Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Disdikpora Trenggalek Masih Tunggu Laporan Korwil Terkait SD Terdampak Banjir

Zaki Jazai • Selasa, 20 Mei 2025 | 19:10 WIB
Suasana ujian sekolah di SDN 1 Kelutan yang tetap dilaksanakan kendati terdampak banjir
Suasana ujian sekolah di SDN 1 Kelutan yang tetap dilaksanakan kendati terdampak banjir

Trenggaleknjenggelek – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Trenggalek belum mendapatkan kabar tentang berapa jumlah SD di wilayahnya yang terdampak banjir. Pasalnya, masih menunggu laporan resmi dari para Koordinator Wilayah (Korwil) terkait hal tersebut dan mengganggu pelaksanaan ujian sekolah sekolah bagi siswa kelas VI.

Kasi Manajemen dan Kurikulum SD Disdikpora Trenggalek, Eksatya Amil Dyah Lestari mengatakan, pihaknya telah memberikan arahan agar SD yang masih memungkinkan tetap melaksanakan ujian sesuai jadwal.

"Ujian sekolah tetap bisa dilaksanakan. Kalau ada kondisi darurat seperti banjir, bisa dijadwalkan ujian susulan yang akan dimulai hari Senin, tanggal 26 Mei 2025," ujarnya, Senin (20/5/2025).

Wanita yang akrab disapa Tari ini menjelaskan, hingga saat ini belum ada laporan pasti jumlah sekolah yang terdampak langsung oleh banjir. Disdikpora akan segera berkoordinasi dengan Korwil di masing-masing kecamatan untuk mendapatkan data akurat.

"Kami masih menunggu laporan lengkap dari Korwil. Itu penting agar bisa diketahui berapa sekolah yang betul-betul terdampak dan perlu penyesuaian jadwal," tambahnya.

Di wilayah Kecamatan Trenggalek, selain SDN 1 Kelutan, SDN 2 Tamanan juga dilaporkan mengalami dampak banjir. Meski demikian, kedua sekolah tersebut tetap melaksanakan ujian untuk siswa kelas VI.

Ujian sekolah bagi siswa kelas VI SD sendiri dijadwalkan meliputi dua mata pelajaran yang dilaksanakan dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Disdikpora menegaskan bahwa prinsip fleksibilitas tetap dipegang agar siswa tetap bisa mengikuti ujian secara optimal meski dalam situasi darurat. 

"Di SDN 2 Tamanan ujian sempat mundur sekitar satu jam karena persiapan pelaksanaannya. Tapi itu tidak masalah, karena waktu pelaksanaan ujian bisa menyesuaikan dan selesai satu jam lebih lambat," jelas Tari.(jaz) 

 

 

 

 

 

Ramadhan Sananta
Ramadhan Sananta
Editor : Zaki Jazai
#terdampak banjir #sd #disdikpora trenggalek #ujian sekolah #ujian susulan