TRENGGALEK JENGGELEK - SDN 1 Gembleb di Kecamatan Pogalan, Trenggalek, mengalami penurunan drastis dalam jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran 2025/2026.
Hingga satu pekan sebelum tahun ajaran baru dimulai, tercatat hanya satu siswa yang mendaftar ke SDN 1 Gembleb.
Baca Juga: Pelaksanaan SPMB Jatim 2025/2026 Akan Dievaluasi Menyeluruh
Koerun, warga RT 4 RW 3 Desa Gembleb, wali murid dari satu-satunya siswa yang mendaftar mengaku tak menyangka bahwa cucunya, Attaya Abil Rizkiano, akan menjadi murid tunggal di kelas 1 SDN 1 Gembleb.
"Awalnya saya tidak tahu kalau bakal sesepi ini, padahal wali murid sempat dikumpulkan supaya mengenalkan sekolah ke kerabat masing-masing," ujarnya saat ditemui di kediamannya.
Baca Juga: 21 SD Negeri di Trenggalek Sepi Pendaftar, SDN 3 Sumurup Paling Menyedihkan
Koerun menjelaskan bahwa sang cucu kini sedang mengikuti les privat rutin sebagai persiapan sebelum masuk sekolah.
Dirinya mengambil alih tugas pendaftaran dan pengantaran cucu ke sekolah karena orang tua Abil bekerja di luar kota.
"Saya sempat bingung, kok cuma cucu saya yang mendaftar. Tapi kata kepala sekolah, tetap akan diterima dan diajar seperti biasa," tambahnya.
Fenomena ini disebut sebagai dampak dari menurunnya jumlah lulusan taman kanak-kanak (TK) di sekitar wilayah Gembleb, serta meningkatnya minat orang tua untuk menyekolahkan anak mereka ke sekolah swasta.
Baca Juga: Daftar Ulang Jalur Domisili SPMB Jatim 2025 Memasuki Hari Terakhir, Pemenuhan Kuota Dibuka 1 Juli
Saat masih di TK, Abil hanya memiliki tiga teman sebaya, dan semuanya kini melanjutkan ke sekolah swasta yang dinilai lebih ramai dan memiliki fasilitas serta kegiatan yang lebih variatif.
“Saya memang sengaja mendaftarkan cucu saya di SDN 1 Gembleb karena lokasinya dekat dari rumah. Biar gampang ditinggal kerja,” ungkap Koerun.
Guru mata pelajaran agama di SDN 1 Gembleb, Kamim (35), membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut bahwa hingga saat ini, baru satu siswa yang tercatat mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
"Tahun ajaran lalu masih ada 11 siswa baru. Tapi tahun ini, sampai sekarang baru satu. Meski begitu, kegiatan belajar mengajar akan tetap berjalan seperti biasa," jelas Kamim dari rumahnya yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari sekolah.
Ia juga menegaskan bahwa SPMB SDN 1 Gembleb masih terbuka hingga tahun ajaran baru dimulai pada 14 Juli 2025 mendatang.
Meski tak ada tambahan murid lagi, pihak sekolah berkomitmen memberikan pendidikan maksimal kepada murid yang ada.
Editor : Dharaka R. Perdana