PAK, kita mendapatkan alokasi anggaran Rp 400 juta untuk membenahi area GOR yang kemarin kena angin, area yang di luar, sama yang di depan itu, sama di atapnya yang mengalami kebocoran," ungkap laki-laki yang karib disapa Mamad ini, Minggu (12/10/2025).
Meski demikian, dia menerangkan pihak dinas sudah merampungkan perencanaan mendetail atau detail engineering design (DED) untuk perbaikan tersebut.
Fokus utama perbaikan mencakup bagian yang runtuh di area luar dan penutup samping, serta perbaikan atap yang mengalami kebocoran.
"Kemarin kita sudah melakukan perencanaan terkait DED tersebut. Kita lakukan pembetulan kemarin yang runtuh itu di area luar sama atap-atap yang mengalami kebocoran, (termasuk) penutup samping itu," jelasnya.
Disinggung ihwal teknis perbaikan, Mamad menyatakan bahwa bagian yang rusak akan diganti atau ditutup kembali.
Dia menekankan pentingnya perbaikan atap tersebut karena kerusakan yang ada dinilai membahayakan, terutama jika angin kencang kembali terjadi.
“Dan teknisnya nanti kita ganti atau kita tutup lagi. Karena itu juga membahayakan, kalau ada angin lagi kan potensi untuk terbang-terbang atapnya itu sangat tinggi,” katanya.
Proses penunjukan rekanan bakal digelar begitu dinas merampungkan DED.
Mamad menegaskan proyek pembenahan skala kecil ini ditarget rampung di akhir tahun ini. "Target Desember sudah selesai," tegasnya.
Dia mengungkapkan bahwa kondisi GOR saat ini memang membutuhkan pembenahan yang lebih masif.
Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama untuk melakukan perbaikan berskala besar dalam waktu dekat. “Mungkin ya karena keterbatasan anggaran,” ucapnya. (dit/c1/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah