Trenggaleknjenggelek – Dinas Pendidikan Jawa Timur resmi memperpanjang masa pengambilan Personal Identification Number (PIN) untuk pendaftaran SPMB jenjang SMA dan SMK hingga 20 Juni 2025. Perpanjangan ini dilakukan karena hingga 13 Juni 2025, baru 292.919 siswa atau 44,78 persen dari total 651.035 calon peserta didik yang berhasil mengajukan PIN.
“Masih ada sekitar 358 ribu siswa yang belum mengajukan PIN. Maka kami memberikan tambahan waktu agar semua calon peserta didik punya kesempatan,” ungkap Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim), Mustakim.
Mustahil menegaskan bahwa meskipun masa pengambilan PIN diperpanjang, jadwal pendaftaran SPMB tetap berjalan sesuai tahapan. Tahap pertama dimulai pada 16–17 Juni 2025 secara daring melalui laman https://spmbjatim.net.
“Jangan menunda-nunda. PIN adalah syarat utama untuk masuk ke sistem pendaftaran. Tanpa PIN, siswa tidak bisa mengikuti proses seleksi pada jalur apapun,” tegasnya.
Pihak Dinas Pendidikan Jatim juga telah memperkuat layanan helpdesk daring dan pusat informasi di sekolah-sekolah penyelenggara. Koordinasi intensif dilakukan dengan cabang dinas dan sekolah asal untuk memastikan tidak ada siswa yang tertinggal.
“Selain pengambilan PIN, proses verifikasi dan validasi juga masih dibuka hingga 20 Juni. Ini kesempatan terakhir. Kami harap semua pihak memanfaatkannya,” tandasnya.(jaz)