Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Nenek Suryati, Pedagang di Cibodas yang Fasih Berbahasa Arab: Inspirasi di Usia 80 Tahun

Mahsun Nidhom • Kamis, 5 Juni 2025 | 14:00 WIB
Nenek Suryati yang fasih bahasa Arab meski usia 80 tahun.
Nenek Suryati yang fasih bahasa Arab meski usia 80 tahun.

Trenggaleknjenggelek - Di tengah sejuknya udara pegunungan Kebun Raya Cibodas, Cianjur, tersimpan satu cerita luar biasa yang menyentuh hati banyak orang.

Seorang pedagang kecil bernama Nenek Suryati, mendadak viral setelah videonya beredar luas di media sosial yang dibagikan akun Instagram @musawarahpeduli.

Bukan karena produk dagangannya, melainkan karena kemampuannya berbicara fasih dalam bahasa Arab, sesuatu yang jarang dimiliki, apalagi oleh sosok berusia lanjut.

Baca Juga: Kearifan Jawa: 4 Sifat Utama Ini Bisa Membuat Hidup Tentram dan Bahagia

Usia 80 Tahun

Usianya kini telah menginjak 80 tahun, namun semangatnya untuk terus belajar dan berinteraksi dengan pengunjung tetap menyala.

Dalam video yang beredar, Nenek Suryati terlihat berkomunikasi lancar dengan wisatawan Timur Tengah yang berkunjung ke Kebun Raya Cibodas.

Tanpa canggung, beliau bercakap dalam bahasa Arab dengan intonasi yang tepat dan kosa kata yang luas, membuat banyak orang terkejut sekaligus kagum.

Bukti bahwa Ilmu Tak Punya Batas Usia

Kisah nenek fasih bahasa Arab ini menjadi pengingat kuat bahwa ilmu bisa datang dari siapa saja, dan tak pernah mengenal usia.

Di tengah banyaknya stigma bahwa orang tua sulit belajar bahasa, Nenek Suryati justru membalikkan pandangan tersebut dengan ketekunan dan antusiasmenya dalam berinteraksi lintas budaya.

“Bukti bahwa ilmu dan keramahan bisa datang dari mana saja,” tulis salah satu netizen yang mengunggah ulang video tersebut.

Baca Juga: Kisah di Balik Kurban: Mengapa Kambing Jadi Simbol Pengorbanan di Idul Adha?

Sosok Sederhana, Dampak Luar Biasa

Nenek Suryati bukan tokoh publik, bukan juga selebritas. Namun kesederhanaannya justru menjadi magnet yang kuat.

Ia menunjukkan bahwa keramahan, ketulusan, dan keterampilan komunikasi bisa membuka jalan rezeki dan mempererat persahabatan lintas negara.

Kemampuannya berbahasa Arab membuat banyak wisatawan Timur Tengah merasa disambut dengan hangat.

Tak heran jika banyak dari mereka membeli dagangannya, sekadar berbincang, bahkan merekam percakapan mereka untuk dibagikan di media sosial.

Inspirasi untuk Generasi Muda

Kisah nenek fasih bahasa Arab ini bukan sekadar viral sesaat. Ia menyampaikan pesan penting jangan pernah berhenti belajar, dan jangan pernah menganggap remeh kemampuan siapa pun.

Di era digital yang serba cepat ini, kita butuh lebih banyak figur seperti Nenek Suryati yang dengan rendah hati dan kerja keras, mampu memberikan inspirasi nyata bagi siapa pun yang melihatnya.

Usia Boleh Tua, Semangat Harus Tetap Muda

Nenek Suryati adalah bukti nyata bahwa menjadi pembelajar seumur hidup tidak hanya mungkin, tetapi juga mengagumkan.

Kisah beliau membangkitkan semangat untuk terus tumbuh, terus belajar, dan selalu membuka diri terhadap keberagaman.

Di usia 80 tahun, beliau tidak hanya menjajakan dagangan, tapi juga menyebarkan semangat dan pelajaran hidup yang tak ternilai. (sun)

TOLONG!: Sejumlah penumpang yang termasuk turis asing berupaya di evakuasi ke jukung milik nelayan dari Fast Boat yang sudah nyaris tenggelam.
TOLONG!: Sejumlah penumpang yang termasuk turis asing berupaya di evakuasi ke jukung milik nelayan dari Fast Boat yang sudah nyaris tenggelam.
Editor : Mahsun Nidhom
#fasih bahasa arab #nenek suryati #nenek fasih bahasa arab #terus belajar