Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Kenapa Gaya Parenting Zaman Now Harus Lebih Demokratis? Ini Penjelasannya!

Amalia Rizky Indah Permadani • Kamis, 22 Mei 2025 | 00:30 WIB

 
Gaya pengasuhan demokratis memberi ruang bagi anak untuk berbicara dan membuat keputusan bersama!
Gaya pengasuhan demokratis memberi ruang bagi anak untuk berbicara dan membuat keputusan bersama!

Trenggaleknjenggelek - Zaman sekarang, nggak ada lagi yang namanya “Anak harus nurut aja sama orang tua tanpa boleh ngomong”.

Gaya pengasuhan yang terlalu otoriter udah nggak relevan banget buat anak-anak zaman sekarang, apalagi generasi Gen Z.

Mereka bukan cuma butuh arahan, tapi juga butuh untuk didengarkan dan dihargai pendapatnya.

Menurut psikologi, gaya pengasuhan yang demokratis justru lebih efektif dalam mendidik anak.

Apa sih yang dimaksud dengan pengasuhan demokratis?

Baca Juga: Disdikpora Trenggalek Masih Tunggu Laporan Korwil Terkait SD Terdampak Banjir

Gaya pengasuhan ini lebih mengutamakan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak.

Orang tua nggak cuma ngasih aturan dan perintah, tapi juga memberikan kesempatan kepada anak untuk berpendapat, menyampaikan perasaan, dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.

Di era yang serba cepat dan terbuka ini, anak-anak Gen Z lebih suka diberi ruang untuk berpikir dan menentukan pilihan mereka sendiri, tentunya dengan bimbingan orang tua.

Pendekatan ini nggak hanya bikin anak merasa dihargai, tapi juga mengajarkan mereka untuk berpikir kritis, bertanggung jawab atas pilihan mereka, dan mengelola perasaan mereka dengan lebih baik.

Baca Juga: SDN 1 Kelutan Trenggalek Tetap Gelar Ujian Bagi Sisa Kelas VI Meski Diterjang Banjir

Orang tua yang menggunakan pendekatan demokratis juga cenderung lebih mampu membantu anak-anak mereka mengatasi konflik dan perasaan negatif seperti frustrasi atau marah.

Ini karena anak merasa lebih diperhatikan dan dihargai, yang pada gilirannya membantu mereka mengembangkan kecerdasan emosional yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi, untuk orang tua yang ingin tetap dekat dengan anak-anak Gen Z, coba deh gunakan gaya pengasuhan demokratis!

Baca Juga: LSM dan Wartawan Beda Fungsi, Tak Bisa Dicampuradukkan

Bukan berarti anak boleh bebas tanpa aturan, tetapi memberikan mereka suara dalam kehidupan sehari-hari akan membantu mereka merasa lebih diberdayakan dan lebih siap menghadapi dunia yang terus berubah. (mal)

Editor : Amalia Rizky Indah Permadani
#parenting