Trenggaleknjenggelek – Tahapan pertama Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK di Jawa Timur resmi dibuka mulai, Senin 16 Juni 2025. Tahap ini meliputi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba, yang dapat diakses secara daring hingga Selasa, 17 Juni 2025 pukul 21.00 WIB.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengimbau kepada seluruh calon peserta didik untuk memahami dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku pada masing-masing jalur pendaftaran. Ia menekankan bahwa kelengkapan berkas sangat menentukan kelulusan administratif pada tahap ini.
“Misalnya, untuk jalur afirmasi bagi keluarga tidak mampu, calon murid yang mendaftar harus mengunggah bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah,” ujar Aries.
Adapun dokumen yang dimaksud meliputi Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (KST), serta bukti lain dari program pemerintah pusat atau daerah. Ia menegaskan bahwa Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tidak dapat digunakan sebagai syarat dalam jalur ini.
Untuk jalur afirmasi anak buruh, calon peserta didik diminta menyertakan surat keanggotaan dari asosiasi buruh yang dimiliki orang tua atau wali murid, selain dokumen pendukung seperti KIP atau PKH. Sementara pada jalur afirmasi disabilitas, peserta harus mengunggah surat keterangan asesmen awal dari dokter, psikolog, atau kartu penyandang disabilitas dari instansi resmi, serta surat keterangan dari sekolah asal yang menyatakan kondisi difabel siswa sesuai kategori.
“Jika calon murid memenuhi persyaratan di salah satu jalur, maka bisa mendaftar pada tahap 1 ini,” jelas Aries.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi https://spmbjatim.net/. Calon peserta wajib login menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tanggal penerbitan KK/SKD/SKPD, dan PIN yang sebelumnya telah diambil.
Berdasarkan petunjuk teknis, kuota tahap pertama untuk jenjang SMA mencakup:
Jalur Afirmasi: 30 persen
Jalur Mutasi: 5 persen
Jalur Prestasi Lomba: 5 persen
Sedangkan untuk jenjang SMK:
Jalur Afirmasi: 15 persen
Jalur Mutasi: 5 persen
Jalur Prestasi Lomba: 5 persen
Total kuota jalur tahap 1 sebesar 40 persen untuk SMA dan 25 persen untuk SMK dari jumlah pagu masing-masing sekolah.
Aries berharap para siswa dan orang tua tidak terburu-buru dalam proses pendaftaran, namun tetap disiplin dan teliti terhadap seluruh syarat teknis dan administratif.
“Perhatikan juknis, baca dengan cermat setiap persyaratan sesuai jalur yang dipilih agar tidak ada kekeliruan dalam proses seleksi,” tandasnya.(jaz)