Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sekolah Rakyat Trenggalek Siap Berdiri di Dilem Wilis, Program Memasuki Tahap Kedua

Akhmad Nur Khoiri • Rabu, 23 April 2025 | 15:30 WIB
Sekolah rakyat di Trenggalek telah memasuki tahap kedua.
Sekolah rakyat di Trenggalek telah memasuki tahap kedua.

Trenggaleknjenggelek - Pemerintah Kabupaten Trenggalek tengah mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dibangun di kawasan Dilem Wilis, Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan.

Sekolah ini dirancang khusus untuk memberikan layanan pendidikan berkualitas secara gratis kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya dari kelompok desil 1 dan desil 2.

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Edy Soepriyanto, mengungkapkan bahwa program ini saat ini telah memasuki tahap kedua.

Setelah melalui proses verifikasi oleh sejumlah pihak, termasuk Kementerian Sosial melalui Sentra Kartini Temanggung dan Balai Besar Permukiman Wilayah Jawa Timur, kini dokumen kelengkapan telah diajukan untuk klarifikasi lanjutan di Jakarta.

"Tanah hak pakai milik pemda akan difungsikan untuk Sekolah Rakyat. Lokasinya di Dilem Wilis, Bendungan. Ini sejalan dengan upaya membuka isolasi wilayah Bendungan sekaligus mengoptimalkan potensinya," terang Edy dalam keterangannya.

Pembangunan fisik sekolah tersebut direncanakan akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan target dimulainya rekrutmen siswa tahun ini.

Sementara proses belajar-mengajar dijadwalkan dimulai pada tahun ajaran 2026.

Sekolah Rakyat ini akan melayani jenjang pendidikan SMP dan SMA.

Untuk tahap awal, direncanakan pembukaan tiga rombongan belajar (rombel) untuk tingkat SMP dan empat rombel untuk tingkat SMA. Masing-masing rombel akan diisi maksimal 25 siswa.

"Ini sekolah unggulan yang tidak dipungut biaya. Beda dengan Sekolah Taruna Nusantara yang berbayar, meski sama-sama mengutamakan kualitas dan prestasi siswa," tambah Edy.

Lebih lanjut, proses perekrutan tenaga pengajar juga segera dilakukan.

Guru-guru akan dipilih dari luar sistem ASN yang sudah ada, guna memberikan kesempatan bagi pendidik baru untuk bergabung.

"Namun, untuk posisi kepala sekolah baik SMP maupun SMA, akan diprioritaskan dari potensi lokal di Trenggalek dengan status PNS aktif," jelasnya.

Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Edy juga menyampaikan bahwa di kawasan Dilem Wilis akan dibangun fasilitas pendidikan lainnya milik UIN Sunan Ampel Surabaya.

Pemerintah daerah menilai infrastruktur yang tersedia di wilayah tersebut sudah cukup mendukung pengembangan kawasan pendidikan.

"Insyaallah tempatnya sangat mendukung dan mengasyikkan. Mudah-mudahan bisa segera terwujud dan memberi manfaat besar bagi masyarakat Trenggalek," pungkas Edy. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#Sekolah Rakyat #siswa #trenggalek