Trenggaleknjenggelek- Pada masa Kadiri, arca Durga, khususnya Arca Durga Mahisasuramardini, menampilkan sejumlah ciri khas yang kuat dan bermakna simbolis. Salah satu karakteristik utamanya adalah penggambaran sosok Durga dengan banyak tangan, biasanya delapan, yang melambangkan kekuatan serta kemampuan luar biasanya dalam memerangi kejahatan.
Baca Juga: Mengenal Ciri Khas Arca Durga, Simbol Keperkasaan Dewi Perang
Tangan-tangan Durga tidak hanya membawa berbagai senjata, tetapi juga menampilkan aksi dinamis, seperti menjambak rambut Asura atau menarik ekor kerbau yang diinjaknya. Aksi-aksi ini menggambarkan kemenangan Durga atas kekuatan jahat.
Baca Juga: Tak Perlu Restorasi, Ketua Pesat Desak Arca Durga Segera Dikembalikan ke Trenggalek
Dalam penggambaran arca, Durga sering berdiri di atas seekor lembu (Nandi), kendaraan suci dewa Siwa, mempertegas keterkaitannya dengan aspek pelindung dan kekuatan ilahi. Arca tersebut biasanya disangga oleh sebuah stela berbentuk persegi, yang berfungsi sebagai latar belakang serta alas simbolis untuk memperkokoh kehadirannya.
Baca Juga: Bawa Arca Durga ke Bogor, Eks Kapolres Trenggalek Jelaskan Restorasi Terkendala Bahan Serupa
Secara keseluruhan, arca Durga dari masa Kadiri menonjolkan citra dewi yang berdaya, penuh semangat, dan teguh dalam menghadapi kekuatan adharma (kejahatan), melalui simbolisasi visual yang kaya dan kuat.(jaz)
Editor : Zaki Jazai