Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Merasa Kesulitan dalam Proses SPMB Jatim, Peserta Bisa Manfaatkan Operator Sekolah

Zaki Jazai • Rabu, 11 Juni 2025 | 21:23 WIB
Proses pengambilan PIN SPMB Jatim di Trenggalek yang masih offline
Proses pengambilan PIN SPMB Jatim di Trenggalek yang masih offline

Trenggaleknjenggelek – Di tengah berlangsungnya tahapan verifikasi dan validasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2025, masyarakat yang merasa kesulitan dalam proses penginputan data atau login di sistem daring diminta untuk tidak panik. Peserta bisa memanfaatkan bantuan operator sekolah untuk menyelesaikan kendala teknis maupun administratif.

Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dinas Pendidikan Jawa Timur, Mustaqim, menyatakan bahwa verifikasi dan validasi menjadi bagian penting dalam menjamin keakuratan data serta keadilan proses seleksi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan memanfaatkan waktu yang tersisa hingga 14 Juni 2025.

“Jika mengalami kesulitan, segera datang ke sekolah tujuan. Di sana ada operator yang siap membantu proses verifikasi dan validasi agar data siswa sesuai,” ujarnya.

SpmbBaca Juga: Masih Banyak Keluhan, Sistem SPMB Jawa Timur Akan Diperbarui

Menurut Mustaqim, sistem SPMB memang dirancang dengan prinsip keterbukaan dan akurasi. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan beberapa kasus kesalahan dokumen atau kendala teknis yang membutuhkan pendampingan langsung dari petugas sekolah.

“Tidak perlu panik. Pemerintah juga sudah bekerja sama dengan sekolah swasta untuk menyediakan alternatif, termasuk beasiswa dan skema pembiayaan yang terjangkau,” tambahnya. Informasi lengkap mengenai jalur pendaftaran, simulasi, hingga bantuan biaya bisa diakses melalui situs resmi: spmb.jatimprov.go.id.

Sementara itu, pakar teknologi pendidikan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Dwi Sumaryono, mengatakan bahwa tantangan utama dalam sistem online SPMB masih berkisar pada kelengkapan dan kesesuaian dokumen, serta akses login.

“Kalau data tidak sesuai, atau ada kesalahan kecil saja, maka sistem tidak bisa menerima. Di sinilah peran operator sekolah sangat penting. Mereka ditugaskan untuk membantu secara langsung, sehingga peserta tidak perlu mengulang dari awal atau kehilangan peluang,” jelasnya.

Dwi mengingatkan bahwa kelalaian dalam tahapan ini bisa berdampak pada kekosongan kursi sekolah, seperti yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kehadiran operator sekolah sebagai penghubung teknis menjadi krusial dalam memastikan kelancaran SPMB.

Dengan skema baru yang diterapkan tahun ini, Pemprov Jatim berharap proses penerimaan siswa baru berjalan lebih transparan dan berpihak kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang menguasai teknologi atau menghadapi keterbatasan akses.(jaz) 

 

 

 

Editor : Zaki Jazai
#Operator sekolah #spmb #verifikasi dan validasi #Jawa Timur