Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kenapa Hari Jumat Disebut Rajanya Hari? Ini Penjelasannya

Mahsun Nidhom • Jumat, 18 April 2025 | 18:00 WIB
Bukan sekadar akhir pekan, hari Jumat adalah hari paling mulia yang penuh berkah.
Bukan sekadar akhir pekan, hari Jumat adalah hari paling mulia yang penuh berkah.

Trenggaleknjenggelek - Hari Jumat dikenal sebagai Sayyidul Ayyam, yang berarti penghulu segala hari atau rajanya hari.

Sebutan ini bukan tanpa alasan, dalam Islam, Jumat punya kedudukan istimewa yang tidak dimiliki hari-hari lainnya.

Sebutan Sayyidul Ayyam berasal dari hadits Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa “Sebaik-baik hari yang terbit matahari padanya adalah hari Jumat…” (HR. Muslim)

Hari ini dianggap istimewa karena banyak peristiwa besar dalam sejarah manusia yang terjadi pada Jumat, termasuk diciptakannya Nabi Adam, dimasukkannya ke surga, dan diturunkannya ke bumi.

Keutamaan Hari Jumat

Berikut beberapa alasan mengapa Jumat begitu diagungkan:

Mengapa Harus Dimuliakan?

Hari Jumat menjadi momen spesial untuk kembali mengingat Allah, memperbaiki diri, dan memperbanyak amal.

Dalam masyarakat Muslim, hari ini juga identik dengan silaturahmi, sedekah, dan kajian keagamaan.

Jadi, bukan sekadar akhir pekan, Jumat adalah waktu untuk perenungan spiritual dan penguatan iman.

Maka wajar jika ia dijuluki Sayyidul Ayyam, hari yang memimpin hari-hari lainnya dalam kemuliaan dan keberkahan. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#Al Kahfi #Jumat #rajanya hari