TRENGGALEK NJENGGELEK- Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian agenda pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Pada kesempatan yang sama, Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo juga dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana. Penganugerahan tersebut berlangsung bersamaan dengan pergantian pimpinan Polri.
Pemberian tanda kehormatan kepada Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 85/TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera.
Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna
Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo menyematkan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan itu diberikan sebagai tanda kehormatan atas jasa dan pengabdian di bidang kepolisian serta kontribusi yang dinilai bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, Dedi Prasetyo menerima Bintang Mahaputera Adipradana. Keduanya mendapatkan penghargaan dalam rangkaian agenda kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara.
Penganugerahan dilakukan sebelum rangkaian pelantikan dan pergantian sejumlah pejabat pemerintahan serta pimpinan lembaga negara.
Baca Juga: Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Ungkap Pengakuan Mengejutkan soal Penunjukan
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri
Setelah penganugerahan tanda kehormatan, agenda berlanjut dengan pelantikan kepala dan wakil kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Sementara itu, Komjen Pol Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri. Pelantikan keduanya berlangsung di Istana Negara pada hari yang sama.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari perubahan susunan pimpinan Polri dalam rangkaian reshuffle pemerintahan. Sebelumnya, Listyo Sigit menjabat sebagai Kapolri sejak Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026. Setelah pergantian tersebut, Listyo Sigit dipercaya menempati posisi baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Dedi Prasetyo Juga Beralih Jabatan
Dedi Prasetyo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolri juga mendapatkan penugasan baru. Dalam rangkaian pelantikan pada 1 Oktober 2026, Dedi dipercaya menjadi Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Dengan demikian, penganugerahan Bintang Mahaputera kepada Dedi berlangsung bersamaan dengan perubahan jabatan yang diembannya di pemerintahan.
Sementara posisi Kapolri dan Wakapolri kini ditempati Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat. Pergantian tersebut melengkapi rangkaian perubahan di tubuh Polri dalam reshuffle Kabinet Merah Putih.
Prosesi Berlangsung di Istana Negara
Dalam video prosesi pelantikan, para pejabat mengucapkan sumpah dan janji jabatan di hadapan Presiden Prabowo. Mereka menyatakan kesetiaan kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta komitmen menjalankan peraturan perundang-undangan.
Para pejabat juga menyatakan kesanggupan menjunjung tinggi etika jabatan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Rangkaian agenda tersebut menjadi bagian dari reshuffle Kabinet Merah Putih yang berlangsung pada 1 Oktober 2026. Secara keseluruhan, sebanyak 18 pejabat negara dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis, termasuk menteri, wakil menteri, kepala lembaga, pimpinan Ombudsman, serta Kapolri dan Wakapolri.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet Prabowo: 18 Pejabat Dilantik, Ada Nama Baru di Posisi Strategis
Editor : Cholifatun NisakSumber : pinterest